Facebook Pixel Code Umur Berapa Bayi Bisa Melihat Jelas? Ini Tahapannya!

Umur Berapa Bayi Bisa Melihat Jelas? Ini Tahapannya!

Umur Berapa Bayi Bisa Melihat Jelas? Ini Tahapannya!

 

Apakah Bunda bertanya-tanya di umur berapa bayi bisa melihat? Bayi sebenarnya sudah bisa melihat sejak lahir, Bun. Akan tetapi, dunia masih tampak buram bagi si Kecil saat ini karena jarak pandangnya masih terbatas. Ia hanya bisa melihat sejauh wajah Bunda ketika sedang menyusui. 

Lalu, di umur berapa bayi bisa melihat sekitarnya dengan jelas? Yuk, Bun, ketahui bersama-sama tahapan perkembangan penglihatan bayi dalam 12 bulan pertama usianya dan cara menstimulasi indera penglihatannya di artikel ini!

Umur Berapa Bayi Bisa Melihat?

Bayi sudah bisa melihat bahkan sejak hari pertama dilahirkan. Namun, jarak pandang bayi baru lahir sampai 40 hari pertama usianya bayi masih kabur. Bayi yang baru lahir hanya bisa fokus pada jarak 20-25 cm dari wajahnya. Jarak ini sama jauhnya dengan jarak antara Bunda dan bayi ketika menyusui.

Di umur 3 bulan, bayi sudah mulai mengikuti benda bergerak, terutama jika benda tersebut mempunyai pola atau bentuk yang menarik. Menginjak usia 5 bulan sampai 8 bulan, bayi sudah mulai bisa menilai seberapa dekat atau jauh suatu benda berdasarkan benda yang ada di lingkungannya.

Lalu, di umur berapa bayi bisa melihat dengan jelas? Bayi bisa melihat dengan jelas dan fokus di usia 12 bulan. Si Kecil bisa memfokuskan penglihatannya pada objek yang bergerak cepat, melihat detail halus dengan lebih baik, dan mulai membedakan spektrum warna yang lebih luas.

Bunda juga bisa memantau lebih jauh soal perkembangan bayi setiap bulannya melalui tools Panduan Tumbuh Kembang, lho!

Tahapan Penglihatan Bayi

Untuk menjawab pertanyaan umur berapa bayi bisa melihat dengan baik, tidak ada jawaban pastinya.

Penglihatan bayi berkembang secara bertahap setiap bulannya, dari yang awalnya hanya bisa melihat buram dan hitam putih ketika baru dilahirkan menjadi pandangan yang tajam dan fokus di usia 12 bulan.

Jadi, sangat penting bagi Ayah dan Bunda memantau perkembangan indera penglihatan bayi. Tujuannya tidak hanya untuk memastikan apakah si Kecil sudah bertumbuh sesuai usianya, tapi juga untuk mengenali saat ada masalah tertentu pada kesehatan mata maupun kesehatan tubuhnya secara umum. 

Berikut adalah tahapan perkembangan penglihatan bayi dari bulan ke bulan:

1. Penglihatan Bayi Usia 0-3 Bulan

Pada 4 minggu pertama, pandangan bayi masih sangat samar-samar dan si Kecil hanya bisa melihat dalam warna hitam, putih, dan abu-abu. Jarak pandangnya juga masih pendek, sehingga bayi yang baru lahir hanya bisa melihat objek atau benda yang berjarak 15-25 cm di depan wajahnya. 

Di tahap ini bayi juga tidak dapat menahan pandangan terlalu lama. Hal ini terjadi karena sel-sel saraf pada retina mata bayi belum berkembang secara optimal. Barulah ketika menginjak usia 1 bulan, bayi mampu menatap Bunda lebih lama dan bisa bereaksi terhadap sumber cahaya atau gerakan objek di dekatnya dengan berusaha menolehkan kepalanya.

Pada akhir bulan ke-3, mata bayi sudah bisa bergerak mengikuti pergerakan objek dan bisa melihat wajah yang ia kenali bahkan dari kejauhan, misalnya seperti Bunda dan Ayah.

Bayi usia 3 bulan juga umumnya sudah mulai lebih baik membedakan warna, sehingga si Kecil  akan mulai menunjukkan kesukaan pada warna-warna primer yang cerah seperti merah biru, kuning, dan biru, serta desain serta pola bentuk yang lebih detail.

Akan tetapi, bayi yang baru lahir belum begitu mampu melihat objek dalam bentuk tiga dimensi (panjang, lebar, kedalaman).

2. Penglihatan Bayi Usia 4-6 Bulan

Di bulan ke-4, penglihatan warna bayi sudah lebih tajam di bulan ke-4 sehingga si Kecil mulai bisa membedakan kontras warna yang lebih lembut. Misalnya membedakan kancing warna merah terang pada kemeja merah tua yang Bunda pakai.

Mata bayi pun sudah bisa bergerak bersamaan dengan lancar untuk mengikuti benda-benda dan orang-orang di sekitar ruangan. Menariknya lagi, di usia 4 bulan ini bayi bisa melihat ke seberang ruangan, meski masih lebih suka melihat orang dari jarak dekat.

Setelah 5 bulan, bayi akan mulai bisa melihat lebih jauh dibandingkan 3 bulan pertamanya. Bayi juga biasanya mulai dapat memfokuskan pandangannya tanpa harus menjulingkan mata. 

Jadi, bayi 5 bulan biasanya sudah mulai bisa mengikuti jalannya bola yang menggelinding dan melihat gerakan cepat dari kakaknya yang bermain di dekatnya.

Bunda juga mungkin melihat si Kecil tampak sibuk menatap tangannya sendiri dengan penuh konsentrasi karena ia kini sudah jauh lebih sadar terhadap segala sesuatu yang terjadi di sekitarnya.

Memasuki usia 6 bulan, Bunda akan melihat koordinasi tangan dan mata bayi jauh meningkat sehingga kadang si Kecil akan mencoba menatap suatu objek sebentar, lalu perlahan-lahan coba meraihnya. 

Pada usia ini pula penglihatan warna bayi sudah lebih mantap, jadi ia sudah bisa membedakan variasi lebih cerah dan gelap dari satu warna, misalnya merah darah dan merah maroon, meski bayi masih menyukai benda-benda yang berwarna primer.

Baca Juga: Umur Berapa Bayi Bisa Duduk dan Bagaimana Cara Stimulasinya?

3. Penglihatan Bayi Usia 7-9 Bulan

Perkembangan penglihatan bayi di bulan ke-7 tidak jauh berbeda dari bulan ke-6, tapi di rentang usia ini rata-rata kemampuannya untuk melihat objek dalam bentuk tiga dimensi sudah terbentuk. 

Kemampuan ini disebut dengan persepsi kedalaman yang dibutuhkan untuk mengindera ruang (panjang, lebar, dan kedalaman sebuah ruang).

Beberapa bayi juga mulai belajar merangkak di sekitar usia 8 bulan sehingga membantunya untuk mengasah koordinasi tangan dan mata. Koordinasi tangan-mata yang lebih baik membantu bayi menemukan suatu yang menarik, mengambilnya, memutarnya, dan memainkannya dengan berbagai cara.

Bayi juga akan semakin senang melihat wajah orang tuanya dengan lebih jelas, tetapi mereka mungkin juga tertarik melihat buku yang memperlihatkan benda-benda yang dikenalnya.

Di umur 9 bulan, bayi sudah bisa melihat dari jarak dekat dan jauh dengan lebih baik. Ia bahkan bisa memfokuskan pandangan pada objek yang bergerak cepat. 

4. Penglihatan Bayi Usia 10-12 Bulan

Mulai umur 10 bulan, bayi mulai bisa menilai jarak dengan cukup baik. Pada saat berusia 12 bulan, bayi bisa melihat dunia sekitarnya sebaik penglihatan orang dewasa normal. 

Bayi usia 12 bulan sudah bisa melihat mana benda yang jauh dan dekat darinya. Ini karena persepsi kedalamannya sudah lebih mantap untuk memungkinkannya membedakan antara jauh dan dekat. Bayi juga akan dapat mengenali orang-orang yang dia kenal datang dari kejauhan.

Ia juga mungkin mulai menyukai melihat benda-benda dengan bagian atau bagian yang bisa bergerak, dan akan menghabiskan banyak waktu menatap dan memainkan benda-benda ini untuk mencoba mencari tahu bagaimana cara kerjanya.

Jadi, Bunda sudah tahu, kan, kira-kira di umur berapa bayi bisa melihat dengan jelas? Sekarang, yuk cari tahu macam-macam tips dan cara stimulasi penglihatan bayi agar si Kecil bisa memandang dunia sekitarnya dengan lebih jelas!

Baca Juga: Umur Berapa Bayi Bisa Bicara? Ini Cara Deteksi Speech Delay pada Bayi

Cara Menstimulasi Indera Penglihatan Bayi

Setelah mengetahui umur berapa bayi bisa melihat jelas, sekarang saatnya Bunda memberikan stimulasi yang tepat untuk membantu perkembangan fungsi penglihatannya. 

Rangsangan penglihatan bisa dilakukan dengan melakukan pengenalan terhadap benda; cahaya yang menerangi benda, memberikan sesuatu yang menarik fokus dan perhatian bayi. Jika bayi sudah memasuki usia 2-3 bulan ia baru bisa melihat beberapa warna. 

Selain itu, beberapa hal lain yang bisa dilakukan untuk melatih ketajaman penglihatan bayi:

  • Saat bayi berusia 1 bulan, Bunda bisa merangsang kemampuan visualnya dengan sering mengganti posisi menyusui supaya ia bisa mengenali wajah Bunda dari berbagai sudut. 

  • Dekor kamar bayi dengan warna hitam dan putih yang dipadu warna primer seperti biru, kuning, dan merah yang lebih mampu merangsang penglihatan si Kecil dibanding warna pastel. Warna pastel terlalu lembut untuk bisa dibedakan mata bayi pada awal-awal usianya, juga kurang merangsang secara penglihatan bayi secara alami. Pemilihan warna juga sama  ketika ingin membelikan mainan bayi. 

  • Seringlah berbicara dan menunjukkan ekspresi wajah menyenangkan. Saat mengajaknya bermain, pilih mainan yang punya motif menonjol ya.

  • Saat berusia enam bulan, berikan mainan edukatif seperti bola yang bisa ia genggam untuk merangsang koordinasi tangan-mata. 

Pastikan selalu mengawasi si Kecil ketika sedang melatihnya mempertajam kemampuan penglihatannya ya. 

Meski begitu, tips ini mungkin tidak berlaku untuk bayi yang lahir prematur. Bayi prematur tidak disarankan untuk mendapatkan stimulasi penglihatan yang sama dengan bayi cukup bulan, karena penglihatannya justru perlu dilindungi dari paparan cahaya terang untuk sementara waktu.

Baca Juga: Umur Berapa Bayi Tumbuh Gigi dan Seperti Apa Ciri-Cirinya?

Hal-Hal yang Perlu Diwaspadai Terkait Penglihatan Bayi

Mengetahui umur berapa bayi bisa melihat jelas tentunya dapat menjadi patokan perkembangan bayi. 

Namun, penting untuk dipahami bahwa umur berapa bayi bisa melihat berbeda pada setiap bayi. Sebab, masing-masing bayi bisa melihat sesuai dengan kecepatannya sendiri, sehingga satu bayi mungkin bisa menunjukkan kemampuan melihat yang lebih cepat atau lebih lambat daripada bayi lainnya.

Di luar itu, Bunda juga perlu terus memantau perkembangan penglihatan bayi secara rutin untuk mengantisipasi risiko gangguan yang mungkin terjadi. 

Beberapa ciri-ciri yang perlu Bunda waspadai terjait penglihatan bayi adalah:

  • Kelopak mata yang merah atau berkerak.

  • Pupil jadi berwarna putih, keabu-abuan, atau kuning.

  • Satu atau kedua mata terus-menerus tidak sama pergerakannya.

  • Cenderung sangat sensitif terhadap paparan cahaya.

  • Jika saat melihat sesuatu, bayi suka memiringkan kepalanya di satu sisi saja, bisa jadi ini menjadi ciri satu mata berkembang lebih cepat dibanding sebelahnya.

  • Mata terus melotot.

  • Bayi terus menyentuh mata tanda gatal atau iritasi.

Sekarang Bunda sudah memahami di umur berapa bayi bisa melihat, serta stimulasi yang bisa diberikan. Segera pergi ke dokter anak jika si Kecil mengalami tanda-tanda gangguan kesehatan penglihatan atau perkembangan inderanya tidak membaik, ya!

Referensi:

  1. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/merangsang-fungsi-penglihatan-pada-bayi-bagian-i Diakses pada 11 Oktober 2022
     
  2. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perawatan-bayi-baru-lahir Diakses pada 11 Oktober 2022
     
  3. https://www.healthline.com/health/parenting/when-do-newborns-start-to-see#TOC_TITLE_HDR_5 Diakses pada 11 Oktober 2022
     
  4. https://www.parents.com/baby/development/physical/understanding-your-babys-developing-vision/ Diakses pada 11 Oktober 2022
     

Artikel Terpopuler

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut