Facebook Pixel Code Berat Badan Bayi Ideal 6 Bulan Menurut WHO

Berat Badan Bayi 6 Bulan Ideal Menurut WHO dan Cara Naiknya

Berat Badan Bayi 6 Bulan Ideal Menurut WHO dan Cara Naiknya

 

Berat bayi 6 bulan idealnya sudah bertambah 400 gram dari bulan sebelumnya. Bunda dapat simak detail pertambahan berat badan dan cara meningkatkannya di bawah ini. 

Berat Badan Bayi 6 Bulan Idealnya Berapa? 

Pertumbuhan berat badan setiap bayi berbeda-beda, tergantung jenis kelamin dan asupan gizinya. Berat badan bayi 6 bulan yang ideal menurut WHO dan Kemenkes RI adalah:

  • Bayi laki-laki: 7,1 kg - 8,8 kg, dengan panjang badan sekitar 65,5 cm - 69,8 cm

  • Bayi perempuan: 6,5 kg - 8,2 kg, dengan panjang badan sekitar 63,5 cm - 68 cm

Untuk memastikan si Kecil sudah bertumbuh sesuai harapan, timbang secara berkala, Bun. Lalu, masukkan datanya setiap bulan di Grafik Pertumbuhan Anak, ya!

Cara Menaikkan Berat Bayi 6 Bulan agar Ideal 

Jika BB bayi Bunda saat ini masih kurang dari angka minimal di atas, jangan langsung khawatir. Berat badan bayi 6 bulan masih bisa dikejar dengan asupan nutrisi yang tepat, seperti:

1. Sertakan Karbohidrat dalam MPASI

Sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, ubi, dan singkong yang tinggi kalori bisa bantu menambah berat badan bayi. 

Bunda bisa menyajikan bubur nasi encer atau menghaluskan kentang dan ubi sampai encer sebagai sumber karbohidrat untuk MPASI bayi 6 bulan.

Sajikan bubur nasi atau bubur kentang dengan lauk tinggi protein agar asupan gizinya bervariasi.

2. Berikan Makanan Tinggi Protein 

Kekurangan protein sejak usia MPASI dapat meningkatkan risiko stunting pada bayi. Penurunan berat badan secara terus menerus adalah salah satu gejala stunting yang jarang disadari.

Oleh karena itu, Bunda dapat menambah berat bayi 6 bulan dengan memaksimalkan asupan protein, terutama protein hewani. 

Makanan kaya protein yang dapat Bunda olah menjadi MPASI bayi antara lain telur, daging sapi giling, daging ayam, ikan, dan masih banyak lagi. 

Baca Juga: Bayi Susah Makan Saat Awal MPASI? Ini Cara Mengatasinya!

3. Berikan Makanan Tinggi Zat Besi

Mulai usia 6 bulan, kebutuhan zat besi bayi harus dioptimalkan dari MPASI. Bayi yang asupan zat besinya optimal mengalami kenaikan berat badan lebih cepat dan lebih banyak.

Zat besi banyak terkandung dalam sumber protein hewani seperti daging sapi, daging ayam, telur, hati sapi dan hati ayam, juga ikan. Sayuran seperti brokoli dan bayam juga tinggi zat besi.  

Memberikan makanan tinggi zat besi juga membantu mencegah risiko anemia pada bayi yang dapat menyebabkan pertumbuhan tinggi dan berat badan melambat.  

4. Tambahkan Lemak dalam MPASI 

Bantu naikkan berat bayi 6 bulan dengan menambahkan sumber lemak ke dalam menu MPASI-nya.

Misalnya, margarin, mentega, minyak zaitun, minyak kelapa, santan, keju, selai kacang tanpa tambahan gula dan garam.

Lemak juga bisa diperoleh dari ikan kembung dan sarden, hingga buah seperti alpukat, kelapa, sawo, dan kacang-kacangan seperti kacang almond dan kenari, yang kaya akan omega-3. 

5. Cukupi Asupan Vitamin C

Vitamin C bukan hanya bantu tingkatkan daya tahan tubuh si Kecil, namun juga dapat bantu penyerapan zat besi dan kalsium.

Jadi, pastikan menu MPASI si Kecil juga mengandung vitamin C untuk meningkatkan berat badannya. Misalnya, bubur nasi dengan isian puree hati ayam lalu berikan jeruk untuk pencuci mulut.

Baca Juga: Pentingnya Makanan yang Mengandung Zat Besi dan Vitamin C untuk Bayi

6. Pilih Buah Tinggi Kalori

Memenuhi asupan kalori harian bayi sebaiknya tidak hanya dari nasi dan lauk pauknya, tapi juga dari buah-buahan seperti alpukat, pisang, kurma, pir, dan mangga yang kalorinya tinggi.

Untuk bayi 6 bulan, Bunda bisa berikan buah yang sudah diblender sampai halus atau  dipotong memanjang supaya lebih mudah digenggam.

7. Berikan Camilan 

Untuk menambah berat bayi 6 bulan, coba berikan camilan sehat 1-2 kali dalam sehari yang diberi jeda sekitar 3 jam di antara waktu makan utamanya. 

Berikan camilan tinggi kalori seperti puding susu,roti panggang oles butter dengan daging atau selai kacang, dan alpukat cacah campur yogurt.   

8. Berikan Cukup ASI

Walaupun sudah mulai MPASI, Bunda masih perlu terus memberikan asupan ASI bagi bayi usia 6 bulan agar pertambahan berat badannya tetap ideal. 

Maka, Bunda perlu menjaga asupan ASI minimal 600 ml dalam sehari atau setara dengan 4-6 kali menyusu.

9. Terapkan Pola Makan Sehat

Mulailah membuat jadwal makan MPASI yang konsisten untuk mencegah si Kecil menggalakkan GTM (Gerakan Tutup Mulut). 

Perkenalkan si Kecil pada berbagai jenis makanan sehat secara perlahan dalam porsi kecil dan tanpa dipaksa. Untuk mengenalkan satu jenis makanan mungkin perlu 15 kali percobaan. 

Kalau anak mau makan berbagai jenis makanan sehat dengan baik dan cukup, si Kecil cenderung mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sehingga berat badannya lebih ideal. 

10. Ajak Bayi Makan Bersama

Makan bersama Bunda, Ayah, dan anggota keluarga lainnya secara rutin dapat meningkatkan motivasi anak untuk makan dan mencoba berbagai makanan baru. 

Bayi juga akan belajar bagaimana cara makan yang baik dan benar dari orang-orang disekelilingnya. Jika makannya lahap, berat bayi 6 bulan akan bertambah secara natural. 

Baca Juga: Waspadai Weight Faltering, Penyebab Berat Badan Bayi Turun Terus

Apabila bayi tidak mau makan, tidak mau menyusu, dan BB-nya tidak naik-naik, segera konsultasikan ke dokter, ya, Bun, untuk menghindari munculnya masalah gizi yang berkepanjangan. 

Referensi:

  1.  Weight-for-age. (2024). Who.int. https://www.who.int/tools/child-growth-standards/standards/weight-for-age

  2. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. (2022). Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana. https://dp3appkb.bantulkab.go.id/news/patokan-berat-badan-bayi-normal-sesuai-usianya

  3. Garone, S. (2021, April 8). Can Babies Have Butter? Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/health/baby/butter-for-baby#benefits

  4. https://www.facebook.com/parents. (2018). 10 Foods to Healthfully Encourage Baby’s Weight Gain. Parents. https://www.parents.com/baby/feeding/center/foods-to-encourage-healthy-baby-weight-gain/

  5. Can I give my baby finger foods? (2022). BabyCenter. https://www.babycentre.co.uk/x1051556/can-i-give-my-baby-finger-foods

  6. Garone, S. (2021, April 8). Can Babies Have Butter? Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/health/baby/butter-for-baby#benefits

  7. Paediatrics -How to gain weight in babies. (n.d.). https://www.uhcw.nhs.uk/download/clientfiles/files/Patient%20Information%20Leaflets/Clinical%20Support%20Services/Dietetics/Paediatrics%20-%20How%20to%20gain%20weight%20in%20babies.pdf

  8. IDAI | Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). (2018). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi

  9. Rokom. (2023, January 21). Protein Hewani Efektif Cegah Anak Alami Stunting. Sehat Negeriku. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20230121/1542263/protein-hewani-efektif-cegah-anak-alami-stunting/

  10. IDAI | ANEMIA KEKURANGAN ZAT BESI. (2016). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/anemia-kekurangan-zat-besi

  11. Is your child low on iron? Prevention tips for parents. (2024). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/iron-deficiency/art-20045634

  12. Min Hee Kim, & Lee, H.-J. (2016). Osteoporosis, vitamin C intake, and physical activity in Korean adults aged 50 years and over. Journal of Physical Therapy Science, 28(3), 725–730. https://doi.org/10.1589/jpts.28.725

  13. Watson, S. (2013, December 26). Infant Nutrition: The First 6 Months. WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/nutrition

Artikel Terpopuler

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut