Facebook Pixel Code 13 Ide Aktivitas untuk Stimulasi Bayi 6 Bulan

13 Ide Aktivitas untuk Stimulasi Bayi 6 Bulan

13 Ide Aktivitas untuk Stimulasi Bayi 6 Bulan

Hore, bayi Bunda sekarang sudah genap berusia 6 bulan! Di usia ini si Kecil akan mulai belajar banyak keterampilan baru, seperti berguling dan tengkurap, merangkak, hingga merespon ketika namanya dipanggil. Nah, supaya tumbuh kembang bayi makin optimal di bulan ke-6 ini, Bunda perlu mendukungnya dengan memberikan stimulasi yang tepat. Sebab, stimulasi yang Bunda berikan akan merangsang perkembangan otaknya. Dengan kata lain, otak bayi akan semakin berkembang apabila sering mendapatkan stimulasi yang tepat. 

Yuk, cari tahu berbagai aktivitas stimulasinya di bawah ini!

Bayi 6 Bulan Sudah Bisa Apa Saja?

Sebelum mencari tahu stimulasi apa saja yang tepat untuk si Kecil, penting bagi Bunda memahami dulu apa-apa saja yang sudah dan akan bisa dilakukan bayi pada bulan ke-6 ini.

Stimulasi yang diberikan idealnya harus sesuai dengan pencapaian dan kemampuan bayi pada masing-masing tahapan tumbuh kembangnya. Tujuannya adalah untuk menghindari stimulasi berlebihan yang dapat menyebabkan bayi menjadi lelah dan merasa kewalahan sehingga malah rewel dan menolak untuk bermain.

Berikut adalah beberapa pencapaian yang umum terjadi pada tahap perkembangan bayi 6 bulan atau 24 minggu:

  • Bayi bisa meraih, memegang, menggenggam, dan menggoyangkan benda di dekatnya menggunakan tangan.

  • Bayi mulai memasukkan benda atau apa pun yang dipegangnya ke dalam mulut. 

  • Bayi semakin pintar berguling-guling dari telentang ke tengkurap atau sebaliknya.

  • Bayi sudah bisa memindahkan benda, seperti mainan dari satu tangan ke tangan lainnya, dengan mudah. 

  • Bayi sudah semakin sering mengoceh, dan senang tertawa.

  • Bayi mulai belajar duduk sendiri dengan mendorong kedua lengannya dari posisi tengkurap ke posisi duduk.

  • Bayi sudah bisa mengenali wajah-wajah orang di sekitarnya. Ia mulai merasa nyaman dengan anggota keluarga terdekatnya, seperti ayah, ibu, kakak, nenek, dan kakeknya.

  • Bayi menikmati waktunya bila berada di depan cermin. 

Baca Juga: Menu MPASI 6 Bulan untuk Anak dan Aturan Pemberiannya

Ide Aktivitas untuk Stimulasi Bayi 6 Bulan

Nah, untuk mencapai tumbuh kembang bayi yang optimal, ada berbagai cara mudah untuk menstimulasi bayi 6 bulan yang bisa dilakukan di rumah. Apa saja? 

1. Melatih Bayi Merangkak dan Duduk

Pada usia 6 bulan, umumnya bayi sudah mulai bisa merangkak, bahkan duduk sendiri. Jika belum, Bunda tak perlu khawatir. Karena, salah satu stimulasi yang bisa Bunda lakukan adalah bantu melatih bayi merangkak dan duduk sendiri. 

Pendekatan pemberian stimulasi bayi 6 bulan ini lebih berpusat pada kemampuan motorik yang dimilikinya. Dengan begitu, si Kecil bisa melatih berbagai ototnya agar menjadi lebih kuat. 

Untuk mengajarkan merangkak, Bunda bisa menstimulasi si Kecil dengan meletakkan beberapa mainan di luar jangkauan si Kecil. Usahakan agar ia mau merangkak ke arah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

Namun, bila si Kecil sudah mahir merangkak dan Bunda ingin mengajarkannya duduk, coba dudukkan si Kecil di kursi dengan sandaran agar ia tidak jatuh ke belakang. Ketika bayi dalam posisi duduk tegak, pegang badannya.   

Bila ia sudah bisa duduk tegak, biarkan ia duduk di lantai tanpa ditopang oleh penyangga atau bantal. 

Baca Juga: Umur Berapa Bayi Bisa Duduk dan Cara Tepat Stimulasinya

2. Sering-Sering Ajak Bayi Bicara

Bayi usia 6 bulan sudah bisa mendengarkan suara dan menoleh ke sumber suara di dekatnya. Bahkan, si Kecil sekarang juga bisa memperhatikan wajah orang tuanya saat berbicara. 

Nah, agar anak bisa cepat bicara tak ada salahnya Bunda lebih sering lagi mengajaknya bicara. Cara stimulasi bayi 6 bulan ini dapat meningkatkan kemampuan pendengaran dan fokus lebih lama, serta membantu keterampilan kemampuan sosialnya di kemudian hari.

Ajak bayi ngobrol saat Bunda sedang mengerjakan berbagai kegiatan sehari-hari di rumah. Misalnya, saat tummy time, memandikan bayi, memakaikan pakaian, mengganti popok, serta ketika menyusu dan memberikan MPASI. Pastikan Bunda melakukan kontak mata dengannya, ya, dan buat mimik wajah seekspresif mungkin.

Bunda juga bisa sekalian mengajaknya berkomunikasi dengan mengucapkan kata-kata sederhana, seperti mama’, ayah, ‘papa’, atau ‘kakak’. 

3. Menirukan Kata-Kata

Ketika berbicara dengan Si Kecil, coba Bunda dan Ayah mengucapkan beberapa kata berkali-kali dan ajak ia menirukannya. Kata-kata yang paling mudah ditirukan oleh si Kecil adalah "ayah", "mama", dan “susu”, 

4. Mengajak si Kecil Baca Buku Cerita

Mengajak si Kecil membaca buku cerita juga dapat menjadi pilihan stimulasi bayi 6 bulan karena bisa meningkatkan kemampuan berbahasanya, sekaligus merupakan bekal agar ia bisa mencintai buku ketika sudah besar nanti.

Bunda bisa memilih buku berukuran besar yang berwarna-warni, buku dengan gambar yang muncul (fitur pop-up) atau gambar 3 dimensi, serta buku dengan gambar ilustrasi yang bertekstur untuk menarik perhatian si Kecil.

Lalu, sebutkan nama-nama gambar yang Bunda tunjukkan kepada si Kecil. Misalnya, gambar binatang, mobil, meja, payung, dan lain-lain, dari buku bergambar. Tak ada salahnya Bunda membacakan cerita dengan suara dan mimik wajah yang seheboh mungkin supaya menarik perhatian si Kecil. 

Bunda bisa melakukan stimulasi ini untuk melatih kecerdasan bayi 6 bulan selama beberapa menit setiap harinya. Tidak hanya mampu meningkatkan kemampuan berbicara dan berbahasanya, momen membaca buku bersama merupakan saat yang tepat untuk bonding dengan si Kecil. 

Jadi, cobalah berikan si Kecil sentuhan sebanyak-banyaknya ketika melakukan aktivitas ini, seperti dengan memeluk atau merangkulnya. Langkah ini juga bisa membuatnya aman, nyaman, dan merasa dicintai.

5. Menyanyikan Lagu

Bukan tanpa alasan kalau aktivitas ini sering dilakukan Bunda sebelum bayi tidur atau saat bayi sedang resah. Karena, ternyata kegiatan ini merupakan metode stimulasi yang tepat untuk merangsang memorinya serta menanamkan kosakata baru pada si Kecil.

Bunda bisa menyanyikan atau menyetel lagu anak-anak favoritnya, seperti ‘Balonku’, ‘Cicak di Dinding’, ‘Kodok Ngorek’, ‘Pelangi’, atau ‘Kalau Kau Suka Hati’. Kemudian, coba nyanyikan di sela-sela kegiatan Bunda bersama si Kecil, seperti saat mandi, memakaikan pakaian dan popok, atau saat berjalan-jalan di sekitar rumah.

Bunda juga bisa melakukan stimulasi ini dengan cara membuat suara-suara unik yang berbeda agar anak dapat mulai belajar membedakan suara.

Selanjutnya, coba amati responnya, si Kecil pasti akan tersenyum berseri-seri, bertepuk tangan, bahkan bergoyang, walaupun mungkin masih belum tahu makna dari lagu yang dinyanyikan Bunda. 

6. Ajak Bercermin

Mengajak si Kecil bercermin ternyata bisa menjadi cara untuk menstimulasi perkembangan bayi berusia 6 bulan yang menarik dan menyenangkan, lho. Bun. 

Coba saja dekatkan bayi di depan cermin. Lalu, biarkan ia melakukan berbagai tingkah dan aksi yang lucu. Minta ia juga untuk melambaikan tangannya di depan cermin. Bunda juga bisa berkata, “Eh, itu ada siapa?” dengan ekspresi yang heboh. 

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih bayi membuat banyak ekspresi saat menatap cermin yang merupakan bagian dari perkembangan sosial dan emosional bayi. Selain itu, ketika bayi bergerak menuju cermin juga bisa menjadi stimulasi untuk perkembangan motoriknya lewat keinginannya untuk merangkak. 

7. Lakukan Permainan Cilukba

Permainan cilukba ternyata masih bisa menjadi stimulasi yang menarik dilakukan untuk bayi di usia 6 bulan, lho! Permainan ini dilakukan dengan menyembunyikan objek dibalik objek lainnya. Ada banyak cara untuk melakukan permainan ini, Bun. 

Pertama, misalnya, buat bayi fokus terhadap Bunda. Lalu, tutup mata atau bahkan seluruh wajah Bunda, kemudian buka wajah dan katakan “Ciluk?ba!” 

Bunda bisa juga memanfaatkan gorden jendela rumah untuk bermain cilukba. Coba katakan, “Dek, ayo coba cari Bunda di mana ya? Mana ya, Bunda?” Pastikan Bunda melakukannya dengan wajah yang semangat dan heboh agar ia dapat tertawa.

Misalnya, Bunda menyembunyikan mainan favoritnya, lalu minta si Kecil untuk menemukan benda tersebut. 

Kegiatan ini dapat melatih pemahaman bayi bahwa bayi yang tidak terlihat tidak hilang secara permanen, namun hanya tidak terlihat.

8. Bermain Sembunyi Mainan

Cara stimulasi bayi usia 6 bulan berikutnya adalah dengan bermain sembunyi mainan. Pertama-tama, ambil mainan favorit si Kecil atau benda yang sudah ia kenali. Lalu, sembunyikan mainan tersebut di dalam selimut, gorden jendela rumah, atau di belakang tubuh Bunda. 

Tapi, Bunda tidak perlu menyembunyikan mainan tersebut seutuhnya, ya. Tetap beri petunjuk dengan memperlihatkan beberapa sisi dari mainan tersebut agar terlihat olehnya. Kemudian, berikan instruksi kepada si Kecil untuk mencari mainannya tersebut. 

Umumnya, bayi akan merasa bahagia apabila benda yang disembunyikan berhasil ia temukan. Jika ia sudah bisa menemukan mainan tersebut, jangan lupa memberikan respon atau pujian kepadanya. 

9. Bermain Tiup Gelembung Sabun

Bermain tiup gelembung sabun bisa menjadi salah satu aktivitas stimulasi bayi usia 6 bulan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan penglihatannya. 

Bunda bisa membuat air sabun terlebih dahulu, kemudian ajak si Kecil bermain bersama di halaman rumah dengan cara meniupkan gelembung ke berbagai arah.

Sebagai contoh, ke atas kepala, ke kaki, lengan, perut, atau tangan secara bergantian. Namun, hindari meniupkannya ke area mulut dan mata, ya, Bu. 

Bentuknya bulat, memiliki warna yang transparan, serta akan pecah ketika disentuh pasti akan menarik perhatikan si Kecil. Lalu, lihat bagaimana responnya usai Bunda meniup gelembung. Biasanya bayi akan tersenyum, bahkan tertawa ketika melihat ada gelembung di dekatnya. 

10. Mengajak Tepuk Tangan

Bayi usia 6 bulan biasanya akan belajar untuk tepuk tangan. Bunda dapat membantunya dengan cara membuat kegiatan tepuk tangan bersama yang terstruktur dan berima. Misalnya, saat bernyanyi ‘Kalau Kau Suka Hati’. 

Kemudian, ada baiknya untuk mengajarkannya tepuk tangan dengan aktivitas atau perasaan gembira, seperti ketika si Kecil bermain atau berhasil menemukan benda yang disembunyikan.

11. Menciptakan Bunyi dari Berbagai Benda

Untuk melakukan stimulasi bayi 6 bulan ini, coba Bunda mencari berbagai benda di rumah yang bisa menimbulkan suara berbeda-beda. Misalnya, kertas, bungkus plastik, bungkus makanan ringan, kaleng, dan botol plastik yang sudah tidak terpakai, atau mainan bayi 6 bulan yang bisa diremas. 

Kemudian, coba ciptakan bunyi dari masing-masing benda tadi, ya. Biarkan si Kecil mendengarkannya terlebih dahulu dan Bunda bantu untuk membedakan suaranya. 

Setelah itu, biarkan si Kecil memegang benda tersebut dan menciptakan bunyi dari benda yang dicontohkan tadi. Melalui stimulasi ini, dapat membantu si Kecil mengembangkan keterampilan motorik dan kemampuan pendengarannya.

12. Bermain Air

Bayi pasti senang bermain air, Bun. Jadi, cobalah mengajaknya bermain air menggunakan kolam renang bayi buatan atau bak mandinya sehari-hari. Pastikan air yang diisi tidak terlalu banyak, Bun. Kemudian, masukkan bola atau beberapa mainan favoritnya. 

Melalui permainan ini, si Kecil jadi bisa mendapatkan suasana baru. Ia pasti akan banyak menendang atau bermain dengan tangan mereka. 

Yang paling penting saat melakukan aktivitas stimulasi ini, Bunda harus benar-benar mengawasinya jangan sampai ia kedinginan, atau tersedak air, ya.

13. Tunjukkan Si Kecil Makan Sendiri

Di usia 6 bulan, bayi sudah diperkenalkan dengan MPASI. Nah, Bunda bisa memberi kesempatan kepada si Kecil untuk makan sendiri, atau yang dikenal dengan metode baby-led weaning.

Untuk permulaan, berikan potongan kecil biskuit atau buah-buahan segar agar bayi Bunda bisa mencoba menggenggam dan memasukkan makanan ke dalam mulutnya. Ketika ia sudah terbiasa, Bunda bisa melatih si Kecil memegang sendok sendiri. 

Baca Juga: Perkembangan Bayi Usia 7 Bulan dan Tips Stimulasinya

Nah, itulah tadi berbagai aktivitas stimulasi untuk mengoptimalkan perkembangan bayi 6 bulan yang bisa Bunda dan Ayah lakukan di rumah. Pastikan Bunda melakukannya hingga si Kecil besar untuk menunjang upayanya meraih 5 Potensi Prestasi, yakni percaya diri, tumbuh tinggi, supel dan aktif bersosialisasi, berpikir cepat, serta tangguh. Selamat mencoba ya, Bun!

Bunda juga bisa memastikan perkembangan anak sudah sesuai tahapan usianya atau belum serta tips stimulasinya lewat fitur Catatan Perkembangan Anak, lho. Tunggu apalagi? Yuk, coba sekarang!

Jika sudah melakukan berbagai cara stimulasi bayi 6 bulan di atas, tetapi tumbuh kembangnya masih belum sesuai dengan usianya, Bunda jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya!

Referensi:

  1. Centers for Disease and Control Prevention. https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/milestones-6mo.html. Diakses pada 16 November 2022.
     
  2. What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/play-and-activities/best-activities-for-6-month-old-baby. Diakses pada 16 November 2022. 
     
  3. Pregnancy Birth Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/babys-growth-and-development-6-months-old. Diakses pada 16 November 2022.
     
  4. Help Me Grown. https://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/EncourageHealthDev/6Months/index.html. Diakses pada 16 November 2022.
     
  5. Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-development-6-month-old. Diakses pada 16 November 2022.
     
  6. Flo. https://flo.health/being-a-mom/your-baby/growth-and-development/things-to-do-with-a-6-month-old-baby. Diakses pada 16 November 2022.
     
  7. Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/learning-activities-for-your-6-month-old-baby_0092271/. Diakses pada 16 November 2022.
     
  8. What to Expect. https://www.whattoexpect.com/playroom/playtime-tips/why-babies-love-mirrors.aspx. DIakses pada 19 November 2022.
     

Artikel Lainnya

8 Ide Stimulasi untuk Maksimalkan Perkembangan ...

Bayi 4 bulan umumnya sudah bisa berceloteh dan berguling. Seperti apa cara stimulasinya yang tepat...

Ketahui Umur Berapa Bayi Bisa ...

Bayi sudah bisa melihat jelas dan memfokuskan pandangannya menginjak umur 12 bulan. Ini tahapan dan...

Umur Ideal Bayi Bisa Tengkurap ...

Bayi umumnya bisa tengkurap setelah usia 3 bulan ketika sudah lebih mahir mengangkat dan menahan...

Umur Berapa Bayi Bisa Bicara? ...

Bayi umumnya mulai belajar bicara kata sederhana, seperti “mama” atau “papa” di usia 6-12...

Umur Berapa Bayi Bisa Duduk ...

Idealnya, bayi mulai bisa duduk dengan bantuan di sekitar umur 4-6 bulan. Lantas, di umur berapa...

Perkembangan Bayi 5 Bulan, Si Kecil ...

Setelah memasuki bulan kelima, si Kecil akan menunjukkan berbagai milestones atau perubahan...


Artikel Terpopuler

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Seperti Apa Perkembangan Bayi ...

Baca Selengkapnya >

MPASI yang Tepat untuk ...

Baca Selengkapnya >

Optimalkan Periode Emas

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut