Facebook Pixel Code Anak 2 Tahun Susah Makan: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Anak 2 Tahun Susah Makan: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Anak 2 Tahun Susah Makan: Penyebab dan Cara Mengatasinya

 

Anak 2 tahun susah makan merupakan fenomena yang sering membuat Bunda khawatir. Sebab ketika berlangsung dalam waktu lama dapat memengaruhi status gizi si Kecil.

Faktor Apa Saja yang Membuat Anak Susah Makan?

Berikut adalah beberapa hal yang umumnya menyebabkan anak 2 tahun susah makan: 

1. Ingin Menunjukkan Kemandirian

Menolak makanan yang Bunda sajikan merupakan salah satu perilaku anak ingin menunjukkan dirinya sebagai individu yang memiliki pilihan. 

Hal ini merupakan fase tumbuh kembang yang normal sehingga Bunda tidak perlu terlalu khawatir.

Hindari pula memaksa anak makan, sebab bisa mengganggu kemampuan alami berupa rasa lapar dan kenyang. 

2. Fase Makannya Mudah Berubah

Ada banyak fase makan yang mungkin muncul pada saat anak berusia 2 tahun. Salah satu yang paling sering adalah fase pilihan makanan anak yang jadi favoritnya.

Contohnya minggu ini ia sangat suka ayam goreng. Jadi, setiap kali makan hanya mau makan jika lauknya ayam goreng. Namun, keesokan harinya ia tiba-tiba tidak mau lagi makan lauk ini. 

Fase lain yang mungkin dialami anak adalah makanan berkuah harus dipisah dengan nasi, takut makanan berwarna hijau, kuning telur mata sapi tidak boleh pecah, dan lain sebagainya. 

3. Terlalu Banyak Minum Jus Buah

Walaupun terdengar sehat, jus buah cenderung tinggi gula. Dengan demikian, jus buah dapat membuat asupan kalori si Kecil berlebihan dan merasa kenyang saat jam makan utama tiba. 

Hal ini juga berlaku untuk minuman manis lainnya, terutama minuman kemasan seperti minuman bersoda atau susu UHT perasa dan pewarna. 

Lebih baik berikan air putih untuk asupan cairan anak sehari-hari. Apabila ingin memberikan buah, berikan dalam bentuk buah potong segar atau salad.  

4. Terlalu Banyak Makan Camilan

Penyebab anak 2 tahun susah makan berikutnya adalah snack alias camilan. Anak-anak sangat menyukai camilan karena rasanya cenderung lebih tajam dan ‘nikmat’ di lidah. 

Ini disebabkan tingginya kadar gula dan garam, pada camilan kemasan. Kebiasaan makan camilan tidak sehat perlu dihindari karena membuat anak cenderung tidak suka rasa makanan sehat. 

Selain itu, pemberian camilan terus-menerus juga membuat anak merasa kenyang. Dengan demikian, anak masih kenyang saat jam makan utama tiba. 

Baca Juga: 10 Ide Resep Makanan Anak 2 Tahun yang Susah Makan

5. Makan Diemut

Bunda mungkin ingin si Kecil menghabiskan seluruh isi piringnya sehingga membiarkan anak makan sambil diemut. Walaupun, durasi makan jadi sangat lama. 

Durasi makan yang terlalu lama dapat menyebabkan jadwal makan anak kacau. Karena saat jam makan berikutnya tiba, anak masih kenyang dan menolak makan.

Selain merusak jadwal makan, kebiasaan makan diemut juga dapat merusak gigi anak. 

6. Bosan dengan Makanan

Terkadang anak susah makan atau makan diemut karena menu yang disajikan hanya itu-itu saja. Teksturnya tidak menantang, rasanya monoton, dan warnanya tidak menarik.  

Hal ini dapat disebabkan penggunaan bahan makanan yang kurang bervariasi dan pemberian rempah yang kurang berani. 

7. Takut Mencoba

Anak 2 tahun susah makan bisa juga karena sedang dalam proses belajar makan. Banyak bahan makanan yang belum ia kenal. 

Alhasil ketika bertemu bahan makanan tertentu ia merasa takut dengan bentuk, warna, bau, rasa, maupun teksturnya. Istilah medisnya adalah food neophobia. 

Hal ini sangat normal terjadi pada anak usia dini, namun tidak boleh dibiarkan begitu saja. Bunda tetap perlu mengenalkan berbagai jenis makanan agar kebutuhan gizi anak terpenuhi. 

8. Sedang Tidak Enak Badan

Sama seperti orang dewasa, ketika tidak enak badan, selera makan cenderung menurun hingga hilang sama sekali. 

Oleh karena itu, ketika si Kecil sedang sakit ia cenderung menolak makanan yang Bunda berikan. 

Gangguan kesehatan yang sering menimpa anak usia 2 tahun adalah batuk-pilek, radang, demam, diare, sembelit, perut kembung, muntah, dan sakit perut. 

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Umur 2 Tahun Susah Makan? 

Untuk mengatasi fenomena susah makan ini, Bunda dapat coba terapkan beberapa tips berikut: 

1. Buat Jadwal Makan

Kunci utama anak mau makan adalah rasa lapar. Supaya saat jam makan tiba si Kecil merasa lapar, maka perlu dibuat jadwal makan berdasarkan pada waktu pengosongan lambung anak. 

Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), lambung anak umumnya akan kosong dalam waktu 200 menit (untuk cerna makanan padat) dan 150 menit (untuk cerna makanan cair). 

Maka, Bunda perlu memberi jarak antar jam makan selama 2-3 jam. Jalankan jadwal makan yang telah dibuat secara konsisten agar anak mengenal rasa lapar dan kenyang secara alami. 

2. Batasi Durasi Makan Anak

Untuk mengatasi anak 2 tahun susah makan, Bunda perlu membatasi waktu makan si Kecil maksimal selama 30 menit. 

Jadi, walaupun isi piring anak belum habis, tetap akhiri sesi makan. Hal ini dilakukan supaya jadwal makan anak tidak tertabrak jadwal makan sebelumnya. 

Hal ini tidak akan membuat anak menderita dan kurang gizi. Pembatasan durasi makan justru akan membuat anak merasa lapar dan makan lebih lahap ketika waktu makan berikutnya tiba.

3. Kenalkan Makanan Baru Secara Berulang

Menurut IDAI, anak perlu mencoba makanan baru 10-15 kali hingga dapat menerimanya dengan baik. Maka dari itu, Bunda perlu sabar dalam memperkenalkan makanan baru. 

Gunakan berbagai kesempatan yang berbeda untuk mengenalkannya, namun, jangan paksa anak jika pada akhirnya ia tetap tidak menyukai makanan tersebut.  

Lebih baik Bunda menggantinya dengan jenis makanan lain yang kandungan nutrisinya hampir sama. Sebab, memaksa anak justru akan membuatnya trauma dan semakin susah makan. 

4. Campur dengan Menu Favorit Anak

Salah satu trik untuk mengenalkan makanan baru pada anak adalah dengan mencampur satu jenis makanan baru dengan makanan yang telah familiar bagi anak. 

Kemudian, biarkan anak mengeksplor makanan sesuai dengan keinginannya. Hindari mengkritik makanan pilihan anak. 

Untuk membuat ia tertarik mencoba makanan baru, Bunda hanya perlu mencontohkannya. Tunjukkan betapa nikmatnya makanan tersebut. 

5. Memberikan Camilan Sehat

Bunda dapat memberikan camilan sehat untuk mengatasi anak 2 tahun susah makan. Contohnya bolu pisang, stik apel dengan selai kacang, atau puding buah. 

Hindari penggunaan garam dan gula yang berlebihan dalam proses pembuatan camilan. Lebih baik Bunda memanfaatkan bahan-bahan alami untuk bahan perasa. 

Contohnya keju, susu UHT tanpa rasa, bubuk kayu manis, merica, mentega tanpa garam, margarin, bawang, sari buah pir, selai kacang, dan bahan sehat lainnya. 

Baca Juga: 10 Pilihan Camilan Sehat untuk Anak yang Mudah dan Lezat

6. Atur Jadwal Minum Susu

Susu pertumbuhan memang diperlukan si Kecil untuk mendukung tumbuh kembangnya yang optimal. 

Namun, Bunda perlu ingat bahwa susu juga mengandung kalori dan dapat membuat perut si Kecil terasa kenyang. 

Oleh karena itu, batasi asupannya maksimal  2-3 gelas (480-720ml) sehari. Berikan susu paling tidak 2 jam sebelum jam makan utama si Kecil tiba. 

7. Batasi Pemberian Jus Buah

Supaya tidak membuat anak 2 tahun susah makan, Bunda perlu membatasi pemberian jus buah maksimal 118 ml dalam satu hari untuk anak usia 1-3 tahun. 

Pemberian jus buah juga tidak boleh dilakukan di tengah-tengah waktu makan. Berikan jus buah sebagai camilan.

Selama waktu makan berlangsung pun si Kecil hanya boleh minum air putih ketika ia membutuhkan. Contohnya ketika tersedak atau kesulitan menelan makanan. 

8. Ajak Anak Masak Bersama

Melibatkan si Kecil dalam proses penentuan menu hingga memasak, akan meningkatkan motivasi serta nafsu makan anak

Ketika berbelanja, minta anak memilih sayur dan memasukkan ke dalam kantong. Atau, ajak si Kecil memilih jenis ikan yang akan dimasak. 

Kemudian, dalam proses memasak, Bunda dapat memberikan tugas yang sesuai dengan kemampuan si Kecil. Misalnya memetik sayuran atau mengaduk adonan. 

9. Berikan Pilihan

Sediakan 2 pilihan makanan sehat di meja saat jam makan tiba. Letakkan dalam jangkauan anak dan biarkan ia mengambil makanannya sendiri. 

Hal ini akan bantu memenuhi keinginan anak untuk menjadi seorang individu yang memiliki kendali dan pilihan sendiri. Dengan begitu, ia lebih semangat saat makan.

Baca Juga: 10 Pilihan Makanan Sehat dan Bergizi untuk Anak

10. Buat Lingkungan Makan yang Baik

Lingkungan makan yang baik adalah ruangan yang tenang dan tidak memiliki benda-benda yang dapat mengganggu fokus anak pada aktivitas makan. 

Contoh benda yang dapat mengganggu adalah tayangan TV, suara radio, film yang menyala di smartphone, tablet yang memutar lagu, bahkan kipas angin yang berputar dan berisik. 

Oleh karena itu, sebisa mungkin bawa anak untuk duduk di meja makan. Kalau ada high chair, dudukkan ia di sana. 

Itulah beberapa tips yang dapat Bunda coba terapkan di rumah untuk mengatasi anak 2 tahun susah makan. 

Apabila sudah mencoba berbagai tips di atas namun anak tetap susah makan, tampak tidak ceria, dan berat badannya terus menurun, sebaiknya segera ajak ke dokter untuk konsultasi. 

Sebelum ke dokter, Bunda dapat mengawali konsultasi dengan menghubungi layanan Sahabat Bunda Generasi Maju

Di sini, tersedia tim ahli dari berbagai latar pendidikan yang siap menjawab pertanyaan Bunda terkait tumbuh kembang anak selama 24/7 secara gratis. Yuk, hubungi sekarang juga!

Referensi:

  1. AAP Recommends No Fruit Juice for Children Under 1 Year. (2024). HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/news/Pages/AAP-Recommends-No-Fruit-Juice-for-Children-Under-1-Year.aspx
  2. Kelly, J. (2017, October 6). Why Toddlers Refuse to Eat and What to Do. What to Expect; WhattoExpect. https://www.whattoexpect.com/toddler/behavior/food-strikes.aspx
  3. IDAI | Makan kok diemut sih ? (2017). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/makan-kok-diemut-sih
  4. IDAI | Pentingnya Mengatur Jadwal Makan Anak. (2015). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pentingnya-mengatur-jadwal-makan-anak
  5. IDAI | Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). (2018). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi?utm_source=newsletter&utm_medium=email&utm_campaign=idai-newsletter&utm_content=Booklet+Pemberian+Makanan+Pendamping+Air+Susu+Ibu+%28MPASI%29
  6. 7 tips for introducing new foods to picky eaters. (2017). Childrens.com. https://www.childrens.com/health-wellness/how-can-i-cook-meals-even-picky-eaters-will-eat
  7. ‌Agnieszka Białek-Dratwa, Elżbieta Szczepańska, Dorota Szymańska, Grajek, M., Karolina Krupa-Kotara, & Kowalski, O. (2022). Neophobia—A Natural Developmental Stage or Feeding Difficulties for Children? Nutrients, 14(7), 1521–1521. https://doi.org/10.3390/nu14071521
  8. My toddler has a cold, cough and fever, and no appetite. What do I feed her? (2024). BabyCenter. https://www.babycenter.in/x1019240/my-toddler-has-a-cold-cough-and-fever-and-no-appetite-what-do-i-feed-her

Artikel Terpopuler

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut