Facebook Pixel Code 8 Jenis Sayuran yang Baik untuk MPASI

8 Jenis Sayuran yang Baik untuk MPASI Bayi 6-12 Bulan

8 Jenis Sayuran yang Baik untuk MPASI Bayi 6-12 Bulan


Memulai MPASI memang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Sebab, Bunda pasti ingin bayi dapat tumbuh dengan makan makanan yang sehat. Pada umumnya, bayi berusia antara 6 bulan sudah membutuhkan nutrisi tambahan, karena ASI tidak lagi mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. Oleh karena itu, WHO dan IDAI merekomendasikan pemberian MPASI saat bayi mencapai usia 6 bulan. Nutrisi bisa didapatkan dari bermacam jenis makanan mulai dari buah, daging, dan sayuran.

Semua jenis sayur sebenarnya baik untuk MPASI, tapi Bunda perlu mengetahui cara mengolahnya dan apakah bayi boleh makan banyak sayur saat MPASI? Untuk mengetahui jawabannya, simak artikel ini, ya, Bun.

Bolehkah MPASI Pakai Banyak Sayur?

Sayuran merupakan sumber nutrisi yang penting dan sangat dibutuhkan dalam MPASI bayi. Selain memberikan rasa pada masakan, sayuran kaya akan serat makanan, vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal. Oleh karena itu, sebaiknya Bunda mulai menambahkan sayuran dalam setiap menu MPASI untuk si Kecil.

Ketika ingin memberikan sayuran dalam menu MPASI si Kecil, kebanyakan orang tua bingung dalam menakarnya. Sebenarnya tidak ada batasan tertentu untuk memberikan sayuran pada bayi.

Namun, yang perlu Bunda perhatikan yaitu memasak sayuran haruslah matang dan cukup lunak agar bayi mudah memakannya. Bayi pun akan cepat beradaptasi dengan setiap makanan yang dimakannya dan pada akhirnya bisa menikmatinya. 

Satu lagi, Bun. Bayi sebenarnya tidak perlu makan banyak sayur saat MPASI karena serat masih sulit dicerna perut bayi. Sayur bukanlah makanan utama si Kecil, melainkan bahan makanan pendamping. Untuk saat ini, sebaiknya fokus terlebih dulu untuk memenuhi asupan protein, zat besi, dan lemak untuk mengoptimalkan pertumbuhan si Kecil.

Sayuran yang Baik untuk MPASI

Meski bukan prioritas utama, memasukkan sayur ke dalam menu MPASI tetap penting, lho, untuk memastikan si Kecil tetap mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang mungkin tidak terdapat dari sumber makanan lain. 

Nah, berikut ini beberapa sayuran yang bagus untuk MPASI serta tips bagaimana cara memasaknya:

1. Brokoli

Sayuran satu ini mempunyai rasa yang sedikit pahit, sehingga membuat sebagian bayi tidak menyukainya. Namun, brokoli merupakan sayuran padat nutrisi yang mengandung betakaroten, vitamin B6, B9, C, dan K.

Selain mempunyai kandungan nutrisi yang kaya vitamin dan mineral, brokoli bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, memelihara sistem pencernaan, menjaga kesehatan mata, dan baik untuk kesehatan kulit. 

Bayi usia 6 bulan dapat memakan brokoli dalam bentuk yang halus atau ditumbuk. Sedangkan untuk bayi usia 8 sampai 12 bulan Bunda bisa memberikannya potongan brokoli kukus atau direbus seukuran gigitan sebagai finger food.

Jadi, Bunda bisa menambahkan brokoli ke dalam menu MPASI si Kecil sebagai tambahan nutrisinya.

2. Bayam

Bayam merupakan sayuran berdaun kaya akan nutrisi dengan kandungan vitamin A, B2, B6, B9, vitamin K, potasium, dan zat besi. Memberikan bayam ke dalam menu MPASI bayi dapat memperkuat tulangnya karena kandungan vitamin K yang terdapat di dalamnya sangatlah penting untuk pertumbuhan tulang.

Selain itu, bayam merupakan salah satu sayuran dengan zat besi yang baik. Pada 28 gram bayam, mengandung 1 mg zat besi. Namun, zat besi pada sayuran hijau hanya dapat diserap sekitar 3-8% saja. Berbeda dengan protein hewani yang mampu menyerap hingga 23% ke dalam tubuh.

Untuk mendapatkan seluruh kandungan nutrisi pada bayam, pastikan memasaknya dengan benar. Bunda dapat memasak dengan dikukus atau direbus yang kemudian dihaluskan untuk membuat bubur halus. Jangan memasak bayam terlalu lama atau dengan suhu tinggi karena bisa merusak nutrisi yang ada di dalamnya.

Baca Juga: Panduan MPASI Pertama untuk Bayi 6 Bulan dan Inspirasi Menunya

3. Wortel

Sayuran yang baik untuk MPASI yaitu wortel yang kaya akan antioksidan dan memberikan banyak manfaat kesehatan. Manfaat umum yang sering Bunda ketahui yaitu mengonsumsi wortel baik untuk mata.

Sebab, pada wortel terdapat banyak beta-karoten, yakni senyawa yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A, sehingga dapat membantu kesehatan mata.

Selain baik untuk mata, masih banyak manfaat lain wortel seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu mengatasi sembelit, hingga memperkuat tulang.

Wortel sangat mudah dicampurkan ke dalam menu MPASI, lho. Untuk bayi usia 6-8 bulan, wortel harus dihaluskan dulu. Sementara bayi yang sudah mahir mengunyah bisa diberikan wortel yang sudah dikukus atau direbus, kemudian potong bentuk memanjang atau kecil-kecil sesuai dengan kemampuan si Kecil.

4. Kentang

Kentang juga merupakan jenis sayur dan sumber energi yang baik untuk si Kecil. Satu porsi kentang memiliki sekitar 75 Kkal energi. Bayi yang berusia lebih dari 6 bulan membutuhkan makanan yang kaya energi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya dengan cepat. 

Bunda dapat menyajikan kentang yang dikukus atau direbus agar mudah dihaluskan untuk bayi. Namun, ketika si Kecil mulai belajar mengunyah dengan baik Bunda juga bisa berikan kentang panggang atau kentang goreng yang diiris seukuran gigitan.

5. Kembang Kol

Kembang kol memberikan Vitamin C pada tubuh, yang membuat tulang bayi lebih kuat dan sehat. Kandungan serat yang tinggi pada kembang kol juga dapat membantu melancarkan pencernaan, dan membantu mengeluarkan racun dari tubuh.

Bunda bisa memberikan kembang kol pada bayi berusia 8 hingga 10 bulan. Menyajikan kembang kol pada usia lebih dini tidak dianjurkan, karena sayuran ini sulit dicerna dan dapat menyebabkan gas, sehingga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut bayi. 

Untuk memilih kembang kol, pastikan daunnya berwarna hijau dan tampak segar. Kembang kol sudah pasti basi jika daunnya berwarna pucat. Selain itu, bintik-bintik cokelat, bagian luar yang kusam, dan adanya bunga kecil berarti menandakan kembang kol sudah tua dan cepat kehilangan nilai gizinya.

Sementara itu, mengolahnya bisa dengan cara mengukus atau merebusnya. Namun, mengukus lebih baik, karena merebus dapat menghilangkan nutrisi kembang kol ke dalam air.

6. Kubis

Kol atau kubis merupakan salah satu sayuran yang penuh gizi, Bun. Kandungan nutrisi pada kubis antara lain, kalsium, magnesium, fosfor, dan vitamin C.Karena mempunyai semua nutrisi penting, kubis cocok untuk menjadi salah satu menu makanan untuk bayi. 

Manfaat kubis antara lain baik untuk kesehatan pencernaan, baik untuk jantung, dan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sama seperti kembang kol, kubis juga dapat menyebabkan gas.

Jadi, Bunda harus berhati-hati ketika memberikannya pada si Kecil. Untuk mengolahnya, Bunda harus memasaknya hingga matang dengan direbus atau dikukus. 

7. Labu Siam

Bunda juga bisa memberikan labu siam untuk MPASI si Kecil. Labu siam mengandung banyak seng untuk metabolisme yang kuat, folat untuk perkembangan saraf, dan vitamin C yang bermanfaat untuk kesehatan kulit dan kekebalan tubuh.

Saat mengolah labu siam, Bunda harus hati-hati, sebab labu siam mengeluarkan getah lengket yang tidak berbahaya namun bisa menyebabkan ruam. Saat mengupas, Bunda bisa mengenakan sarung tangan atau kupas di bawah air mengalir untuk meminimalisir dampaknya.

8. Tomat

Tomat sebetulnya adalah buah bukan sayur. Akan tetapi, tomat juga sama bagusnya dengan sayuran-sayuran lain untuk dijadikan bahan MPASI karena mengandung banyak nutrisi di dalamnya, mulai dari protein, karbohidrat, serat, kalsium, hingga vitamin A. Tomat juga merupakan sumber antioksidan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh si Kecil.

Jika Bunda ingin memberikan tomat pada bayi pastikan memasak tomat hingga halus atau lembek ya.

Baca Juga: 6 Manfaat Omega 3 dan 6 untuk Bayi

Ide Resep Olahan Sayur untuk MPASI

Memang tidak semua bayi akan menyukai sayur, maka dari itu Bunda bisa mengolahnya menjadi menu yang menarik sehingga akan disukai si Kecil. Berikut ini ide resep olahan sayur untuk MPASI yang bisa Bunda coba di rumah, yaitu:

1. Tumis Bayam

Mengolah sayur untuk MPASI juga harus diimbangi dengan protein hewani, ya, Bun. Seperti resep yang satu ini, menggunakan hati ayam dan telur puyuh sebagai tambahannya. Hati ayam merupakan protein hewani yang kaya akan zat besi, sehingga dapat mencegah stunting pada bayi.

Bahan-bahan:

  • 1 sdm mentega.

  • 1 siung bawang putih, cincang.

  • 1 lembar daun jeruk.

  • 1 buah hati ayam, cincang.

  • 5 butir telur puyuh rebus.

  • segenggam sayur bayam.

  • 200 ml santan.

Cara membuat:

  • Lelehkan mentega, kemudian tumis bawang putih sampai harum.

  • Masak hati ayam, dan masukkan daun jeruk supaya tidak bau amis.

  • Tuang santan, dan masukkan telur puyuh rebus, kemudian aduk-aduk sampai merata.

  • Terakhir, masukkan bayam pada tumisan.

  • Sajikan dengan nasi hangat, atau Bunda bisa sesuaikan dengan tekstur si Kecil.

2. Kue Labu

Sayur juga bisa diolah menjadi camilan untuk si Kecil, Bun. Yuk coba ikuti resepnya berikut ini, siapkan bahan-bahannya, ya.

Bahan-bahan:

  • 50 gram labu, dikukus.

  • 1 butir telur.

  • Keju parut secukupnya.

  • 50 ml santan.

  • 1 sdm mentega.

Cara membuat:

  • Hancurkan labu kukus menggunakan garpu.

  • Masukkan sebutir telur dan santan, kemudian aduk-aduk sampai rata.

  • Tambahkan keju parut pada adonan.

  • Lelehkan mentega di atas teflon, bentuk adonan sesuai selera dan masak sampai matang.

  • Kue labu siap disajikan untuk si Kecil.

3. Sup Brokoli Keju

Brokoli bisa jadi salah satu menu MPASI yang lezat dan menggugah selera si Kecil jika diolah dengan tepat, lho!

Bahan-bahan:

  • Minyak zaitun.

  • 1 batang daun bawang ukuran besar.

  • Kaldu ayam.

  • Garam, bubuk bawang putih, merica.

  • Kacang polong hijau.

  • Kuntum brokoli.

  • Sedikit ASI.

  • Keju cheddar parut.

Cara membuat:

  • Potong, rendam, dan tiriskan daun bawang hingga bersih.

  • Panaskan mentega di atas api sedang dalam panci besar. Tambahkan daun bawang, aduk hingga melapisi, dan masak. Tambahkan kacang polong. Aduk lagi.

  • Tambahkan kaldu, garam, bubuk bawang putih, dan merica, lalu masak hingga mendidih. Kecilkan api lalu tutup sebagian dan masak selama 30 menit.

  • Tambahkan brokoli dan susu lalu tutup panci. Kecilkan api dan masak sampai sayuran lunak.

  • Matikan api dan buka tutup panci. Tambahkan keju dan aduk. sajikan hangat.

Nah, itu dia berbagai sayuran yang baik untuk MPASI serta resep olahan sayur yang bisa Bunda coba. Supaya si Kecil tidak bosan dengan makanannya sehari-hari, Bunda juga bisa cek inspirasi resep menu MPASI yang sehat dan lezat dengan mengunduh Panduan MPASI.

Jadi, mau masak apa hari ini?

Referensi:

  1. IDAI | Nutrisi pada Bayi dan Batita di Era New Normal Pandemi Covid 19. (2020). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/nutrisi-pada-bayi-dan-batita-di-era-new-normal-pandemi-covid-19
  2. ‌Swati Patwal. (2021, August 23). 16 Best Vegetables For Babies From Infancy To One Year. MomJunction. https://www.momjunction.com/articles/best-vegetables-for-babies-eat-avoid_00764681/
  3. ‌First foods: fruit vs vegetables. (2014). BabyCentre UK. https://www.babycentre.co.uk/a25010527/first-foods-fruit-vs-vegetables
  4. ‌Parents. (2015). How to Help Baby Love Vegetables. Parents. https://www.parents.com/baby/feeding/nutrition/help-your-baby-love-fruits-and-veggies/
  5. ‌Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (2022). Kemkes.go.id. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/245/manfaat-konsumsi-brokoli-untuk-anak
  6. ‌WebMD Editorial Contributors. (2020, September 24). Health Benefits of Spinach. WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-spinach
  7. ‌IDAI | Pastikan Bayi Anda Cukup Zat Besi? (2017). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pastikan-bayi-anda-cukup-zat-besi
  8. ‌Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (2022). Kemkes.go.id. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1259/kalau-tahu-begitu-banyak-manfaatnya-bagi-kesehatan-masihkan-anda-tidak-suka-makan-bayam
  9. Nelson, A. (2019, August 14). Carrots. WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/benefits-carrots
  10. ‌Potatoes for Babies - Can Babies Eat Potatoes? - Solid Starts. (2023). Solidstarts.com. https://solidstarts.com/foods/potato/
  11. ‌Arora, M. (2018, June 26). Cauliflower for Babies – Health Benefits and Delicious Recipes. FirstCry Parenting; FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/cauliflower-for-babies-health-benefits-and-delicious-recipes/
  12. ‌Fernandes, R. (2020, June 23). Is Cabbage Good for Babies? Know Its Health Benefits, Side Effects and Recipes. FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/is-cabbage-good-for-babies-health-benefits-side-effects-and-recipes/
  13. ‌Chayote for Babies - First Foods for Baby - Solid Starts. (2023). Solidstarts.com. https://solidstarts.com/foods/chayote-mirliton/
  14. ‌Khan, A. (2018, June 21). Tomatoes for Babies – Health Benefits and Soup Recipe. FirstCry Parenting; FirstCry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/tomatoes-for-babies-health-benefits-and-soup-recipe/
  15. ‌Anak Tak Butuh Sayur dan Buah Berlebihan. (2019). Jatengprov.go.id. https://jatengprov.go.id/publik/anak-tak-butuh-sayur-dan-buah-berlebihan/


Artikel Terpopuler

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut