Facebook Pixel Code Berat Badan Anak 1 Tahun yang Ideal dan Cara Mencapainya

Berat Badan Anak 1 Tahun yang Ideal dan Cara Mencapainya

Berat Badan Anak 1 Tahun yang Ideal dan Cara Mencapainya

 

Memantau seberapa banyak pertambahan berat badan anak 1 tahun dari bulan sebelumnya penting agar Bunda bisa tahu gizinya sudah optimal atau belum. Pertambahan berat badan juga penting untuk mengetahui apakah si Kecil sudah bertumbuh kembang sesuai usianya.

Lalu, berapa berat badan anak 1 tahun yang dikatakan sehat? Apakah berat badan si Kecil sudah ideal atau belum, yuk, simak informasi selengkapnya di bawah ini!

Berapa Berat Badan Anak 1 Tahun yang Ideal?

Berat badan anak yang sehat cenderung selalu naik setiap bulan. Jadi jika berat badan anak di bulan ke-11 ada di rentang 6,9-10 kilogram, idealnya di umur 12 bulan ini jadi bertambah minimal 300 gr.

Nah, untuk mengetahui apakah pertambahan berat badan anak Bunda sudah ideal sesuai usianya, Bunda bisa mengacu pada Grafik Pertumbuhan Anak dari WHO yang juga digunakan oleh IDAI serta dokter di Indonesia. 

Menurut tabel berat badan WHO, kisaran berat badan anak 1 tahun yang ideal adalah:

  • Anak laki-laki 1 tahun: berat badan sekitar 7,7-10.8 dengan tinggi badan 71-78,1 cm.

  • Anak perempuan 1 tahun: berat badan sekitar 7,0-10.1 dengan tinggi badan 68,9-76,6 cm.

Dengan mengacu pada kisaran ini, Bunda jadi bisa lebih tahu apakah berat badan si Kecil sudah ideal sesuai usianya atau belum. Namun jika Bunda ingin lebih yakin, ada baiknya bawa si Kecil ke posyandu atau puskesmas secara berkala untuk mendapatkan pengukuran yang lebih akurat dari dokter.

Karena selain mengukur berat badan, dokter juga akan mengukur tinggi badan dan lingkar kepala anak. Data ini akan dicatat setiap bulan untuk memantau apakah tumbuh kembang si Kecil sudah berada di jalur yang tepat.

Lalu, bagaimana jika berat badan anak Bunda kurang dari acuan berat badan ideal di atas dan bagaimana cara mencapainya?

Baca Juga: Tinggi Badan yang Ideal untuk Anak Usia 1-5 Tahun

Cara Mencapai Berat Badan Anak 1 Tahun yang Ideal

Jika berat badan anak 1 tahun yang sekarang ini masih kurang dari patokan menurut grafik WHO, ini bisa menjadi pertanda anak kurus atau berat badannya kurang (underweight). Namun, jangan cepat-cepat khawatir, Bun.

Jika ingin meningkatkan berat badan anak, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan supaya angkanya naik mengikuti arah grafik pertumbuhan, yaitu:

1. Biasakan Pola Makan Seimbang

Agar berat badan ideal si Kecil tercapaii, kuncinya adalah menerapkan pola makan seimbang untuk anak 1 tahun. Artinya anak bisa mendapatkan jenis makanan variatif dan mengandung zat gizi dalam jumlah sesuai dengan kebutuhan tubuhnya.

Ini berarti dalam menu makanan anak terdapat sumber karbohidrat, protein, lemak, serta mikronutrien lainnya yang penting untuk tubuh. Hindari pemberian makanan rendah gizi seperti junk food.

Berikut adalah pedoman pola makan gizi seimbang berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan RI:

  • Makan 3-4 porsi makanan pokok dalam satu hari, yang tidak hanya dari nasi, tapi juga bisa dari beras merah, kentang, singkong, ubi jalar, jagung, talas, dan lainnya.

  • Biasakan mengonsumsi 2-4 porsi lauk pauk yang berprotein tinggi setiap hari, utamakan protein hewani untuk anak seperti daging, ayam, dan ikan.

  • Biasakan minum air putih yang cukup.

  • Banyak makan buah dan sayur dengan porsi 300-400 gram per orang per hari, atau  sebanyak 3-4 porsi sayur dan 2-3 porsi buah setiap hari atau setengah bagian piring berisi buah dan sayur (lebih banyak sayuran) setiap kali makan.

  • Biasakan sarapan pagi.

  • Batasi konsumsi panganan manis dan asin.

Baca Juga: Resep Menu Makanan untuk Anak 1 Tahun yang Susah Makan 

2. Perbanyak Makanan Tinggi Kalori dan Lemak Sehat

Kebutuhan gizi anak usia 1 tahun harus terpenuhi dengan baik, termasuk kebutuhan protein, zat besi, kalori, dan lemak sehatnya.

Meski sering dianggap musuh, kalori dan lemak sebetulnya sangat penting untuk membantu menambah berat badan anak. Bahkan, Kemenkes pun menjelaskan bahwa konsumsi lemak tidak perlu dibatasi khusus anak usia 6-24 bulan, asalkan sumber lemaknya berasal dari makanan sehat.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013, supaya berat badan anak 1 tahun ideal, ia membutuhkan kalori sebanyak 13350 kkal per hari dan 45 gram lemak. 

Agar berat badan anak bertambah ideal, Bunda bisa memilih makanan tinggi lemak dan kalori yang sehat, seperti:

  • Daging ayam tanpa lemak.

  • Daging sapi tanpa gajih.

  • Hati sapi dan ayam.

  • Telur.

  • Alpukat.

  • Minyak zaitun.

  • Mentega atau margarin.

  • Ikan dan makanan laut (tuna, sarden, makarel, pecak, kakap, bawal, udang, dsb).

  • Keju.

  • Kacang-kacangan, seperti kacang kedelai.

  • Pisang.

  • Mangga.

  • Ubi jalar.

Hindarilah memberikan makanan yang mengandung kalori kosong, lemak jenuh, dan lemak trans, seperti junk food, kukis dan cake, biskuit, dan snack untuk mencegah risiko kenaikan berat badan secara drastis yang dapat memicu risiko diabetes dan obesitas pada anak.

3. Berikan Susu Pertumbuhan yang Terfortifikasi

Untuk anak berusia 1 tahun ke atas, Bunda bisa berikan susu pertumbuhan terfortifikasi zat besi dan zinc.

Sebuah penelitian dari The Indonesian Biomedical Journal tahun 2018 menemukan bahwa asupan zat besi dan zinc dapat bantu meningkatkan nafsu makan, status gizi, dan berat badan anak.

 SGM Eksplor 1+ adalah satu-satunya susu pertumbuhan dengan IronCâ„¢, kombinasi unik Zat Besi & Vitamin C untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi penting dari asupan makanan hingga 2x lipat.

Dilengkapi dengan DHA, Minyak Ikan, Omega 3&6, zinc, serta nutrisi penting lainnya, bantu si Kecil tumbuh maksimal jadi generasi maju yang berpikir cepat dan berani.

4. Lengkapi Asupan Gizi dengan Pemberian Vitamin

Terakhir, untuk mencapai berat badan anak 1 tahun yang ideal sesuai dengan patokan WHO, Bunda bisa memberikan vitamin penambah nafsu makan. Namun, baiknya selalu konsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum memberikan vitamin apa pun pada anak.

Baca Juga: 8 Nutrisi Penting untuk Tumbuh Kembang Optimal si Kecil Usia 1-5 Tahun

Kapan Perlu Membawa Anak ke Dokter?

Itulah dia beberapa tips yang bisa Bunda lakukan di rumah untuk membantu menambah berat badan anak 1 tahun dengan cara sehat.

Namun jika setelah berbagai upaya di atas berat badan anak tidak mengalami kenaikan atau tidak sesuai dengan usianya, ada baiknya untuk segera konsultasikan ke dokter atau spesialis gizi anak. Terutama bila si Kecil sering menghindari makanan, pola makannya tiba-tiba berubah, dan berat badannya stagnan atau justru makin turun dari hari ke hari.

Berikut adalah beberapa penyebab berat badan anak susah naik:

  • Kurang mendapatkan cukup kalori.

  • Makanan yang disediakan terbatas.

  • Adanya kelainan genetik.

  • Mengalami gangguan pencernaan, seperti penyakit Celiac atau penyakit Crohn.

  • Terdapat gangguan mulut atau saraf otak yang memengaruhi kemampuan untuk menelan atau mengunyah.

  • Ada gangguan pada pankreasnya. Pankreas sendiri mengandung kelenjar eksokrin yang bertugas menghasilkan enzim penting untuk mendukung pencernaan. 

Bila hal-hal tersebut terjadi, segeralah bicarakan dengan dokter anak untuk didiagnosa dan memastikan mereka tidak mengidap penyakit tertentu atau memiliki masalah gizi apapun yang mengganggu naiknya berat badan anak 1 tahun.

Dapatkan juga lebih banyak artikel seputar tips parenting dan kumpulan resep bergizi tinggi untuk anak dengan mendaftarkan diri di Klub Generasi Maju, ya, Bun!

 

 

Referensi:

  1. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__2_Th_2020_ttg_Standar_ Antropometri_Anak.pdf Diakses pada 17 November  2022

  2. https://health.clevelandclinic.org/10-possible-reasons-why-your-child-is-not-growing/   Diakses pada 17 November  2022

  3. https://www.unlockfood.ca/en/Articles/Childrens-Nutrition/Children%E2%80%99s-Nutrition-Raising-Healthy-Kids/How-Can-I-Help-My-Child-Gain-Weight.aspx#:~:text=Use%20whole%20 milk%2C%20cheese%2C%20cream,or%20snack%20before%20offering%20fluids.

  4. https://parenting.firstcry.com/articles/list-of-12-healthy-weight-gain-foods-for-babies-kids/ Diakses pada 17 November  2022

  5. Smith AE, Badireddy M. Failure To Thrive. [Updated 2022 Oct 6]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459287/

Artikel Terpopuler

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut