Facebook Pixel Code 5 Cara Mengatasi Bayi Susah Makan

5 Cara Mengatasi Bayi Susah Makan

5 Cara Mengatasi Bayi Susah Makan

5 Cara Mengatasi Bayi Susah Makan

Tidak mudah pastinya bagi Bunda membujuk bayi yang susah makan. Permasalahan ini mungkin saja hilang-timbul pada bayi yang sudah menerima MPASI. Jangan patah arang dulu, Bunda perlu tahu apa penyebabnya dan bagaimana menerapkan cara mengatasi bayi yang susah makan. Yuk, simak penjelasan lengkapnya.

Kenapa bayi susah makan?

Ada saja tingkah si kecil yang membuat Bunda terus memutar otak agar ia mau makan. Mungkin Bunda pernah dihadapkan situasi ketika bayi menangis saat diberi makanan, hanya mau makanan tertentu, dan mulai memberontak saat Bunda menyuapinya.

Bunda, masalah ini umum terjadi pada anak-anak. Ada kalanya si kecil begitu semangat makan, mau makan sedikit, dan menolak untuk makan. Hal ini membuat para orangtua bingung, bagaimana cara mengatasi si kecil yang enggan makan.

Sebelumnya, Bunda perlu tahu ada beberapa alasan yang mungkin jadi penyebab bayi jadi susah makan.

● Ia belum terbiasa dengan makanan yang baru diberikan

● Hanya suka makanan tertentu (picky eating)

● Sakit atau alergi

Untuk kondisi tertentu seperti bayi sakit, sangat mungkin bagi si kecil kehilangan nafsu makan, sehingga menolak makanan yang Bunda berikan.

Bunda jangan tinggal diam. Bila hal ini terjadi, Bunda bisa melakukan beberapa cara untuk membuat si kecil semangat makan lagi.

 

Baca juga: Ini Lho Bun Panduan Memilih Susu Formula untuk Bayi

 

Cara mengatasi bayi yang susah makan

Jika Bunda memperhatikan si kecil susah makan karena ia belum terbiasa dengan makanan baru dan hanya suka makanan tertentu saja, berikut langkah untuk mengatasinya.

1. Berikan porsi kecil

Bunda tak perlu memaksa si kecil untuk melahap satu sendok penuh. Berikan ia ruang untuk menikmati makanan yang diberikan secara perlahan. Bunda bisa memberikannya dalam porsi kecil atau sedikit-sedikit saja kepada si kecil.

Bila si kecil sudah tidak ingin melanjutkan makan, cukup berhenti menyuapinya. Bunda masih bisa mencoba menyuapi sisa makanan untuk si kecil nanti lagi.

2. Tunggu seminggu untuk makanan baru

Bunda bisa memberikan menu MPASI baru sebagai cara mengatasi bayi yang susah makan. Namun, untuk pemberian menu baru, Bunda perlu menunggu selama seminggu. 

Dalam seminggu, tetaplah perkenalkan pada MPASI yang Bunda berikan. Meskipun sedikit-sedikit, si kecil akan belajar terbiasa dengan makanan yang dikonsumsinya.

3. Campurkan dengan makanan yang ia suka

Mencampurkan menu MPASI dengan makanan favoritnya juga bisa menjadi cara membantu bayi yang susah makan. Misalnya, si kecil suka sekali kaldu, Bunda bisa mencampurkan pisang dengan kaldu gurih sebagai MPASI.

Bunda boleh mencampurkan ASI ke dalam makanan yang dihaluskan. Mungkin cara ini bisa membantu si kecil untuk kembali lahap menyantap MPASI. 

4. Membuat momen makan menyenangkan

Lingkungan juga berpengaruh terhadap nafsu makan si kecil. Menciptakan suasana yang menyenangkan menjadi cara untuk mengatasi bayi yang susah makan.

Saat ia menolak untuk makan, coba buat wajah yang lucu sambil menyuapinya. Biarkan ia tertawa dan tersenyum saat melihat wajah Bunda yang jenaka. Suasana seperti bermain ini membuat si kecil ikut senang. Ketika lingkungan positif terbentuk, tentunya mendukung agar ia mau makan.

5. Biarkan ia memilih makanan

Saat mencoba menu baru, Bunda bisa membuatkan dua pilihan MPASI. Berikan sedikit-sedikit kedua makanan tersebut. Lihat reaksinya, biarkan bayi memilih makanan yang ia sukai.

Trik ini dapat Bunda terapkan sebagai cara mengatasi bayi yang susah makan. Bila cara-cara di atas belum berhasil, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyarankan untuk tetap mengulangi cara-cara tersebut dengan sabar hingga si kecil mau makan. Jadi, jangan putus asa, Bunda!

Jika bayi sakit dan susah makan, apa yang harus dilakukan?

Si kecil susah makan boleh jadi disebabkan karena kondisi kesehatannya. Misalnya, bayi mengalami gangguan pencernaan, alergi, atau sakit flu. Wajar adanya bila nafsu makan bayi menurun karena sakit.

Bayi yang sakit biasanya rewel, pucat, demam, dan diikuti gejala penyakit yang menyertainya. Bila terjadi demikian, Bunda perlu segera berkonsultasi ke dokter agar si kecil mendapatkan perawatan yang tepat. Bunda juga boleh menanyakan soal pemberian MPASI ke dokter untuk mencukupi asupan nutrisi si Kecil yang sedang sakit.

Bagaimanapun, semoga si Kecil selalu sehat dan tetap semangat saat makan.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 7 - 12 bulan

Tahapan Perkembangan Bayi Usia 11 Bulan

Sebelum menjelang usia 1 tahun, Bunda perlu memperhatikan seluruh tahapan perkembangan bayi usia 11...

Mengenal Berbagai Manfaat dari Omega 3 ...

Bunda, omega 3 dan 6 memiliki banyak manfaat untuk bayi dan anak. Cari tahu juga sumber makanan...

Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi ...

Banyak saran yang mungkin tidak asing mengenai cara untuk menghentikan bayi yang sering cegukan....

Manfaat dan Sumber Terbaik Vitamin ...

Ibu perlu tahu pentingnya manfaat vitamin D untuk anak. Selain dari sinar matahari, bantu asupan...

Olah dan Simpan MPASI dengan ...

Olah dan Simpan MPASI dengan Tepat, Cegah Penularan Penyakit

5 Tips MPASI Bergizi untuk Jaga ...

5 Tips MPASI Bergizi untuk Jaga Daya Tahan Tubuh si Kecil


Artikel Terpopuler

Tahapan Tumbuh Kembang Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Penyebab Bayi Rewel Setelah ...

Baca Selengkapnya >

Buat Sendiri: 7 Mainan Alat ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut