Facebook Pixel Code 7 Nutrisi Otak Bayi yang Harus Dipenuhi

Nutrisi Otak yang Harus Dipenuhi untuk Perkembangan Bayi

Nutrisi Otak yang Harus Dipenuhi untuk Perkembangan Bayi

Nutrisi Otak yang Harus Dipenuhi untuk Perkembangan Bayi

Nutrisi Otak Bayi 

Nutrisi otak yang diterima bayi mempengaruhi tumbuh kembangnya, oleh karena itu, kekurangan asupan nutrisi akan berpengaruh kepada tumbuh kembang juga kesehatan mentalnya.

Otak sangat membutuhkan gizi untuk mendukung pertumbuhan syaraf-syaraf yang berhubungan dengan IQ, daya kognitif, kemampuan akademis, hingga kesehatan mental. Karena itu, nutrisi otak anak menjadi salah satu fondasi untuk membesarkan anak yang sehat jasmani, kreatif, cerdas, dan percaya diri.

Dukung pertumbuhan buah hati menjadi generasi maju dan cemerlang dengan memenuhi kebutuhan nutrisi otak berikut :

1. Protein

Protein berperan penting dalam perkembangan sebagai nutrisi otak bayi. Protein mengarahkan sel saraf dan memindahkannya ke tempat yang tepat di otak. Saraf tersebut yang membuat si kecil mampu berpikir dan membuat persepsi akan dunia di sekitarnya. Protein juga membantu optimalkan perkembangan pancaindra si Kecil. Sumber protein bisa didapatkan dari daging, ayam, ikan, telur, yogurt, kacang-kacangan, dan biji- bijian.

2. DHA atau Omega 3

Anak memiliki kebutuhan tinggi akan Docosahexaenoic Acid (DHA) untuk perkembangan otak yang optimal. DHA merupakan asam lemak tak jenuh golongan Omega 3 yang banyak terdapat di otak dan retina. Karena itu, DHA sebagai bagian dari nutrisi otak anak sangat penting bagi penglihatan dan fungsi otak. DHA juga dapat membantu meningkatkan perkembangan psikomotorik dan perkembangan mental buah hati.

Sumber DHA terbaik bagi bayi adalah ASI. Selain dari ASI, Bunda bisa memberi asupan yang mengandung DHA dari kacang-kacangan. Ikan sarden juga dikenal mengandung DHA yang baik untuk perkembangan otak.

3. Zat Besi

Zat besi penting untuk produksi hemoglobin yang bertugas untuk membawa oksigen dalam produksi sel darah tubuh. Kekurangan zat besi bisa mengakibatkan anemia dan stamina lemah. Tanpa asupan zat besi yang cukup, pertumbuhan syaraf otak bayi menjadi tidak optimal. Hal ini memengaruhi perkembangan mental dan motorik, sekaligus kemampuan belajar, daya ingat, serta  konsentrasi anak. Makanan yang mengandung zat besi antara lain daging sapi, ayam, ikan, sereal khusus, bayam, serta kacang-kacangan.

4. Seng

Seperti zat besi, seng membantu optimalkan fungsi dan kinerja otak si Kecil. Seng berperan untuk memproduksi sel darah putih agar tubuh mampu melawan infeksi. Kandungan seng dalam darah memastikan sel di dalam tubuh bisa selalu berkembang dan memperbaiki kerusakan yang terjadi. Dapatkan nutrisi otak anak seperti seng dari daging sapi, susu, tahu, dan kacang-kacangan.

5. Iodin

Iodin adalah nutrisi penting untuk pembentukan hormon metabolisme, pertumbuhan dan perkembangan otak. Setiap ibu menyusui dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan iodin, baik dari makanan ataupun suplemen tambahan. Makanan yang mengandung iodin antara lain adalah ikan tuna, garam beryodium, susu, udang, dan telur.

6. Kolin

Sejak masih dalam kandungan hingga usia dini, kolin berguna untuk pembentukan tulang belakang dan perkembangan sel-sel otak. Menurut penelitian, kolin terbukti meningkatkan fungsi kognitif bayi. Jadi pastikan Bunda juga mendapatkan nutrisi kolin sejak awal hingga masa menyusui buah hati. Makanan yang mengandung kolin antara lain telur, kacang kedelai, dan susu.

7. Vitamin B

Serangkaian vitamin tidak boleh luput dalam nutrisi perkembangan otak anak, khususnya bayi, terutama vitamin B6 dan B12. Vitamin B6 dibutuhkan untuk perkembangan kemampuan anak saat beradaptasi dengan lingkungannya. Vitamin B12 mendukung pembentukan mielin pada jaringan saraf anak. Sumber vitamin B6 antara lain; pisang, kentang dan selai kacang. Sedangkan vitamin B12 bisa Bunda dapatkan dari ikan dan daging sapi.

Terutama untuk ibu menyusui, pastikan konsumsi menu sehari-hari sudah mengandung nutrisi yang baik untuk pertumbuhan otak anak. Seiring usia perkembangan bayi menuju MPASI, pastikan Bunda juga selalu cermat memilih menu makanan padat nutrisi. Konsultasikan kebutuhan nutrisi si anak dengan dokter ahli jika dibutuhkan

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 0 - 6 bulan

IDAI: Perhatikan Hal-Hal Berikut ini ...

Resep MPASI ada banyak dan unik semua ya, Bund? Namun, sebelum menyiapkan, perhatikan empat faktor...

Perkembangan Bayi 5 Bulan yang Wajib ...

Setelah memasuki bulan kelima, si Kecil akan menunjukkan berbagai milestones atau perubahan...

Menu MPASI Umur 6 Bulan untuk ...

Demi tumbuh kembang bayi yang optimal, Bunda perlu memberikan MPASI saat si Kecil memasuki usia 6...

5 Ciri Bayi Kurang Zat Besi ...

Jangan sepelekan kelima ciri bayi kurang zat besi berikut ini karena kekurangan nutrisi ini dapat...

Tips Tepat Memilih Makanan Bayi ...

Simak ulasan berikut ini mengenai pentingnya zat besi terhadap anak dan tips memilih makanan bayi...

Manfaat dan Dampak Bayi Kekurangan ...

Zat besi bermanfaat untuk menjaga kesehatan, pertumbuhan, serta perkembangan si Kecil. Otomatis,...


Artikel Terpopuler

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Seperti Apa Perkembangan Bayi ...

Baca Selengkapnya >

Bagaimana Tumbuh Kembang Anak 0...

Baca Selengkapnya >

MPASI yang Tepat untuk ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut