Facebook Pixel Code 5 Rekomendasi Menu MPASI untuk Anak 1 Tahun yang Lezat Bergizi

5 Resep MPASI untuk Anak 1 Tahun yang Lezat Bergizi

5 Resep MPASI untuk Anak 1 Tahun yang Lezat Bergizi

 

Seiring bertambahnya usia, asupan gizi bayi akan sedikit berbeda mengingat kebutuhan nutrisi dan energinya yang kian bertambah. Nah, tiba di usia anak yang sekarang sudah genap 12 bulan atau 1 tahun, Bunda bisa menyajikan aneka menu makanan yang semakin beragam untuk membantu memenuhi zat gizi hariannya. 

Terlebih, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak usia 1 tahun sudah bisa beradaptasi dengan menu makanan keluarga. Lantas, apa saja contoh kreasi menu MPASI anak 1 tahun yang bisa disajikan? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel ini, Bun!

Bagaimana Aturan Pemberian MPASI Bayi 12 Bulan?

Di bulan ke-12 ini, bayi membutuhkan tambahan energi dari MPASI sebanyak 550 kilo kalori per hari, Ma. Peningkatan ini wajar terjadi karena semakin si Kecil bertambah besar, ia perlu makan lebih banyak untuk bisa mencukupi kebutuhan gizi dan energinya sehari-hari.

Lalu, seperti apa aturan pemberian MPASI anak 1 tahun? Anak berusia 1 tahun biasanya akan merasa lapar setiap 2-3 jam sekali sehingga Bunda masih bisa menyajikan MPASI jadi sebanyak 3-4 kali dalam sehari dengan takaran per porsinya tiga per empat mangkuk berukuran 250 ml untuk satu kali makan.

Kemudian di antara jadwal makanan utamanya, Bunda bisa memberikan 1-2 kali makanan selingan (snack) dengan tetap rutin memberikan ASI. 

Tekstur MPASI Anak 1 Tahun

Masih menurut IDAI, tekstur makanan anak 1 tahun adalah makanan keluarga yang dihaluskan atau dicincang seperlunya. Ini karena walaupun si Kecil belum dapat mengunyah dengan sempurna, tapi ia sudah lebih dapat beradaptasi dengan segala macam bentuk makanan padat.

Meningkatkan tekstur MPASI dan porsinya di bulan ini bukan hanya untuk bisa mencukupi kebutuhan gizi si Kecil yang makin tinggi, tapi juga untuk melatih keterampilan mulut dan rahangnya untuk mengunyah. 

Namun, hal ini bukan berarti bayi sudah mulai bisa berhenti mendapatkan ASI, ya. Justru Mama tetap perlu melanjutkan pemberian ASI eksklusif hingga setidaknya sampai 2 tahun usia anak sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO) dan IDAI.

Hal yang paling penting Bunda ketahui adalah menyeimbangkan pemberian nutrisi dari ASI dan gizi tambahan dari makanan pendampingnya. 

Oleh karena itu, baik WHO dan IDAI juga merekomendasikan bayi usia 12 bulan untuk mendapat 70% asupan nutrisi dari MPASI dan 30%-nya lagi dari ASI eksklusif. Jangan sampai terbalik ya, Ma, karena si Kecil akan kenyang dengan susu dan tidak mau makan.

Nutrisi Wajib dalam Menu MPASI 1 Tahun

Menginjak usia barunya ini, bayi tetap perlu mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, lho. 

Namun sebelum mengetahui resep MPASI 1 tahun yang bisa dibuat di rumah, ada baiknya Bunda mengenali nutrisi yang wajib terkandung dalam menu MPASI. Berbagai nutrisi berikut sangat penting guna menunjang tumbuh kembang anak agar semakin optimal:

1. Protein

Salah satu nutrisi yang wajib ada dalam menu MPASI anak 1 tahun adalah protein. Protein adalah bagian dari seluruh sel yang ada dalam tubuh manusia. 

Kandungan protein berguna untuk banyak proses yang ada dalam tubuh anak. Menurut studi yang dimuat dalam jurnal Food & Function, manfaat protein dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, serta membantu memperkuat sistem imun tubuh si Kecil. 

Beberapa jenis makanan mengandung protein yang baik dikonsumsi anak 1 tahun, antara lain telur, daging ikan, daging ayam, daging merah, makanan laut, kacang-kacangan, sayuran, biji-bijian, tahu, dan tempe. 

2. Kalsium

Kandungan protein dikenal bermanfaat untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan jaringan otot. Namun, tahukah Bunda kalau kombinasi protein dan kalsium sama-sama mendukung kesehatan dan kekuatan tulang si Kecil? Untuk itu, kalsium juga menjadi nutrisi yang wajib diberikan dalam menu MPASI 1 tahun, Bun.

Agar manfaat kalsium bisa didapat secara maksimal, Bunda juga perlu memastikan si Kecil mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D, ya! Beberapa contoh makanan tinggi vitamin D adalah jamur, kuning telur, dan keju.

Asupan vitamin D dari makanan membantu tubuh si Kecil agar bisa menyerap kalsium dengan lebih optimal. 

3. Zat Besi

Kebutuhan nutrisi yang satu ini harus tercukupi dalam asupan sehari-hari si Kecil. Kenapa begitu? Sebab, zat besi menjadi bagian dari sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Bila anak kekurangan zat besi, si Kecil akan berisiko mengalami anemia yang ditandai dengan gejala lemas, bahkan dapat mengganggu tumbuh kembangnya menjadi tidak optimal, Bun.

Maka itu, Bunda wajib memberikan si Kecil makanan mengandung zat besi yang cukup lewat resep MPASI di usia 1 tahun. Misalnya, dengan memberikan daging sapi, hati ayam, dan sayur-sayuran berwarna hijau.

Baca Juga: Tips Memilih Makanan Bayi dengan Kandungan Tinggi Zat Besi

4. DHA

Ada berbagai macam jenis dari asam lemak omega-3, salah satunya adalah DHA. Fungsi DHA mampu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kemampuan otak anak, serta menjaga kesehatan mata si Kecil. 

Bahkan, ada semakin banyak bukti bahwa kekurangan asam lemak omega-3 dapat memiliki efek buruk pada perkembangan otak dan perkembangan sarafnya, sehingga berdampak pada kemampuannya untuk belajar dan berfungsi secara sosial.

Untuk itu, pastikan menu MPASI anak 1 tahun mengandung DHA ya, Bun!

5. Karbohidrat 

Jangan lupa, Bun, nutrisi MPASI juga harus mengandung karbohidrat, ya! Ini berfungsi sebagai sumber energi, nutrisi, dan serat yang baik untuk si Kecil.

Ada dua jenis karbohidrat yang terkandung di dalam makanan, Bun, yaitu karbohidrat kompleks dan sederhana. 

Karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat yang cenderung lebih sulit dicerna dan membuat anak Bunda lebih lama kenyang. Beberapa contoh makanan berkarbohidrat kompleks, yaitu roti, pasta, kentang, ubi, jagung, dan singkong. 

Sementara itu, karbohidrat sederhana atau yang biasa kita kenal dengan gula, bisa ditemukan pada gula putih, susu, buah-buahan, hingga permen. 

6. Lemak

Selain nutrisi yang telah disebutkan di atas, Bunda juga perlu menambahkan asupan lemak dalam menu MPASI anak 1 tahun. Namun, perhatikan juga apakah itu lemak sehat atau tidak, ya.

Lemak berfungsi sebagai energi, membuat tubuh tetap hangat, melindungi organ vital dalam tubuh, serta membantu menyerap sejumlah asupan vitamin. Asupan lemak bisa Bunda temukan dalam sejumlah produk hewani (daging dan susu) dan kacang-kacangan. 

Selain untuk mendukung tumbuh kembangnya, MPASI bayi 1 tahun yang sesuai serta memenuhi asupan nutrisi di atas juga dapat memberikan anak energi untuk aktif bersosialisasi setiap harinya. 

Nah, supaya tahu apakah kebutuhan gizi tersebut sudah tercukupi dengan baik atau belum, Bunda bisa gunakan Kalkulator Nutrisi untuk mengukur berapa kandungan nutrisi yang terkandung dalam satu porsi MPASI si Kecil.

Baca Juga: Mengapa si Kecil Butuh MPASI yang Bernutrisi?

Rekomendasi Menu MPASI untuk Anak 1 Tahun 

Bunda mungkin sedang mencari inspirasi menu MPASI bayi 1 tahun yang baru agar si Kecil tidak cepat bosan. Nah, jangan khawatir!

Berikut adalah variasi menu MPASI 1 tahun yang bisa Bunda coba buat dan berikan kepada buah hati, baik untuk sarapan, makan siang, atau makan malam!

1. Tim Kentang Daging Giling

Selain menggunakan bahan dasar nasi putih, Bunda juga bisa membuat menu tim dari sumber karbohidrat lain seperti kentang. Agar lebih bernutrisi, Bunda bisa mengkreasikan bahan kentang ini dengan daging sapi. Yuk, simak resep lengkapnya di bawah ini!

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1 buah kentang.

  • 100 gram daging sapi cincang.

  • 1 batang daun bawang, iris tipis-tipis.

  • 5 batang daun seledri, iris tipis-tipis.

  • 1 sendok makan margarin.

  • ¼ sendok teh garam.

  • ¼ sendok teh gula pasir.

  • Air secukupnya.

Cara membuat MPASI tim kentang daging giling:

  1. Pertama-tama, Bunda perlu mencuci kentang terlebih dahulu. Cuci bersih kentang tanpa harus mengupas kulitnya.

  2. Selanjutnya, serut atau kupas kulit kentang sampai bersih. Rendam kentang yang sudah diserut ke dalam wadah berisi larutan air garam.

  3. Panaskan margarin di atas wajan atau penggorengan. Kemudian, tumis daun bawang, seledri, dan daging giling. Masak sampai berubah warna.

  4. Bila sudah berubah warna, masukkan kentang dan air.

  5. Masak dengan api kecil sampai kentang mulai matang.

  6. Tambahkan garam dan gula pasir ke dalamnya. Aduk sampai merata.

  7. Kukus sampai airnya terserap habis.

  8. Sajikan dalam mangkuk, tim kentang daging giling siap disantap deh, Bun!

2. Tim Kentang Tenggiri Wortel

Selain daging sapi, Bunda bisa mengkreasikan ikan tenggiri sebagai sumber protein lainnya dalam olahan menu makanan tim. Agar asupan gizi si Kecil semakin lengkap, tambahkan aneka bahan makanan lain, seperti wortel, bayam, dan tahu. Berikut resep lengkapnya.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 100 gram kentang, parut terlebih dahulu.

  • ½ buah wortel, parut kasar.

  • 2 sendok makan daging tenggiri cincang.

  • 5-6 lembar daun bayam, iris kecil-kecil.

  • 100 ml kaldu ikan.

  • 1 potong tahu, potong dadu.

Cara membuat MPASI tim kentang tenggiri wortel:

  1. Campurkan kentang yang sudah diparut, daging ikan tenggiri, daun bayam, wortel, dan tahu ke dalam panci. Aduk merata.

  2. Kemudian, tambahkan kaldu ikan ke dalamnya.

  3. Kukus semua bahan tersebut hingga matang.

  4. Tim kentang tenggiri wortel siap disajikan. Mudah bukan untuk membuatnya?

3. Nasi Tim Ikan Kakap

Memiliki tekstur yang lembut, nasi tim ikan kakap bisa menjadi pilihan favorit banyak kalangan. Selain itu, sajian yang satu ini pun memiliki cita rasa yang nikmat. Dalam satu porsi nasi tim ada berbagai macam bahan mulai dari daging ikan kakap, tempe, jagung manis, wortel, hingga tomat yang sangat bermanfaat bagi si Kecil.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 40 gram wortel, parut terlebih dahulu.

  • 2 bonggol jagung manis.

  • 40 gram daging ikan kakap, cincang halus.

  • 30 gram nasi putih. 

  • 40 gram tempe kukus, hancurkan.

  • 200 ml kaldu ayam. 

  • 1 buah tomat, buang biji dan kulitnya kemudian iris tipis-tipis.

  • ½ sendok teh gula pasir.

  • ¼ sdt garam. 

Cara membuat MPASI nasi tim ikan kakap:

  1. Pertama, rebus jagung manis terlebih dahulu. Pipil jagung dan haluskan dengan cara ditumbuk.

  2. Jika sudah, dalam sebuah wadah segera campurkan jagung pipil, daging ikan kakap, tempe, nasi, wortel parut, garam, gula, dan air kaldu.

  3. Kemudian, bagi menjadi 2-3 di mangkuk kecil tahan panas, kukus selama 30 menit sampai matang.

  4. Nasi tim jagung ikan kakap siap dihidangkan sebagai menu MPASI anak hari ini!

4. Nasi Tim Ubi Ayam Giling

Kalau anak sedang tidak ingin makan nasi, Bunda juga bisa memberikan MPASI dari sumber karbohidrat lainnya, seperti ubi yang dikombinasikan bersama daging ayam. 

Bahan yang dibutuhkan:

  • 20 gram beras, rendam dalam air semalaman.

  • 2 sendok makan daging ayam giling.

  • ½ buah bawang bombay, cincang halus.

  • ¼ keju cheddar parut. 

  • 1 buah tomat, buang biji dan kulitnya, kemudian potong kecil-kecil..

  • ½ buah ubi putih, rebus terlebih dahulu dan haluskan.

  • 1 buah kuning telur.

  • 1 lembar daun salam.

  • 2 lembar sawi hijau.

  • Margarin secukupnya. 

Cara membuat MPASI nasi tim ubi ayam giling:

  1. Pertama, cuci beras hingga bersih. Kemudian, masak beras, daging ayam, dan daun salam bersamaan dengan air rendaman beras dalam sebuah panci hingga airnya menyusut.

  2. Masukkan ubi yang sudah dihaluskan dan juga daging tomat, lalu aduk rata.

  3. Tambahkan bawang bombay dan kuning telur. Aduk merata lagi.

  4. Siapkan wadah atau mangkuk tahan panas dan olesi dengan margarin.

  5. Masukkan campuran beras dan daging, kemudian tambahkan irisan sawi dan parutan keju.

  6. Kukus seluruh bahan selama kurang lebih 30 menit.

  7. Keluarkan nasi tim dari cetakan, menu mpasi 1 tahun siap disajikan untuk si Kecil.

5. Tim Labu Ikan

Tekstur labu kuning yang lembut sangat cocok digunakan sebagai menu MPASI 1 tahun. Yuk, olah labu kuning menjadi menu tim bersama dengan bahan makanan lain, seperti bayam dan daging ikan tenggiri. 

Bahan yang dibutuhkan:

  • ¼ buah labu kuning, cincang terlebih dahulu.

  • 5 lembar bayam, iris tipis-tipis.

  • 1 lembar daun jeruk.

  • 100 ml kaldu ayam.

  • ½ buah bawang bombay, cincang halus.

  • 2 sendok makan daging ikan tenggiri yang sudah dicincang.

  • Margarin secukupnya.

Cara membuat MPASI tim labu ikan:

  1. Oleskan margarin dan letakkan daun jeruk di dasar mangkuk atau wadah tahan panas.

  2. Susun di atasnya dengan urutan labu kuning, bayam, ikan tenggiri giling, dan bawang bombay.

  3. Tambahkan air kaldu, kemudian kukus hingga matang

  4. Jika sudah matang, keluarkan tim dari cetakan. Tim labu ikan siap disajikan, Bun.

Baca Juga: Resep Menu Makanan Anak 1 Tahun yang Susah Makan

Selain dari menu MPASI, Bunda juga bisa lengkapi kebutuhan gizi anak usia 1 tahun ke atas dengan memberikan susu pertumbuhan terfortifikasi, seperti SGM Eksplor 1+.

Susu SGM Eksplor 1+ adalah satu-satunya susu pertumbuhan dengan IronC™, yaitu kombinasi unik Zat Besi & Vitamin C untuk dengan perbandingan 1:2 yang dapat memaksimalkan penyerapan nutrisi hingga 2x lipat.

Dilengkapi juga dengan DHA, Minyak Ikan, Omega 3&6 serta nutrisi penting lainnya, bantu si Kecil tumbuh maksimal jadi generasi maju yang berpikir cepat dan berani. ​

Masih butuh rekomendasi resep menu makanan untuk anak? Yuk, daftar di Klub Generasi Maju, Bun, supaya bisa terus update dengan resep-resep lezat dan artikel terbaru seputar tumbuh kembang anak. Bunda juga bisa dapatkan banyak penawaran dan promo menarik seputar susu SGM, lho!

Referensi tambahan:

  1. Brazier, Y. (2020, November 25). How much protein does a person need? Medicalnewstoday.com; Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/196279
  2. Newman, T. (2020, January 28). Benefits and sources of calcium. Medicalnewstoday.com; Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/248958#_noHeaderPrefixedContent
  3. IDAI | Memberi Makan pada Bayi: Kapan, Apa, dan Bagaimana? (2016). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memberi-makan-pada-bayi-kapan-apa-dan-bagaimana
  4. Franziska Spritzler. (2020, January 27). 12 Healthy Foods That Are High in Iron. Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/healthy-iron-rich-foods
  5. McCulloch, M. (2018, September 23). 12 Health Benefits of DHA (Docosahexaenoic Acid). Healthline; Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/dha-benefits
  6. IDAI | Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). (2018). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi
  7. Learning About Carbohydrates (for Kids) - Nemours KidsHealth. (2017). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/kids/carb.html
  8. Bazer, F. W. (2016). Dietary protein intake and human health. 7(3), 1251–1265. https://doi.org/10.1039/c5fo01530h
  9. MyPlate Food Guide (for Parents) - Nemours KidsHealth. (2022). Kidshealth.org. https://kidshealth.org/en/parents/myplate.html
  10. A, K., & E, D. (2018). Omega-3/6 Fatty Acids and Learning in Children and Young People: A Review of Randomised Controlled Trials Published in the Last 5 Years. Journal of Nutrition & Food Sciences, 08(02). https://doi.org/10.4172/2155-9600.1000670
  11. IDAI | Nutrisi pada Bayi dan Batita di Era New Normal Pandemi Covid 19. (2020). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/nutrisi-pada-bayi-dan-batita-di-era-new-normal-pandemi-covid-19

Artikel Terpopuler

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut