Facebook Pixel Code 12 Obat Pilek Anak yang Alami dan Ampuh

12 Obat Pilek Anak Alami yang Mudah Ditemukan di Rumah

12 Obat Pilek Anak Alami yang Mudah Ditemukan di Rumah

 

Ada beragam obat pilek anak alami yang bisa Bunda berikan untuk si Kecil sebelum terburu-buru beli obat di apotek. Sebut saja contohnya teh jahe madu hangat yang bisa bantu legakan saluran napasnya. 

Ingin tahu apa lagi pilihannya? Temukan daftarnya di bawah ini, ya!

Obat Pilek Anak Alami Paling Ampuh

Pilek merupakan penyakit yang sangat sering diderita oleh anak-anak. Anak bisa terserang pilek sebanyak 6-8 kali dalam satu tahun karena sistem kekebalan tubuhnya belum terbentuk secara sempurna. Maka itu, anak-anak memang cenderung lebih rentan jatuh sakit.  

Akan tetapi, tahukah Bunda kalau sebenarnya tidak ada obat bebas (non resep) di apotek yang direkomendasikan untuk menyembuhkan pilek pada anak-anak? 

Oleh karena itu, menggunakan bahan-bahan alami dan tradisional masih pilihan yang lebih aman untuk mengobati pilek pada anak.

Berikut beberapa rekomendasi obat pilek anak alami yang ampuh digunakan untuk anak:

1. Air Putih Hangat

Jaga tubuh anak agar tetap terhidrasi dan memiliki cairan tubuh yang sesuai dengan memberikan air putih hangat. Ketika tubuh anak terhidrasi, lendir-lendir membandel yang membuat hidung tersumbat dan tenggorokan gatal akan lebih mudah dikeluarkan dari tubuh. 

Lalu, kenapa harus air putih hangat? Selain efektif untuk mengencerkan lendir yang menyumbat hidung, suhu hangatnya efektif untuk memberi efek menenangkan pada area dada dan tenggorokan yang membuat si Kecil jadi nyaman.

Baca juga: Gejala Alergi Pernapasan

2. Air Lemon Hangat

Buah lemon merupakan salah satu obat alami yang dapat Bunda berikan kepada si Kecil untuk meringankan gejala pilek. Kandungan vitamin C pada lemon juga dapat membantu mengencerkan lendir sekaligus memperkuat sistem imun sehingga si Kecil bisa lebih cepat sembuh dari pilek. 

Untuk mendapatkan manfaat dari buah lemon ini, Bunda dapat membuatnya menjadi minuman hangat yang nikmat. 

Caranya, campur satu sendok teh air hasil perasan lemon ke dalam satu gelas air putih hangat. Jika si Kecil tidak menyukai rasanya yang asam, Bunda dapat menambahkan dua sendok teh madu. Air lemon hangat akan meluruhkan ingus di hidung dan dahak yang menempel di tenggorokan. 

3. Jahe

Bunda pasti memiliki bumbu dapur satu ini di rumah, kan? Nah selain digunakan untuk menyedapkan masakan, jahe juga sudah lama terkenal sebagai obat pilek anak alami.

Jahe mengandung zat bernama gingerol yang mampu meredakan peradangan leher dan peradangan pada saluran pernapasan. 

Selain itu, jahe juga mampu memberikan sensasi hangat di leher dan tubuh si Kecil yang akan membantu melegakan hidung tersumbat dan tenggorokan yang gatal. 

Bunda bisa berikan jahe untuk melegakan pernapasan anak dengan mengolahnya terlebih dulu menjadi air jahe hangat. Untuk membuatnya, potong tipis-tipis jahe berukuran kira-kira dua ruas jari, kemudian seduh di dalam air mendidih selama 10-15 menit.

Diamkan sebentar di suhu ruang sampai hangat, lalu tuang ke dalam gelas dan tambahkan 2 sdt madu dan 1 sdt perasan lemon.

Teh jahe madu lemon siap dinikmati oleh si Kecil!

4. Madu

Ada banyak manfaat madu untuk anak, termasuk untuk meredakan gejala pilek si Kecil. Ternyata, Bun, satu sendok madu dapat merangsang kerja sistem imun untuk memproduksi antibodi yang melawan infeksi penyebab peradangan pada rongga hidung.

Bunda dapat memberikan madu secara langsung sebanyak satu sendok makan sebelum tidur, mengoleskannya pada roti, atau mencampurnya dengan segelas air putih atau teh hangat.

Namun perlu diingat ya Bun, madu tidak boleh diberikan pada anak yang berusia di bawah 1 tahun. Di dalam madu (baik yang sudah dipasteurisasi dan tidak) kadang terdapat spora Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan infeksi botulisme.

Anak-anak di bawah 1 tahun belum memiliki kekebalan tubuh yang kuat sehingga bakteri dari spora ini dapat tumbuh dan menghasilkan racun yang membahayakan kesehatannya.

5. Bunga Lawang

Bunga lawang atau star anise tidak hanya wangi dan memberikan rasa manis pedas yang khas pada masakan lho, Bun. Bumbu dapur satu ini juga bisa dijadikan teh herbal untuk meredakan batuk dan pilek si Kecil. 

Sebab, bunga lawang mengandung zat bernama shikimic acid yang berperan sebagai antivirus dan antiradang yang mampu meredakan peradangan di hidung akibat virus penyebab pilek. 

Untuk membuat tehnya, Bunda dapat menyeduh 1-2 biji bunga lawang kering yang sudah dicuci bersih dalam satu gelas air panas. Seduh selama 3-4 menit, kemudian keluarkan bijinya.

Masukkan 2 sdt madu untuk menambah rasa manis alami sekaligus memperkuat manfaatnya. Berikan pada si Kecil dalam kondisi hangat, ya, Bun. 

Selain dijadikan teh herbal, obat pilek anak alami ini juga dapat dicampur ke dalam segelas susu hangat dengan taburan bubuk kayu manis.

Baca Juga: Mengatasi Hidung Tersumbat karena Cuaca Dingin 

6. Teh Hijau

Teh hijau merupakan minuman yang kaya akan zat bernama katekin. Menurut penelitian yang diterbitkan pada tahun 2018, katekin berperan besar untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi virus, termasuk virus penyebab pilek.

Cara yang paling efektif untuk menggunakan teh hijau sebagai obat alami melawan pilek adalah dengan gargling atau berkumur-kumur di tenggorokan. Buat anak-anak, gargling mungkin masih cukup sulit untuk dilakukan. Jadi, Bunda bisa praktekkan bersama-sama, ya! 

Caranya, teguk teh hijau dan tahan di dalam mulut agar tidak tertelan. Beri tahu si Kecil juga supaya ia tidak ikut menelannya. Selanjutnya, tengadahkan kepala sedikit menghadap langit-langit dan tahan cairan di tenggorokan menggunakan pangkal lidah.

Kumur-kumur selama kurang lebih 30 detik. Setelah 30 detik, minta anak membuang air teh yang digunakan untuk gargling ya, Bun. Jangan ditelan.

Kalau si Kecil masih kesusahan untuk gargling, tidak apa, kok, untuk minum teh hijau hangat-hangat. Supaya si Kecil suka minum teh, coba tambahkan sedikit madu agar rasanya manis.

7. Peppermint

Untuk meredakan gejala pilek anak dengan peppermint, ada dua hal yang dapat Bunda lakukan. Pertama, Bunda dapat memberikan segelas air seduhan daun peppermint hangat untuk si Kecil minum, seperti cara-cara di atas.  

Kedua, Bunda dapat membuat aromaterapi rumahan dengan mencampurkan 7-8 tetes minyak esensial peppermint ke dalam satu wadah mangkuk air panas seperti baskom. Tudungkan handuk di kepala si Kecil dan minta ia untuk menghirup uap air tersebut selama beberapa menit agar hidungnya yang tersumbat terasa lega. 

Peppermint sebagai obat pilek anak alami, mampu melegakan tenggorokan yang gatal dan hidung yang tersumbat karena memiliki kandungan menthol yang memberikan sensasi dingin semriwing. 

Namun perlu diingat ya Bun, essential oil peppermint tidak boleh diberikan pada anak dengan usia kurang dari 2,5 tahun karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kejang. 

Jangan lupa terus temani dan awasi si Kecil saat melakukan terapi ini ya, Bun. Jangan sampai si Kecil menundukkan kepala terlalu dekat dengan wadah mangkuk karena dapat menyebabkan kulitnya terbakar akibat uap yang panas. 

8. Yogurt Dingin

Selain memiliki rasa asam manis yang segar dan pasti disukai anak-anak, ternyata tekstur yogurt yang lembut dapat menenangkan tenggorokan si Kecil yang mengalami peradangan karena pilek. 

Selain itu, kandungan bakteri baik bernama probiotik di dalam yogurt ternyata dapat secara efektif melawan pilek dan berbagai infeksi saluran pernapasan dengan cara memperkuat daya tahan tubuh si Kecil.

9. Sup Kaldu Hangat

Saat sedang tidak enak badan, Bunda pasti ingin makan sesuatu yang berkuah hangat, kan, untuk melegakan pernapasan? 

Begitu pula dengan si Kecil, Bun. Sup dengan kaldu gurih dari daging yang direbus lama dapat membantu mengencerkan lendir yang ada di dalam hidung dan tenggorokan si Kecil saat sedang pilek. 

Nutrisi yang terkandung di dalam sup daging, terutama protein, juga akan membantu tubuh pulih dengan lebih baik. 

10. Pasang Humidifier 

Ketika terserang pilek, Bunda dapat menyalakan humidifier (pelembab ruangan) selama si Kecil tidur untuk melembabkan udara di dalam kamar. Udara yang lembab akan melegakan hidung yang tersumbat. Sedangkan udara kamar yang kering akan membuat lendir lebih tebal.

Cara satu ini juga aman untuk mengurangi gejala pilek pada bayi ya, Bun. Hanya saja, Bunda perlu memastikan untuk selalu mengganti airnya dan membersihkan humidifier secara berkala agar uap tidak terkontaminasi jamur dan bakteri. 

Baca Juga: Bedanya Antara Nebulizer dan Inhaler untuk Melegakan Pernapasan

11. Obat Semprot Hidung (Nasal Spray)

Nasal spray adalah obat semprot yang terbuat dari air garam steril (saline) untuk meredakan hidung tersumbat. Obat semprot ini bekerja dengan cara mengencerkan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan oleh si Kecil. 

Selain itu, saline nasal spray juga akan menjaga saluran hidung tetap lembab. Saluran hidung yang lembap akan mencegah risiko iritasi yang sering terjadi ketika anak terlalu sering mendengus untuk mengeluarkan ingus. 

Bunda dapat membuat saline nasal spray sendiri dari bahan obat pilek anak alami yang mudah ditemukan di rumah, yaitu garam dan baking soda. Jadi, Bunda bisa melarutkan ½ sdt garam tanpa yodium dan ¼ sdt baking soda ke dalam satu gelas air matang hangat.

Ingat ya Bun, air harus dijaga agar tetap steril dengan merebusnya hingga mendidih terlebih dahulu atau menggunakan air yang telah disuling.

Cara menggunakannya mudah. Bunda tinggal teteskan cairan saline sebanyak 2 kali di setiap lubang hidung menggunakan pipet karet. Supaya lebih mudah, Bunda dapat meletakkan handuk yang digulung di bawah bahu anak sehingga posisi kepalanya agak menengadah ke  atas untuk memastikan tetesannya masuk ke rongga hidung.

Kemudian, gunakan alat penyedot ingus segera sesudahnya untuk menarik keluar lendir dan cairan saline. Hindari menyedot ingus menggunakan mulut Bunda, ya, karena hal tersebut akan meningkatkan risiko infeksi pada anak.

Utamakan menggunakannya pada malam hari agar si Kecil bisa tidur nyenyak. Gunakan tetesan air saline maksimal 4 kali dalam sehari.  

12. Balsem Pelega Pernapasan

Mengoleskan balsem yang mengandung vapor rub merupakan salah satu cara untuk mengatasi pilek. Oleskan vapor rub pada dada, punggung, atau telapak kaki si Kecil. 

Pastikan Bunda tidak mengoleskannya langsung pada lubang hidung atau area yang terlalu dekat dengan wajah karena bisa menyebabkan iritasi kulit, iritasi mata, dan ada risiko tertelan. 

Konsultasikan dulu dengan dokter ya untuk memastikan balsem apa yang aman untuk anak-anak.

Selain 12 cara dan obat pilek anak alami di atas, kunci utama supaya si Kecil lebih cepat sembuh dari pilek adalah istirahat yang cukup. Jadi, Bunda harus membiarkan anak tidur lebih lama.

Untuk membuat badan si Kecil lebih rileks sehingga tidurnya lebih nyenyak, Bunda dapat memandikannya dengan air hangat sebelum tidur. Mandi air hangat juga dapat membantu lendir lebih mudah keluar dan mengatasi demam pada anak.

Kapan Harus ke Dokter saat Anak Pilek?

Semoga dengan mengetahui berbagai tips dan cara mengobati pilek secara alami di atas, si Kecil akan cepat sembuh dan kembali aktif seperti sedia kala, ya, Bun!

Kemudian meski pilek sangat umum terjadi pada bayi dan anak-anak, Bunda perlu waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter apabila si Kecil menunjukkan gejala berikut ini, ya:

  • Demam berlangsung lebih dari dua hari.

  • Mata si Kecil berair atau muncul kotoran mata.

  • Pileknya semakin parah dan diiringi dengan napas cepat dengan bunyi mengi.

  • Perubahan drastis terhadap pola makan atau pola tidur.

  • Sering mengantuk atau rewel. 

  • Pilek tidak membaik setelah 7-10 hari.

Terkadang, gejala pilek disertai dengan batuk. Jika si Kecil juga mengalami batuk, Bunda juga bisa menggunakan bahan alami untuk atasi batuk pada anak. Namun, jangan lupa untuk tetap konsultasi ke dokter dulu sebelum memberikan obat batuk alami pada anak, ya!

Baca Juga: Kenali Penyebab Anak Pilek Terus Menerus

Cara Mencegah Pilek pada Anak

Seperti yang Bunda tahu, pilek memang penyakit yang sangat mudah kembali menyerang tubuh, terlebih bagi anak dan bayi yang daya tahan tubuhnya masih dalam masa perkembangan. 

Meskipun ada obat pilek anak alami yang mudah ditemukan di rumah, ada baiknya Bunda menjaga imun si Kecil agar tidak mudah sakit. 

Untuk mencegah pilek bandel agar tidak kembali lagi, Bunda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Ajak anak untuk rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah keluar rumah, akan makan, setelah bersin, dan setelah batuk.

  • Berikan makanan bergizi pada si Kecil.

  • Hindari mencium anak ketika Ayah dan Bunda sedang sakit.

  • Hindarkan si Kecil dari orang yang sedang sakit. Tolak dengan sopan jika ada orang yang sedang sakit tapi ingin mencium atau menggendong si Kecil.

  • Hindari tempat yang terlalu ramai.

  • Memakaikan masker di tempat ramai.

  • Hindari berbagi alat makan dengan orang lain. 

  • Hindari asap rokok.

  • Mengajari anak untuk menutup mulut saat batuk dan bersin menggunakan tissue atau siku, bukan telapak tangan.

Jangan lupa juga untuk mendaftarkan diri di Klub Generasi Maju supaya Bunda bisa mendapatkan lebih banyak informasi penting soal cara pengasuhan anak dan tips-tips menjaga kesehatan si Kecil di rumah. Gratis lho Bun!

Referensi: 

  1. Superadmin. “Unit Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.” Kemkes.go.id, 2022, upk.kemkes.go.id/new/mengenal-perbedaan-antara-flu-dan-pilek. Accessed 03 Jan. 2023.

  2. “Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.” Kemkes.go.id, 2022, yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1063/penanganan-flu-pada-balita. Accessed 03 Jan. 2023.

  3. “Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.” Kemkes.go.id, 2022, yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1959/terapi-yang-aman-saat-anak-batuk-pilek. Accessed 03 Jan. 2023.

  4. “Default - Stanford Medicine Children’s Health.” Stanfordchildrens.org, 2019, www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=upper-respiratory-infection-uri-or-common-cold-90-P02966. Accessed 03 Jan. 2023.

  5. “Cold Remedies: What Works, What Doesn’t.” Mayo Clinic, 2022, www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/in-depth/cold-remedies/art-20046403#:~:text=Sip%20warm%20liquids.,congestion%20by%20increasing%20mucus%20flow.. Accessed 03 Jan. 2023.

  6. https://www.facebook.com/WebMD. “Treating Colds in Children.” WebMD, WebMD, 27 Sept. 2011, www.webmd.com/first-aid/treating-colds-in-children. Accessed 03 Jan. 2023.

  7. “Coughs and Colds: Medicines or Home Remedies?” HealthyChildren.org, 2022, www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/chest-lungs/Pages/Coughs-and-Colds-Medicines-or-Home-Remedies.aspx. Accessed 03 Jan. 2023.

  8. “Colds (0-12 Months).” Seattle Children’s Hospital, 2022, www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/colds-0-12-months/. Accessed 9 Dec. 2022.

  9. “Common Cold in Babies - Diagnosis and Treatment - Mayo Clinic.” Mayoclinic.org, 2021, www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold-in-babies/diagnosis-treatment/drc-20351657. Accessed 03 Jan. 2023.

  10. https://www.facebook.com/WebMD. “What to Drink When You Have a Cold.” WebMD, 2022, symptoms.webmd.com/cold-flu-map/how-to-stay-hydrated-when-youre-sick. Accessed 03 Jan. 2023.

  11. Mao, Qian-Qian, et al. “Bioactive Compounds and Bioactivities of Ginger (Zingiber Officinale Roscoe).” Foods, vol. 8, no. 6, 30 May 2019, p. 185, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6616534/, 10.3390/foods8060185. Accessed 03 Jan. 2023.

  12. Samarghandian, Saeed, et al. “Honey and Health: A Review of Recent Clinical Research.” Pharmacognosy Research, vol. 9, no. 2, 2017, pp. 121–127, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5424551/, 10.4103/0974-8490.204647. Accessed 03 Jan. 2023.

  13. Tabinda Boota, et al. “Star Anise: A Review on Benefits, Biological Activities and Potential Uses.” ResearchGate, unknown, 2018, www.researchgate.net/publication/336825719_Star_Anise_A_review_on_benefits_biological_activities_and_potential_uses. Accessed 03 Jan. 2023.

  14. “Peppermint Oil.” NCCIH, NCCIH, 2019, www.nccih.nih.gov/health/peppermint-oil. Accessed 03 Jan. 2023.

  15. Blair, Cameron. “Are Essential Oils Safe for Children?” Hopkinsallchildrens.org, Johns Hopkins All Children’s Hospital, 7 Jan. 2020, www.hopkinsallchildrens.org/ACH-News/General-News/Are-Essential-Oils-Safe-for-Children. Accessed 03 Jan. 2023.

  16. ‌Zhang, Hong, et al. “Prospective Study of Probiotic Supplementation Results in Immune Stimulation and Improvement of Upper Respiratory Infection Rate.” Synthetic and Systems Biotechnology, vol. 3, no. 2, June 2018, pp. 113–120, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5995450/, 10.1016/j.synbio.2018.03.001. Accessed 03 Jan. 2023.

  17. Furushima, Daisuke, et al. “Effect of Tea Catechins on Influenza Infection and the Common Cold with a Focus on Epidemiological/Clinical Studies.” Molecules, vol. 23, no. 7, 20 July 2018, p. 1795, www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6100025/, 10.3390/molecules23071795. Accessed 03 Jan. 2023.

  18. Mustela USA. “13 Ways to Help Your Congested Baby Breathe.” Mustela USA, Mustela USA, 2022, www.mustelausa.com/blogs/mustela-mag/13-ways-to-help-your-congested-baby-breathe. Accessed 03 Jan. 2023.

  19. Godman, Heidi. “How to Treat Your Baby’s Stuffy Nose.” WebMD, WebMD, 11 May 2016, www.webmd.com/children/features/help-child-stuffy-nose. Accessed 9 Dec. 2022.

  20. WebMD Editorial Contributors. “Is It Safe to Use Vapor Rub on a Baby?” WebMD, WebMD, 5 Mar. 2021, www.webmd.com/baby/is-it-safe-to-use-vapor-rub-on-a-baby. Accessed 9 Dec. 2022.

  21. “Coughs and Colds in Children.” Healthdirect.gov.au, Healthdirect Australia, Aug. 2022, www.healthdirect.gov.au/coughs-and-colds-in-children#prevent. Accessed 03 Jan. 2023.

  22. “Colds (for Parents) - Nemours KidsHealth.” Kidshealth.org, 2020, kidshealth.org/en/parents/cold.html. Accessed 03 Jan. 2023.

Artikel Terpopuler

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut