Facebook Pixel Code Manfaat Positif dari Rutin Konsumsi Vitamin C untuk Anak

Manfaat Rutin Mengonsumsi Vitamin C untuk Anak

Manfaat Rutin Mengonsumsi Vitamin C untuk Anak

Manfaat Rutin Mengonsumsi Vitamin C untuk Anak

Memelihara daya tahan tubuh si Kecil dapat didukung dari asupan hariannya. Dengan memastikan kebutuhan nutrisinya, anak menghimpun bekal bagi sistem imun dalam memerangi penyakit. Dari beragam asupan, Bunda juga perlu memperhatikan kebutuhan vitamin C anak agar tercukupi. Yuk, cari tahu apa saja manfaat vitamin C untuk anak!

Berbagai manfaat vitamin C untuk anak

Kesehatan anak dapat terlindungi dengan pemenuhan nutrisi yang baik. Perlindungan ini bisa diperoleh melalui vitamin C. Pasti Bunda sering mendengar bahwa vitamin C memberikan manfaat untuk anak agar ia tidak gampang sakit flu atau batuk.

Nyatanya, manfaat vitamin C lebih dari itu, lho. Ada beragam kebaikan vitamin C yang bisa anak dapatkan jika diberikan secara rutin. 

1. Menjaga daya tahan tubuh

Manfaat utama vitamin C untuk anak adalah menjaga daya tahan tubuhnya. Kecukupan vitamin C bantu anak tetap sehat dan tidak mudah sakit. 

Disebutkan dalam jurnal Nutrients tahun 2017, vitamin C bekerja mendorong sistem imun untuk bekerja lebih aktif dalam melawan infeksi penyakit. Vitamin C menstimulasi sel imun dalam mematikan kuman yang masuk dan meredam bila terjadi peradangan.

Dengan begitu, vitamin C membantu tubuh si Kecil melawan beragam penyakit, khususnya penyakit yang menyerang sistem pernapasan seperti flu dan batuk. 

2. Mendukung pertumbuhan tulang

Tidak hanya kalsium saja, ulasan pada Cleveland Clinic dan American Bone Health mengatakan, vitamin C memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi anak. Kecukupan vitamin C mendukung pertumbuhan dan penguatan tulang.

Pada jangka panjang, asupan ini dapat membantu tulang untuk membentuk kepadatan yang optimal saat anak bertumbuh dewasa. Kesehatan tulang yang terpelihara juga membuat anak dapat berkegiatan secara fisik dengan mandiri.

3. Memelihara kesehatan kulit

Mungkin ada kalanya, si Kecil terlalu asyik bermain sehingga kulitnya terluka. Kejadian ini sering terjadi. Kulitnya bisa cepat sembuh ketika ia mendapatkan asupan vitamin C yang cukup.

Vitamin C erat kaitannya dengan kesehatan kulit anak maupun dewasa. Kandungan antioksidan di dalamnya memberi manfaat untuk menjaga kesehatan kulit anak. Vitamin C berperan menstimulasi produksi kolagen, yakni protein penting dalam pembentukan kulit dan tulang, serta menjaganya agar tetap sehat.

Kolagen juga berperan dalam memperbaiki dan menyembuhkan jaringan kulit yang rusak. Sehingga kulit si Kecil yang luka bisa segera sembuh.

4. Bantu penyerapan zat besi

Vitamin C juga memiliki manfaat untuk membantu penyerapan zat besi pada tubuh anak. Zat besi merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan anak dalam masa tumbuh kembangnya dalam mendukung produksi sel darah merah dan pembentukan tulang.

Kurangnya vitamin C mengakibatkan penyerapan zat besi pun tidak optimal. Akibat jangka panjangnya adalah anak bisa mengalami anemia dan pertumbuhannya jadi terganggu. Maka itu, Bunda perlu pastikan anak mendapatkan asupan vitamin C yang cukup setiap harinya.

5. Menjaga kesehatan sistem saraf

Sistem saraf merupakan media tubuh untuk berkomunikasi satu sama lain. Anak dapat menggerakkan tubuhnya, seperti berbicara, bermain, berjalan, dan berpikir, berkat sistem saraf yang sehat.

Di sini, vitamin C memberikan manfaat yang baik dalam merawat kesehatan sistem saraf anak. Sistem saraf yang sehat memampukan otak mengirimkan pesan ke organ anak. Sehingga organ-organnya dapat bekerja normal, terutama di masa tumbuh kembangnya.

6. Tangkal radikal bebas

Kandungan antioksidan di dalam vitamin C dapat melindungi si Kecil dari bahaya radikal bebas. Radikal bebas biasanya terbang bersama polusi udara dan dapat meningkatkan kerusakan sel yang berdampak pada peningkatan risiko penyakit (kardiovaskular, kanker, dan lainnya) dan peradangan.

Sifat antioksidan pada vitamin C memberi manfaat pencegahan kerusakan sel dan perlindungan tubuh untuk kesehatan anak.

Sumber terbaik vitamin C untuk si Kecil

Manfaat vitamin C untuk anak begitu penting di masa pertumbuhan dan perkembangan. Pemberian vitamin C perlu dilakukan secara rutin, tetapi tidak berlebihan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan kecukupan vitamin C anak usia 1-3 tahun sebesar 40 mg dan usia 4-6 tahun sebesar 45 mg setiap hari.

Vitamin C mudah didapatkan dari sayuran dan buah-buahan berikut ini:

  • Jeruk

  • Stroberi

  • Kiwi

  • Tomat

  • Brokoli

  • Kentang

  • Bayam

  • Kubis

Agar anak mendapatkan cukup vitamin C, Bunda bisa memberikan variasi sayuran dan buah-buahan yang berbeda pada setiap jam makan. Dengan begitu, asupan vitamin C dapat terpenuhi dari makanan yang Bunda siapkan untuknya. 
 

Referensi

Kids Need Their Nutrients. Stanford Children's Health. (2020).

Retrieved 17 September 2020, from

https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=kids-need-their-nutrients--1-19820

The Benefits of Vitamin C: Why Your Child Needs It. (2020). Retrieved 17 September 2020,

from https://health.clevelandclinic.org/the-benefits-of-vitamin-c-why-your-child-needs-it/

Vitamins (for Kids) - Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 17 September 2020,

from https://kidshealth.org/en/kids/vitamin.html

Carr, A., & Maggini, S. (2017). Vitamin C and Immune Function.

Nutrients, 9(11), 1211. doi: 10.3390/nu9111211

The Roles of Vitamin C in Skin Health. (2017). Nutrients, 9(8), 866. doi: 10.3390/nu9080866

Vitamins for Bone Health - American Bone Health. (2016).

Retrieved 17 September 2020,

from https://americanbonehealth.org/nutrition/vitamins-for-bone-health/#:~:

text=Vitamin%20C,levels%20with%20greater%20bone%20density

Lobo, V., Patil, A., Phatak, A., & Chandra, N. (2010). Free radicals, antioxidants and functional foods:

Impact on human health. Pharmacognosy Reviews, 4(8), 118. doi: 10.4103/0973-7847.70902

L, H., M, B., & L, R. (1989). The role of vitamin C in iron absorption.

International Journal For Vitamin And Nutrition Research. Supplement = Internationale Zeitschrift Fur Vitamin-

Und Ernahrungsforschung. Supplement, 30. Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/2507689/

Lobo, V., Patil, A., Phatak, A., & Chandra, N. (2010). Free radicals, antioxidants and functional foods:

Impact on human health. Pharmacognosy Reviews, 4(8), 118. doi: 10.4103/0973-7847.70902

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2019

TENTANG ANGKA KECUKUPAN GIZI YANG DIANJURKAN

UNTUK MASYARAKAT INDONESIA. Retrieved 17 September 2020, from

http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_

ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 1 - 3 tahun

Cara Mengatasi Alergi Makanan

Cara mengatasi alergi makanan yang paling ampuh adalah dengan menghindari sumber pemicu alergi atau...

Kenali Ciri-ciri Alergi Susu Sapi ...

Anak usia 1-3 tahun berpotensi alami alergi susu sapi. Perhatikan ciri-ciri alergi susu sapi...

Waspadai 6 Gejala si Kecil Mengalami ...

Tahukah Bunda, gejala alergi dingin berbeda dengan alergi debu. Cari tahu seputar alergi dingin,...

Berbagai Kebaikan dan Manfaat Minyak ...

Wajar ketika Ibu masih ragu ketika akan memberikan minyak ikan untuk anak karena belum tahu manfaat...

Menilik Manfaat dan Sumber Terbaik ...

Bayi hingga anak membutuhkan 200 sampai 1000 mg kalsium per hari. Oleh sebab itu, yuk simak ragam...

Mengenal Omega-3, Nutrisi Esensial untuk ...

Penting bagi Bunda untuk memastikan kecukupan omega 3 pada menu harian anak. Temukan beragam...


Artikel Terpopuler

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut