Facebook Pixel Code 5 Ciri Bayi Kurang Zat Besi dan Dampaknya di Masa Depan

5 Ciri Bayi Kurang Zat Besi dan Dampaknya di Masa Depan

5 Ciri Bayi Kurang Zat Besi dan Dampaknya di Masa Depan

5 Ciri Bayi Kurang Zat Besi dan Dampaknya di Masa Depan

Bunda pasti paham betul bahwa nutrisi yang lengkap dan seimbang harus diberikan kepada buah hati, terutama setelah mereka mulai mengonsumsi MPASI (makanan pendamping ASI), yakni sekitar usia 6 bulan setelah kelahiran.

Pasalnya, mulai saat itu, si Kecil tidak bisa hanya mengandalkan ASI (air susu ibu) untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka lagi.

Tetapi, tahukah Bunda bahwa di antara semua nutrisi, ada yang kerap masih tidak tercukupi asupannya? 

Nutrisi tersebut adalah zat besi, yang tanpanya, bayi akan mengalami sejumlah gejala dan bahkan dampak jangka panjang. Maka dari itu, untuk menghindarinya, simak ciri bayi kurang zat besi serta pengaruhnya pada kehidupan si Kecil di masa depan berikut ini!

Fungsi Zat Besi Bagi Pertumbuhan

Peran penting yang dimiliki zat besi menjadikannya salah satu nutrisi yang harus diberikan setiap hari dan dalam jumlah yang cukup. Adapun fungsi tersebut termasuk membawa oksigen melalui darah menuju berbagai organ-organ penting bagi tubuh. Bukan hanya itu saja, zat besi juga krusial dalam perkembangan otak bayi dan anak-anak. Tapi, apa, ya, dampak serta ciri bayi kurang zat besi?

 

Baca juga: Zat Besi, Penting untuk Perkembangan Otak Anak Alergi Susu Sapi

 

Dampak Jangka Panjang Kekurangan Zat Besi

Setelah membaca fungsi zat besi, Bunda mungkin akan khawatir akan dampaknya pada perkembangan otak si Kecil. Selain risikonya terhadap hal tersebut, ada beberapa komplikasi yang disebabkan oleh kekurangan zat besi, yakni iron deficiency anemia atau anemia akibat kekurangan zat besi.

Bila dibiarkan, anemia jenis ini dapat menyebabkan komplikasi-komplikasi, seperti cenderung merasa lelah (letargi), restless legs syndrome (sindrom kaki gelisah), risiko infeksi yang meningkat akibat sistem imun yang melemah, dan juga risiko masalah jantung dan paru-paru yang meningkat. Oleh karena itu, Bunda wajib mengetahui ciri bayi kurang zat besi agar risiko di atas dapat dihindari.

Berbagai Ciri Bayi Kurang Zat Besi

  • Kulit terlihat berwarna pucat

  • Sifat mudah marah (irritability)

  • Tangan dan kaki yang terasa dingin

  • Nafsu makan yang rendah

  • Pola pernapasan yang tidak normal

Demikian ciri bayi kurang zat besi yang perlu para Bunda pahami. Informasi yang tertera di atas sangat penting untuk diketahui karena gejala-gejala kekurangan zat besi sering disepelekan.

Apabila terus dibiarkan, zat besi dapat berdampak buruk di masa depan dan menghambat proses tumbuh kembangnya. Maka dari itu, selalu penuhi kebutuhan zat besi hariannya melalui ASI dan juga MPASI hingga dia berusia 12 bulan.

Jika si Kecil telah melewati masa tersebut, barulah Bunda dapat memberinya makanan yang lebih padat. Kemudian, Bunda pun bisa menjadikan SGM Eksplor 1+ Pro-gress Maxx dengan IronC (untuk usia 1-3 tahun), SGM Eksplor 3+ Pro-gress Maxx dengan IronC (untuk usia 3-5 tahun), atau juga SGM Eksplor 5+ Pro-gress Maxx dengan IronC (untuk usia sekolah atau 5-12 tahun) sebagai pilihan untuk penuhi zat besi si Kecil.

Formula IronC merupakan kombinasi vitamin C dan zat besi yang berguna untuk meningkatkan penyerapan zat besi di tubuh si Kecil. Nantinya, rangkaian produk SGM Eksplor Progress Maxx juga akan membantu si Kecil memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya lewat kandungan-kandungan, seperti protein, kalsium dan vitamin D, serat pangan, zinc, serta minyak ikan, omega-3 dan omega-6.

Berikan si Kecil nutrisi yang seimbang dan juga lengkap agar ia tumbuh jadi Anak Generasi Maju!

Sumber:

https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi

https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pastikan-bayi-anda-cukup-zat-besi

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/

childrens-health/in-depth/iron-deficiency/art-20045634

https://www.cedars-sinai.org/health-library/

diseases-and-conditions---pediatrics/i/iron-deficiency-anemia-in-children.html

https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/nutritional

/iron-deficiency-anaemia#complications-of-iron-deficiency-anaemia

https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/

iron-deficiency-children#symptoms-of-iron-deficiency-anaemia

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 0 - 6 bulan

IDAI: Perhatikan Hal-Hal Berikut ini ...

Resep MPASI ada banyak dan unik semua ya, Bund? Namun, sebelum menyiapkan, perhatikan empat faktor...

Perkembangan Bayi 5 Bulan yang Wajib ...

Setelah memasuki bulan kelima, si Kecil akan menunjukkan berbagai milestones atau perubahan...

Menu MPASI Umur 6 Bulan untuk ...

Demi tumbuh kembang bayi yang optimal, Bunda perlu memberikan MPASI saat si Kecil memasuki usia 6...

Tips Tepat Memilih Makanan Bayi ...

Simak ulasan berikut ini mengenai pentingnya zat besi terhadap anak dan tips memilih makanan bayi...

Manfaat dan Dampak Bayi Kekurangan ...

Zat besi bermanfaat untuk menjaga kesehatan, pertumbuhan, serta perkembangan si Kecil. Otomatis,...

Rekomendasi Makanan Sumber Zat Besi ...

Apakah Bunda bingung saat ingin memberi makanan zat besi untuk bayi? Simak beberapa contohnya...


Artikel Terpopuler

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Seperti Apa Perkembangan Bayi ...

Baca Selengkapnya >

Tahapan Tumbuh Kembang Anak ...

Baca Selengkapnya >

MPASI yang Tepat untuk ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut