Facebook Pixel Code Tips Dapatkan Vitamin D Saat Jarang Terkena Sinar Matahari

Tips Mendapatkan Sumber Vitamin D Alami Saat Jarang Terkena Sinar Matahari

Tips Mendapatkan Sumber Vitamin D Alami Saat Jarang Terkena Sinar Matahari

Tips Mendapatkan Sumber Vitamin D Alami Saat Jarang Terkena Sinar Matahari

Vitamin D merupakan vitamin yang berperan penting bagi kesehatan & tumbuh kembang si Kecil. Manfaat Vitamin D membantu penyerapan kalsium untuk mendukung kesehatan tulang, gigi, otot si Kecil,. Selain itu, vitamin D juga berfungsi untuk mendukung sistem imun atau daya tahan tubuh. Vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari dan asupan makanan yang mengandung vitamin D.

Selama pandemi COVID-19, terdapat pembatasan untuk melakukan aktivitas di luar ruangan. Akibatnya, si Kecil pun bisa jadi kurang terkena paparan sinar matahari. Jangan khawatir Bunda, di bawah ini ada beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk pastikan si Kecil tetap mendapatkan asupan vitamin D selama masa pandemic ini:

  1. Sumber vitamin D bisa diperoleh ketika berada di dalam ruangan dengan membuka tirai dan jendela agar sinar matahari dan udara segar masuk ke dalam rumah

  2. Keluar rumah, seperti ke balkon atau taman di rumah, dan berkeliling di sekitar rumah untuk mendapatkan paparan sinar matahari. Lakukan kebiasaan ini minimal dua sampai tiga kali dalam satu minggu selama lima sampai lima belas menit. Usahakan sinar matahari mengenai wajah, lengan, dan tangan si Kecil, ya Bun. Jam 10.00 hingga 15.00 menjadi waktu yang direkomendasikan untuk memperoleh sumber Vitamin D dari paparan sinar matahari langsung. Hal yang perlu diingat, bila memang ingin keluar di bawah sinar matahari lebih lama, gunakanlah pakaian yang tertutup dan bila diperlukan pakai sunblock yang memiliki SPF minimal 30

  3. Makanan-makanan tertentu juga bisa menjadi sumber vitamin D. Makanan yang mengandung vitamin D di antaranya daging, jamur shitake, keju, mackerel, sarden, sereal, telur, dan tuna. Bunda juga perlu memberikan asupan susu seperti susu pertumbuhan yang telah diperkaya dengan kandungan vitamin dan mineral.

Selain mencukupi kebutuhan Vitamin D, jangan sampai lupa juga untuk membiasakan Si Kecil dan seluruh anggota keluarga tidur yang teratur, membuat mereka tetap aktif melakukan aktivitas fisik, dan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang serta mengonsumsi susu setiap hari sebanyak dua kali. Untuk menambah informasi terkait nutrisi dan tumbuh kembang anak, Bunda bisa mengirimkan pertanyaan melalui carelinesgm@sarihusada.co.id atau nomor 0800 1 360 360.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 5 - 12 tahun

Fase Perkembangan Psikologi Anak Usia ...

Tahap perkembangan psikologi anak usia sekolah, dari usia 6 hingga 12 tahun, dapat Bunda baca di...

Tips Mudah Atur Pola Makan ...

Di masa pandemik Covid-19 seperti saat ini, penting sekali memerhatikan pola makan sehat pada...

Ajak Si Kecil Aktif Bermain ...

Selama pandemi COVID-19, ajak Si Kecil untuk tetap aktif di rumah dengan melakukan permainan anak...

Menangani Gangguan Pencernaan pada Anak

Gangguan pencernaan bisa sangat berdampak pada keseharian buah hati. Tangani dengan tepat sesuai...

Reaksi Alergi Pernapasan Tak Kunjung ...

Wajar jika Bunda ingin menghindarkan anak dari risiko alergi. Kendalikan reaksi alergi yang muncul...

Ringankan Efek Alergi Pada Anak

Mencegah reaksi alergi pada anak bisa dimulai dari kegiatan sederhana seperti mengajak seluruh...


Artikel Terpopuler

Tips Mudah Atur Pola ...

Baca Selengkapnya >

Tips Mendapatkan Sumber Vitamin ...

Baca Selengkapnya >

Olah dan Simpan MPASI ...

Baca Selengkapnya >

5 Tips MPASI Bergizi untuk ...

Baca Selengkapnya >

Pola Hidup Bersih dan ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut