Facebook Pixel Code Seperti Apa Perkembangan Bayi dari Bulan ke Bulan?

Seperti Apa Perkembangan Bayi dari Bulan ke Bulan?

Seperti Apa Perkembangan Bayi dari Bulan ke Bulan?

Seperti Apa Perkembangan Bayi dari Bulan ke Bulan?

Bunda tentu paham bahwa perkembangan bayi dari bulan ke bulan berjalan dengan pesat. Si Kecil akan menunjukkan berbagai perubahan yang dapat menjadi pencapaian pribadi dan juga indikator lancar atau tidaknya pertumbuhan dan perkembangannya, baik itu dalam ranah motorik, sensorik, kognitif, sosial-emosional, dan lainnya.

Simak informasi lebih lanjut dengan membaca ulasan pertumbuhan bayi dari bulan ke bulan berikut ini!

Perkembangan di Usia 1 - 3 Bulan

Tiga bulan pertama adalah masa yang terberat dalam mengasuh seorang bayi. Pasalnya, si Kecil masih akan dependen atau bergantung kepada Bunda atau Ayah untuk mengurus diri mereka. Si Kecil hanya bisa menangis, makan, buang air, dan juga tidur.

Kebiasaan menangis pun akan lebih parah ketika memasuki bulan keduanya. Tetapi, pada saat bersamaan, si Kecil akan tidur lebih lama. Tak hanya itu saja, si Kecil pun semakin memunculkan keunikannya sendiri, entah itu dari gerakan-gerakan tubuhnya yang kini semakin kuat atau lewat satu atau dua suku kata yang suka dikeluarkannya tiba-tiba.

Kemudian, pada bulan kedua, si Kecil mungkin akan menunjukkan senyuman pertamanya. Segala keringat yang Bunda dan Ayah keluarkan seolah terbayar!

Bersiaplah untuk merasa bahagia akan senyuman tersebut karena di akhir tiga bulan pertama, si Kecil akan lebih banyak tersenyum. Kemudian, dia juga akan mengikuti tindakan pengasuhnya serta mulai aktif bermain bila diletakkan di matras.

  • Stimulasi: gendong dengan posisi tegak untuk latih otot lehernya, berikan mainan dengan tekstur yang berbeda-beda, ajak bayi berbicara dan tersenyum, dan tunjukkan rasa kasih sayang.

Perkembangan di Usia 4 - 6 Bulan

Perkembangan bayi dari bulan ke bulan berhubungan dengan pencapaiannya sebelumnya. Misalnya, jika sebelumnya buah hati sudah dapat bermain di lantai, di usia 4 bulan, mereka akan semakin semakin aktif, seperti dengan memutarkan tubuh atau mendorong badan ke atas.

Lalu, ketika memasuki usia 5 bulan, yang ingin si Kecil lakukan adalah dibiarkan sendiri. Mereka ingin menjadi sosok yang mandiri dan bermain tanpa terus dijaga. Anggap saja ini sebagai langkah awal eksplorasinya, Bund!

Perkembangan buah hati berjalan cepat karena, kemudian, si Kecil sudah berusia setengah tahun atau 6 bulan. Di usia ini, si Kecil akan mulai memunculkan rasa kepemilikan akan pengasuh. Jadi, jangan heran jika si Kecil marah ketika ada orang lain yang dekat-dekat Bunda.

  • Stimulasi: bantu si Kecil untuk duduk, buatlah suara tiruan untuk mengenalkan suara-suara baru pada anak, dan ajak si Kecil untuk bermain cilukba atau peek-a-boo.

Perkembangan di Usia 7 - 9 Bulan

Wah! Perkembangan bayi dari bulan ke bulan berjalan secara cepat karena kini si Kecil sudah berusia 7 bulan. Hingga usianya 9 bulan, si Kecil akan menunjukkan pencapaian-pencapaian baru, seperti kemampuan motorik yang meningkat (seperti menggulingkan badan dan duduk sendiri), koordinasi tangan-mata yang membaik, komunikasi yang berkembang (sudah dapat mengulang suku kata, seperti dengan menyebut ‘Mama’).

Tapi, pada saat yang bersamaan, si Kecil akan mengalami rasa cemas dan takut bila dihadapkan dengan orang asing. Kemudian, si Kecil juga akan melewati masa teething di mana dia akan merasakan gejala-gejala, seperti demam dan rewel, lantaran gigi mereka sedang tumbuh.

  • Stimulasi: ketika mencapai usia 9 bulan, ajarkan si Kecil berdiri, berjalan dengan bantuan, dan juga ajak ia menggambar.

Perkembangan di Usia 10 - 12 Bulan

Pada usia 10 bulan sampai 12 bulan, si Kecil akan mulai bisa merangkak dengan mahir. Lalu, kini si Kecil bisa menggenggam benda dengan koordinasi yang baik.

Kemudian, pemahaman akan lingkungan sekitarnya juga semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan kemampuannya menemukan benda-benda yang tidak ada di depan matanya. Sebagai contoh, si Kecil akan tahu bahwa Bunda masih ada, meski tidak berada di ruangan yang sama dengannya.

  • Stimulasi: dukung si Kecil untuk berjalan tanpa berpegangan. Kemudian picu si Kecil untuk menunduk dengan meletakkan benda di lantai ketika dia berdiri, sehingga dia akan menunduk dan mengambil barang tersebut. Tak lupa, selalu ajak si Kecil untuk berbicara.

Bagaikan menanam sebuah bunga, membesarkan seorang bayi adalah hal yang membutuhkan kesabaran. Jadi, ketika memperhatikan perkembangan bayi dari bulan ke bulan, hindari bersikap reaktif dan panik. Namun, teruslah untuk bersikap proaktif dengan memberikan si Kecil stimulasi dan juga nutrisi yang dia butuhkan, Bun!

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 0 - 6 bulan

WHO: Tabel Tinggi dan Berat ...

Ingin tahu rekomendasi berat badan dan tinggi yang direkomendasikan oleh World Health Organization...

Apa Saja Perkembangan Bayi Usia 0...

Tak hanya dari tampilan fisiknya saja, berbagai aspek perkembangan bayi usia 0-6 bulan juga perlu...

Bunda, Apa yang Bisa Dilakukan ...

Bayi usia 4 bulan sudah bisa diajak berinteraksi, sehingga dapat membuat suasana rumah jadi lebih...

7 Stimulasi Tahapan Tumbuh Kembang Bayi ...

Demi pertumbuhan yang ideal, berikan si Kecil stimulasi. Simak artikel ini untuk mengetahui cara...

7 Aktivitas untuk Stimulasi Bayi 6 Bulan

Bukan hanya pemberian MPASI saja yang dibutuhkan, si Kecil juga membutuhkan kegiatan-kegiatan yang...

Rekomendasi IDAI: Daftar Imunisasi Dasar ...

Lindungi si Kecil sejak dini dengan pemberian imunisasi dasar lengkap dan lanjutan sesuai dengan...


Artikel Terpopuler

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Tahapan Tumbuh Kembang Anak ...

Baca Selengkapnya >

Buat Sendiri: 7 Mainan Alat ...

Baca Selengkapnya >

Penyebab Bayi Rewel Setelah ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut