Facebook Pixel Code Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Bayi di Masa Pandemi COVID-19

Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Bayi di Masa Pandemi COVID-19

Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Bayi di Masa Pandemi COVID-19

Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Bayi di Masa Pandemi COVID-19

Imunisasi dibutuhkan oleh buah hati secara tepat, apa pun situasi yang terjadi saat ini. Artinya, meskipun pandemi COVID-19 tengah mengganggu segala rencana serta cara-cara kita menjalani hidup, jangan sampai imunisasi bayi justru telat atau dilewatkan lantaran hal ini.

Namun, sebelum Bunda khawatir, perlu diketahui bahwa kekhawatiran ini sudah menjadi salah satu pertimbangan para ahli kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dan juga Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Petunjuk teknis terkait pelayanan imunisasi untuk bayi dan anak-anak pun dikeluarkan untuk membantu Bunda menavigasi cara melindungi si Kecil di tengah halangan yang saat ini terjadi.

Simak informasinya lebih lanjut di bawah ini!

Imunisasi Bayi Bukanlah Imunisasi COVID-19

Sebelum lanjut membaca petunjuknya, perlu disadari bahwa imunisasi yang dibahas bukanlah seputar pemberian vaksin COVID-19. Pasalnya, vaksin COVID-19 baru boleh diberikan kepada anak-anak yang sudah memasuki usia 12 tahun.

Rekomendasi ini dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) dengan mempertimbangkan risiko yang menyerang manusia. Adapun gejala yang dialami oleh anak-anak cenderung lebih ringan, sehingga spot rumah sakit justru akan diisi bagi mereka yang sudah dewasa dan memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

Namun begitu, jangan jadikan hal ini sebagai lampu hijau untuk membiarkan anak-anak tidak mematuhi protokol. Sebab, COVID-19 masih dapat menjangkit anak-anak dan gejala berat pun bisa saja dialami mereka.

Penyelenggaraan Imunisasi di Posyandu

Imunisasi bayi yang dimaksud di sini adalah berbagai jenis yang memang diwajibkan anak-anak, seperti polio, hepatitis B, atau rotavirus. Umumnya, daftar yang lebih lengkap akan ditunjukkan di buku imunisasi yang akan diberikan kepada Bunda di Posyandu.

Lantas, bagaimana, sih, proses penyelenggaraan imunisasi di Posyandu di tengah pandemi ini? Simak poin-poin pentingnya berikut ini!

  • Petugas diskrining 

  • Menjaga jarak 1-2 meter antara satu orang dan yang lainnya

  • Ruangan yang digunakan memiliki ventilasi yang baik

  • Ruangan dibersihkan dengan desinfektan

  • Posyandu harus menyediakan hand sanitizer atau wastafel dan sabun untuk membersihkan tangan

  • Imunisasi hanya diberikan kepada anak-anak (dan dengan wali) yang sehat

  • Jalan masuk dan keluar terpisah untuk mengurangi kontak tiap orang

  • Tempat duduk untuk menunggu giliran imunisasi harus disediakan dengan jarak 1-2 per kursi; tempat menunggu dipisahkan dengan tempat imunisasi

  • Proses imunisasi harus berlangsung sebentar dan teratur

  • Proses imunisasi harus terjadwal (dengan pembuatan janji temu)

Penyelenggaraan Imunisasi di Fasilitas Kesehatan Lainnya

Sama seperti penyelenggaraan imunisasi bayi di Posyandu, fasilitas kesehatan (faskes) perlu melakukan berbagai persiapan yang sama, yakni sesuai dengan protokol kesehatan yang diwajibkan pemerintah. Adapun faskes yang termasuk, yakni:

  • Puskesmas

  • Rumah sakit umum

  • Rumah sakit swasta

  • Klinik swasta

  • Bidan swasta

Baik Posyandu, faskes milik negara, dan juga faskes milik swasta memiliki kelebihan masing-masing, contohnya Puskesmas dan Posyandu akan memberikan vaksin secara cuma-cuma atau gratis. Namun, jika memiliki satu pertimbangan dan lainnya, tidak ada salahnya untuk memilih faskes terdekat dan paling mudah diakses di wilayah Bunda.

Demikian informasi seputar penyelenggaraan imunisasi bayi yang direkomendasikan oleh Kemenkes RI dan juga IDAI.

Secara garis besar, imunisasi perlu diselenggarakan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan sama seperti sebelumnya. Hanya saja, protokol kesehatan masih perlu diperketat agar si Kecil aman dan bebas dari risiko COVID-19, ya, Bun!

Sumber:

https://www.idai.or.id/tentang-idai/pernyataan-idai/petunjuk-

teknis-pelayanan-imunisasi-pada-masa-pandemi-covid-19

https://www.unicef.org/indonesia/media/6166/file/Imunisasi%20Rutin

%20pada%20Anak%20Selama%20Pandemi%20COVID-19%20di%20Indonesia:%20Persepsi%20Orang%20tua%20dan%20Pengasuh.pdf

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/covid-19-vaccines/advice

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 0 - 6 bulan

IDAI: Perhatikan Hal-Hal Berikut ini ...

Resep MPASI ada banyak dan unik semua ya, Bund? Namun, sebelum menyiapkan, perhatikan empat faktor...

Perkembangan Bayi 5 Bulan yang Wajib ...

Setelah memasuki bulan kelima, si Kecil akan menunjukkan berbagai milestones atau perubahan...

Menu MPASI Umur 6 Bulan untuk ...

Demi tumbuh kembang bayi yang optimal, Bunda perlu memberikan MPASI saat si Kecil memasuki usia 6...

5 Ciri Bayi Kurang Zat Besi ...

Jangan sepelekan kelima ciri bayi kurang zat besi berikut ini karena kekurangan nutrisi ini dapat...

Tips Tepat Memilih Makanan Bayi ...

Simak ulasan berikut ini mengenai pentingnya zat besi terhadap anak dan tips memilih makanan bayi...

Manfaat dan Dampak Bayi Kekurangan ...

Zat besi bermanfaat untuk menjaga kesehatan, pertumbuhan, serta perkembangan si Kecil. Otomatis,...


Artikel Terpopuler

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Seperti Apa Perkembangan Bayi ...

Baca Selengkapnya >

Tahapan Tumbuh Kembang Anak ...

Baca Selengkapnya >

MPASI yang Tepat untuk ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut