Facebook Pixel Code Susu Anak untuk Pertumbuhan Tulang, Modal Si Kecil Tumbuh Tinggi

Susu Anak untuk Pertumbuhan Tulang, Modal Si Kecil Tumbuh Tinggi

Susu Anak untuk Pertumbuhan Tulang, Modal Si Kecil Tumbuh Tinggi

Susu Anak untuk Pertumbuhan Tulang, Modal Si Kecil Tumbuh Tinggi

Susu anak untuk pertumbuhan tulang baik untuk dikonsumsi si Kecil. Kandungan dalam susu akan membantu pertumbuhan tulang yang optimal. Si Kecil pun tumbuh tinggi dan sehat.

Apa saja nutrisi yang terkandung dalam susu anak untuk pertumbuhan tulang? Yuk, kita lihat lebih seksama, Bunda.

Kandungan Susu Anak untuk Pertumbuhan Tulang

Tulang perlu diberi asupan. Utamanya di usia anak-anak agar tumbuh optimal. Salah satunya dengan memberikan susu. Nah, berikut ini beberapa nutrisi penting yang terkandung dalam susu anak untuk pertumbuhan tulang.

Minyak Ikan

Susu anak untuk pertumbuhan tulang dapat dilengkapi minyak ikan. Ini merupakan sumber alami eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexanoic acid (DHA).

EPA dan DHA mendukung daya pikir si Kecil. Tak hanya meningkatkan kinerja otak, tetapi juga dikaitkan dengan penurunan kecemasan si Kecil. Demikian studi yang dimuat di Pediatria.

Omega 3 dan Omega 6

Kandungan omega 3 dan omega 6 yang terkandung dalam  susu anak untuk pertumbuhan tulang bersama-sama mendukung daya pikir si Kecil. Berbagai penelitian membuktikan adanya perbaikan dalam membaca, mengeja, perhatian dan perilaku.

Serat Pangan Inulin

Manfaat serat pangan inulin adalah untuk mempertahankan kesehatan saluran cerna. Seperti diketahui, kesehatan saluran cerna sangat penting bagi tumbuh kembang si Kecil. 

Selain itu, inulin dalam susu anak untuk pertumbuhan tulang juga memberikan manfaat pada imunitas tubuh. Inulin memberikan proteksi pada tubuh dari patogen.

Zat Besi

Zat besi merupakan bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru. Bila zat besi dalam tubuh kurang, maka sel darah merah yang ada di tubuh lebih sedikit.

Dampak dari zat besi yang kurang adalah bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Bahkan menyebabkan masalah dalam belajar dan gangguan perilaku.

Apakah si kecil sudah mendapat asupan zat besi yang cukup? Bunda bisa cek di sini.

Vitamin C dan Zinc

Susu anak untuk pertumbuhan tulang juga dilengkapi vitamin C. Manfaatnya adalah untuk mendukung daya tahan tubuh si kecil.

Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang berkontribusi pada sistem kekebalan tubuh. Bila si Kecil kekurangan vitamin C, bisa menyebabkan gangguan kekebalan. Kurangnya asupan vitamin C juga mengakibatkan si Kecil lebih rentan terhadap infeksi. 

Zinc juga mendukung daya tahan tubuh. Ini karena zinc memainkan peran penting dalam pertumbuhan sel dan metabolisme. Bila si Kecil kekurangan zinc, maka pertahanan tubuhnya pada infeksi relatif lemah.

Vitamin D

Vitamin D merupakan nutrisi yang membantu tubuh menyerap kalsium. Bersama dengan kalsium, vitamin D membangun tulang dan gigi

Vitamin D juga menjaga tulang dan gigi tetap kuat. Vitamin D pun baik untuk kesehatan jantung dan membantu tubuh melawan infeksi.

Kalsium

Kalsium adalah mineral utama bagi tulang dan gigi. Di masa pertumbuhan, peningkatan suplai kalsium sangat disarankan. Dalam periode ini, massa tulang si Kecil tengah berproses.

Apabila pertumbuhan massa tulang optimal di akhir periode pertumbuhan, maka si Kecil akan mendapatkan berbagai keuntungan. Salah satunya perlindungan dari osteoporosis dan patah tulang spontan. 

Studi terhadap orang Korea menunjukkan korelasi positif antara asupan susu dan densitas tulang. Mereka yang mengonsumsi susu memiliki kepadatan mineral tulang di usia 30-an tahun. Studi ini dimuat dalam Nutrition Research and Practice.

Tinggi Anak Berdasarkan Usia

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan panduan standar pertumbuhan anak. Standar tersebut dikembangkan melalui pengumpulan data dalam WHO Multicentre Growth Reference Study (MGRS).

Tinggi Standar Rata-rata Anak Laki-laki 1-5 Tahun (dalam cm)

1 tahun: 71-82,9

2 tahun: 81,7-97

3 tahun: 88,7-107,2

4 tahun: 94,9-115,9

5 tahun: 100,7-123,9

Tinggi Standar Rata-rata Anak Perempuan 1-5 Tahun (dalam cm)

1 tahun: 68,9-81,7

2 tahun: 80-96,1

3 tahun: 87,4-106,5

4 tahun: 94,1-115,7

5 tahun: 99,9-123,7

Cara Membaca Kurva Pertumbuhan WHO

WHO menyajikan kurva pertumbuhan (growth chart) berdasarkan jenis kelamin dan usia. Ada untuk bayi baru lahir-2 tahun, ada juga untuk usia 2-5 tahun.

Penggambaran data WHO ada dua macam, yakni dengan persentil dan z-score. Persentil 50th menunjukkan rata-rata nilai di umur tersebut. Sedangkan di z-score, garis 0 rata-rata. 

Cara menggunakannya cukup mudah, hanya perlu menentukan tinggi badan si Kecil dan usia di grafik. Titik temu kedua variabel ini bisa dilihat berada di garis persentil atau z-score yang mana. Semakin jauh titik temu dari garis median, bisa diartikan adanya masalah pertumbuhan.

Sekarang Bunda lebih tahu aneka kandungan penting dalam susu anak untuk pertumbuhan tulang. Semoga menjadi bekal berharga mendampingi si kecil dalam melejitkan potensi hebatnya.

 

Referensi

González, F. E., & Báez, R. V. (2017). IN TIME: IMPORTANCE OF OMEGA 3 IN CHILDREN'S NUTRITION. IN TIME: IMPORTÂNCIA DOS ÔMEGA 3 NA NUTRIÇÃO INFANTIL. Revista paulista de pediatria : orgao oficial da Sociedade de Pediatria de Sao Paulo, 35(1), 3–4. https://doi.org/10.1590/1984-0462/;2017;35;1;00018. Accessed December 18, 2020
 

Kirby A, Derbyshire E (2018) Omega-3/6 Fatty Acids and Learning in Children and Young People: A Review of Randomised Controlled Trials Published in the Last 5 Years. J Nutr Food Sci 8: 670. doi: 10.4172/2155-9600.1000670. Accessed December 18, 2020

Iron (for Parents). Retrieved from https://kidshealth.org/en/parents/iron.html. Accessed December 18, 2020.

Length/height-for-age. Retrieved from https://www.who.int/tools/child-growth-standards/standards/length-height-for-age. Accessed December 18, 2020

Nachshon, L., & Katz, Y. (2016). Harefuah, 155(3), 163–196.

Kurva Pertumbuhan WHO. Retrieved from https://www.idai.or.id/professional-resources/growth-chart/kurva-pertumbuhan-who. Accessed December 18, 2020, 

Vitamin D (for Parents). Retrieved from https://kidshealth.org/en/parents/vitamin-d.html. Accessed December 18, 2020.

Carr, A. C., & Maggini, S. (2017). Vitamin C and Immune Function. Nutrients, 9(11), 1211. https://doi.org/10.3390/nu9111211 Accessed December 18, 2020.

Shoaib, M., Shehzad, A., Omar, M., Rakha, A., Raza, H., Sharif, H. R., . . . Niazi, S. (2016). Inulin: Properties, health benefits and food applications. Carbohydrate Polymers, 147, 444-454. doi:10.1016/j.carbpol.2016.04.020 Accessed December 18, 2020.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 3 - 5 tahun

Benarkah Si Kecil yang Tidak ...

Zat Besi merupakan nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif si...

5 Cara agar Anak jadi Generasi ...

Cara mendorong agar anak percaya diri dan berani adalah dengan bermain bersama. Kok bisa? Temukan...

3 Alasan Orangtua Perlu Rutin Ceritakan ...

Membacakan buku cerita dan dongeng merupakan ajang pembelajaran bagi anak sebelum sekolah. Ini dia...

Nutrisi untuk Bantu Dukung Tumbuh ...

Nutrisi seimbang penting didapatkan si Kecil, terutama yang memasuki usia 3 tahun. Salah satunya...

Sarapan Kaya Zat Besi Ternyata ...

Sarapan adalah bagian penting untuk menambah energi si Kecil dalam belajar. Apa saja manfaat...

Tidak Sulit, Ini Cara untuk ...

Meningkatkan konsentrasi si Kecil dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan penuhi...


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan