Facebook Pixel Code Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Sering Cegukan

Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Sering Cegukan

Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Sering Cegukan

Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Sering Cegukan

Salah satu kondisi kesehatan yang terkadang tidak diketahui penyebabnya adalah cegukan. Untuk orang dewasa saja, cegukan bisa sangat mengganggu, apalagi ketika Ibu mendapati bayi sering mengalami cegukan juga. Mungkin Ibu akan merasa khawatir dan ingin mencari tahu apa penyebab serta cara untuk meredakannya. Simak penjelasan mengenai cegukan berikut ini.

Apa itu cegukan?

Dikutip dari laman Nicklaus Children Hospital, cegukan merupakan pergerakan yang terjadi di luar kehendak seseorang (kejang) di area diafragma, otot yang terdapat dibagian paling atas paru-paru.

Cegukan sering terjadi tanpa alasan yang jelas dan biasanya hilang setelah beberapa menit. Kondisi ini juga cukup umum dan normal terjadi pada bayi sehingga Ibu sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir.

Meski demikian, ketika Ibu mendapati bayi terlalu sering cegukan dan berlangsung lebih dari beberapa jam, segera temui dokter.

Penyebab cegukan yang dialami bayi

Cegukan terjadi akibat diafragma mengalami iritasi sehingga terjadi reaksi. Beberapa hal yang dapat menyebabkan iritasi adalah:

  • Makan terlalu cepat atau banyak

  • Iritasi pada perut atau tenggorokan

  • Merasa gugup atau bersemangat

Kondisi kesehatan tertentu juga dapat menyebabkan bayi cegukan. Beberapa di antaranya:

  • Riwayat operasi di bagian perut

  • Penyakit atau kelainan yang mengiritasi saraf yang mengontrol diafragma (contohnya pneumonia)

  • Akibat terpapar polusi berbahaya

  • Gangguan pada otak

Namun, cegukan pada umumnya terjadi tanpa alasan tertentu. Situasi ketika cegukan berlangsung selama berhari-hari cukup jarang terjadi, tapi ketika terjadi segera minta bantuan dokter.

Adakah cara untuk mengatasi bayi yang sering cegukan?

Berbagai anjuran atau saran pasti sudah sering Ibu dengar mengenai cara untuk meredakan cegukan pada bayi. Mungkin sebagian di antaranya pernah dicoba.

Berikut beberapa tips yang dapat Ibu lakukan untuk meredakan cegukan pada bayi:

Berhenti sejenak untuk bersendawa

Cegukan seringkali terjadi ketika si kecil diberi makan. Menurut studi tahun 2012, cegukan bisa jadi merupakan reaksi dari tubuh untuk mengeluarkan gas berlebih dalam perut.

Untuk itu, cobalah berhenti beberapa saat dan membantu bayi untuk bersendawa untuk membantu menghilangkan cegukan untuk menghilangkan gas yang mungkin menjadi penyebab cegukan.

American Academy of Pediatrics menyarankan orang tua untuk membantu si kecil bersendawa ketika minum susu dari botol setiap 60 hingga 90 gram sekali.

Tunggu cegukan untuk berhenti sendiri

Sebagian besar cegukan seperti yang telah dibahas sebelumnya, akan berhenti dengan sendiri setelah beberapa menit. Ibu hanya perlu sabar dan mencoba menenangkan si kecil mungkin dengan menggendong lalu mengusap punggungnya.

Pada dasarnya, tidak ada cara yang benar-benar pasti untuk mengatasi cegukan, apalagi pada bayi yang masih belum mengerti tentang hal ini. Dikutip dari Pregnancy Birth and Baby, orang tua terkadang dapat membantu meredakan cegukan dengan melanjutkan untuk memberikan ASI atau memberi air putih.

Cegukan pada umumnya bukan merupakan gangguan kesehatan yang serius. Meski mungkin membuat sebagian Ibu merasa khawatir, tunggu beberapa saat untuk melihat apakah cegukan hilang dengan sendiri.

Ketika berlangsung lebih dari beberapa jam atau bahkan berhari-hari, kemungkinan cegukan pada bayi disebabkan oleh sebuah penyakit atau kondisi kesehatan. Kasus seperti ini jarang terjadi, tetapi untuk mengatasi cegukan yang tak kunjung hilang dokter mungkin akan melakukan beberapa tes hingga menganjurkan terapi.

Setiap kali Ibu memiliki keraguan atau merasa terdapat masalah pada si kecil. Namun, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter, ya, Bu. Dokter dapat memberikan diagnosis dan perawatan yang lebih akurat.
 

Referensi:

Nicklaus Children’s Hospital. (n.d.). Hiccups. Retrieved September 24, 2020,

from https://www.nicklauschildrens.org/health-information-library/symptoms/hiccups

Pregnancy Birth and Baby. (2018, October). Hiccups. Retrieved September 24, 2020,

from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/hiccups

Kidshealth.org. (2019). What Causes Hiccups? (for Kids) - KidsHealth.

Retrieved September 24, 2020, from https://kidshealth.org/en/kids/hiccup.html

American Academy of Pediatrics. (2019). Why Babies Spit Up. Retrieved September 24, 2020,

from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages

/baby/feeding-nutrition/Pages/Why-Babies-Spit-Up.aspx

Howes, D. (2012). Hiccups: A new explanation for the mysterious reflex.

BioEssays, 34(6), 451–453. https://doi.org/10.1002/bies.201100194

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 7 - 12 bulan

Menu MPASI untuk Anak Usia 6 ...

Menginjak usia 6 bulan sudah waktunya anak diberikan menu MPASI oleh Bunda. Berikut contoh menu...

5 Tips Penting MPASI untuk Dukung ...

Bunda, masa pemberian MPASI adalah salah satu masa yang penting dalam tumbuh kembang si Kecil. Ia...

Nutrisi Penting dalam Menu MPASI ...

bayi yang berusia 6 bulan membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk membantu memenuhi...

Mengapa si Kecil Butuh MPASI ...

Saat berusia 6 bulan, si Kecil membutuhkan makanan padat selain ASI untuk membantu memenuhi...

MPASI Tepat untuk Bayi Usia 6...

Memasuki usia 6 bulan, kebutuhan energi dan nutrisi bayi semakin meningkat, sehingga ia membutuhkan...

Tips Menyiapkan Menu MPASI untuk ...

Bunda, yuk ketahui apa saja tips menyiapkan menu MPASI untuk Si Kecil berikut ini.


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan