Facebook Pixel Code Ingin si Kecil Tumbuh Pemberani? Yuk Terapkan Metode Ini!

Ingin si Kecil Tumbuh Pemberani? Yuk Terapkan Metode Ini!

Ingin si Kecil Tumbuh Pemberani? Yuk Terapkan Metode Ini!

 

Orang tua tentunya berharap memiliki anak yang pintar dan pemberani. Tentu saja, semua itu tidak terbentuk secara instan. Orang tua perlu cara mendidik anak agar berani sejak dini untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depannya kelak. 

Keberanian penting untuk meraih tumbuh kembang yang optimal. Contohnya, saat si Kecil berusia 1 tahun, ia harus berani belajar berjalan dan melakukan langkah pertamanya meski terjatuh berkali-kali.

Bila ingin si Kecil menjadi lebih berani, Bunda bisa menerapkan sejumlah cara dalam mendidiknya. Apa saja? Berikut penjelasannya! 

Cara Mendidik Anak agar Berani yang Bisa Bunda Terapkan

Keberanian kerap dianggap sebagai sifat bawaan tetapi sebenarnya bisa dibentuk. Justru, pengaruh lingkungan dan pola asuh menjadi faktor penting  yang menentukan kepribadian seorang anak. Tahun pertama kehidupan, si Kecil mendapat banyak pengaruh dari orang tuanya. Untuk itu, Bunda perlu memahami cara mendidik yang tepat agar si Kecil tumbuh menjadi pemberani. Berikut rinciannya!

1. Beri Tahu Si Kecil Makna Keberanian 

Sebelum meminta si Kecil agar jadi berani tentu Bunda terlebih dahulu memberikan pengertian kepadanya tentang makna keberanian. Bagi anak-anak, keberanian mungkin masih menjadi konsep yang abstrak. Untuk itu, Bunda bisa membantu mereka memahaminya dengan memberikan contoh atau lewat cerita. 

2. Berilah Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari 

Jadilah contoh keberanian untuk si Kecil terlebih anak sering meniru perilaku orang lain. Bunda juga bisa memberikan contoh tentang keberanian pada si Kecil dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, berani berlatih berjalan meski terjatuh atau meminta si Kecil berani bermain dengan teman sebayanya. 

Baca Juga: Permainan Sederhana Bantu Perkembangan Otak si Kecil

3. Jadikan Kesalahan Sebagai Pelajaran 

Saat si Kecil melakukan kesalahan, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk memarahinya. Sebaliknya, beri dorongan positif untuk mengakui kesalahannya. Kemudian ajarkan bagaimana cara memperbaiki kesalahan tersebut. 

Misalnya, ketika anak tidak sengaja menumpahkan air di gelas saat belajar berjalan. Jangan marah Bun! Sebaiknya ajari si Kecil cara untuk berhati-hati dan tunjukkan cara memperbaikinya dengan mengepel minuman yang tumpah di lantai. 

4. Motivasi Si Kecil Menggunakan Kata-kata 

Gunakan kata-kata untuk membangkitkan keberanian si Kecil. Beri pujian ketika anak berhasil melakukan sesuatu. Sebaliknya, saat gagal, misalnya terjatuh ketika belajar berjalan, yakinkan si Kecil bahwa ia akan baik-baik saja. Setiap kata positif yang Bunda ucapkan akan menumbuhkan keberanian pada anak. 

5. Dengarkan Hal-hal yang Membuat Si Kecil Merasa Takut

Rasa takut merupakan hal yang wajar. Saat si Kecil ketakutan, jangan mengabaikannya. Sebaliknya, tunjukkan bahwa Bunda menanggapi kekhawatiran yang dialami oleh anak secara serius. Kemudian, dengarkan atau cari tahu apa yang membuat si Kecil merasa takut. 

6. Bantu Si Kecil Memproses Perasaannya 

Agar si Kecil menjadi lebih berani, jangan langsung memintanya untuk tidak takut. Hibur mereka dengan mengatakan bahwa Bunda akan selalu berada di sisinya. Kemudian, bantu si Kecil menemukan penyebab ketakutannya. Ajak si Kecil untuk mengatasi masalah tersebut dan yakinkan bahwa yang paling penting adalah terus mencoba. 

7. Mengajak Si Kecil untuk Mencoba Hal Baru

Bunda bisa membangun keberanian si Kecil lewat dengan mencoba aktivitas baru. Misalnya, bermain di luar rumah, membiarkan si Kecil memanjat, atau mengajaknya belajar bersepeda. Meski membiarkan anak bereksplorasi, Bunda tetap harus mengawasi si Kecil. Menjadi berani bukan berarti membiarkan si Kecil mencoba bermain yang tidak sesuai dengan usianya. 

Baca Juga: Ciri-Ciri Anak Percaya Diri dan Cara Meningkatkannya

Demikian berbagai cara mendidik anak agar berani. Peran orang tua sangat penting dalam membentuk keberanian pada anak. Sebab, pola asuh dan lingkungan membentuk kepribadian anak pada tahun-tahun pertama kehidupannya. 

Selain itu, dukung si Kecil dengan memenuhi nutrisinya melalui makanan bergizi seimbang. Bunda juga bisa mendukung kesiapan belajarnya dengan memberikan susu pertumbuhan SGM Eksplor 1+

SGM Eksplor merupakan satu-satunya susu pertumbuhan dengan IronCâ„¢, kombinasi unik Zat Besi & Vitamin C yang bisa  memaksimalkan penyerapan nutrisi hingga 2x lipat. Dilengkapi dengan DHA, kalsium, minyak ikan, omega 3&6, zinc, serta nutrisi penting lainnya untuk bantu si Kecil tumbuh menjadi generasi maju dan pemberani. 

Referensi: 

  1. Health of Children. (2023, August 21). Personality Development. Encyclopedia of Children's Health. http://www.healthofchildren.com/P/Personality-Development.html#:
  2. Audrey Krisbergh. (2023, August 21). Courage in Everyday Life. centerforparentingeducation.org. https://centerforparentingeducation.org/library-of-articles/self-esteem/kids-and-courage/
  3. Gai Bath & Andrea Maver. (2020). Being Brave - Teaching your Child to be Brave. Smc.tas.edu.au. https://www.smc.tas.edu.au/wp-content/uploads/2020/11/Being-Brave-Teaching-Your-Child-To-Be-Brave-.pdf
  4. Island Pacific Academy. (2018). Courage: Helping Children to Taking Healthy Risks to Become Their Own Superhero. Islandpacificacademy.org. https://islandpacificacademy.org/wp-content/uploads/2018/12/courage_helping_children_take_healthy_risks.pdf

Artikel Terpopuler

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut