Facebook Pixel Code 10 Tips Atasi Mual Muntah Saat Hamil di Musim Penyakit

10 Tips Atasi Mual Muntah Saat Hamil di Musim Penyakit

10 Tips Atasi Mual Muntah Saat Hamil di Musim Penyakit

10 Tips Atasi Mual Muntah Saat Hamil di Musim Penyakit

Bunda mengalami gejala mual dan muntah di awal kehamilan? Gejala yang sering disebut dengan istilah morning sickness ini sebenarnya normal terjadi pada trimester pertama kehamilan. Mual dan muntah ringan selama kehamilan biasanya tidak memberi dampak apa pun terhadap Bunda maupun janin di perut Bunda. Namun pada kondisi Hiperemesis Gravidarum, mual muntah dapat terjadi secara berlebihan hingga berlangsung sepanjang hari. 

Hiperemesis gravidarum disebabkan oleh beberapa hal mulai dari aspek psikologis, hormonal, kekurangan nutrisi vitamin B1, B6, dan protein, hingga gangguan pada organ dalam. Apabila mual dan muntah terjadi terus-menerus, ibu hamil berisiko mengalami penurunan berat badan, dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, dan gangguan pada kenaikan berat badan janin. Jika hal itu terjadi, Bunda harus datang ke fasilitas kesehatan agar dokter memberikan penanganan tepat. 

Memang, pada kondisi trimester pertama, nafsu makan Bunda yang sedang hamil akan menurun karena adanya keluhan mual dan muntah, tetapi kondisi ini harus dilawan dengan beberapa usaha agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Bunda, simak yuk tips-tips untuk atasi mual dan muntah di tengah musim penyakit.

1. Makan Sedikit tapi Sering. 

Saat hamil, penting bagi Bunda untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Siasati nafsu makan yang turun dengan cara makan sedikit-sedikit tetapi sering. Jika Bunda tidak sanggup makan dengan porsi normal 3x sehari, Bunda bisa makan setengah porsi sebanyak 6x sehari. 

2. Makan Makanan Berserat

Banyak jenis makanan yang dapat Bunda konsumsi untuk mengurangi peningkatan asam lambung seperti makanan berserat, tinggi karbohidrat, dan protein. Contohnya adalah apel, pisang, pepaya, wortel, kacang almond, dan jagung. 

3. Perbanyak Lauk-Pauk, Sayur, dan Buah.

Konsumsilah makanan dengan kadar protein yang tinggi seperti lauk pauk telur, daging, ayam dan lain-lain.  Mengonsumsi makanan dengan protein tinggi tidak perlu dalam jumlah banyak seperti karbohidrat atau nasi. Makan sedikit-sedikit semampunya, tetapi sering. Selain itu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, usahakan mengkonsumsi sayur dan buah secara rutin. 

4. Penuhi Kebutuhan Vitamin B6.

Pada kondisi mual muntah ringan, Bunda cukup mengonsumsi vitamin B6 untuk menurunkan mual. Terkadang, dokter juga memberikan obat tertentu untuk menetralisir asam lambung. Selain vitamin dalam bentuk suplemen, Bunda juga bisa mengonsumsi makanan sumber vitamin B6 seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, umbi-umbian, dan gandum.

5. Banyak Minum Air.

Cukupi kebutuhan air putih per hari untuk mencegah dehidrasi. Minum setidaknya 8 gelas atau sekitar dua liter air par hari. Bunda juga bisa meminum rebusan jahe atau air perasan lemon untuk menekan rasa mual.  

6. Minum Susu bila Perlu.

Untuk melengkapi nutrisi menu harian, Bunda juga dapat mengonsumsi susu untuk ibu hamil bila dirasa perlu. Pilih susu dengan aroma yang Bunda suka. Beberapa susu ibu hamil mengandung ekstrak jahe dan vitamin B6 yang dapat mengurangi mual.

7. Hindari Makanan Pencetus Asam Lambung

Supaya mual dan muntah tidak semakin menjadi, hindari makanan yang merangsang produksi asam lambung seperti kopi, makanan pedas, asam, dan berminyak berlebihan. Pada kondisi mual berlebih disertai peningkatan asam lambung, minuman bersoda juga dapat menyebabkan rasa perih.

Selain dari sisi asupan makanan, ada beberapa tips yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi morning sickness dan menjaga daya tahan tubuh di tengah musim penyakit:

1. Istirahat dan Kelola Stres. 

Stres tidak secara langsung menyebabkan morning sickness. Namun tingkat stres tinggi dapat menyebabkan gangguan nafsu makan yang dapat mendorong peningkatan produksi asam lambung. Perbanyak istirahat untuk meredakan stres. Lakukan meditasi atau kegiatan menenangkan yang Bunda sukai. 

2. Jaga Kebersihan.

Jaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan. Untuk mencegah penularan penyakit, Bunda tetap harus menjaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker saat harus keluar rumah, dan mencuci tangan dengan sabun selama 30 detik. Pastikan juga makanan yang Bunda makan sudah matang sempurna ya, Bun.

3. Aktivitas Fisik Ringan.

Kementerian Kesehatan menyarankan agar Bunda tetap melakukan aktivitas fisik ringan seperti senam, yoga, atau peregangan untuk ibu hamil selama di rumah. 
 

Sumber: 

Kuliah What’s App bersama dr. Febriansyah Darus, Sp. OG dengan topik Tips Mengatasi “Morning Sickness”

di Masa Pandemi pada 20 Juni 2020 Pukul 13.00-14.00 WIB

Artikel Lainnya di Tahapan Kehamilan & Menyusui Trimester 1

Nutrisi Lengkap dan Seimbang, Kunci ...

Dimasa hamil, Bunda harus memerhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi sehari-hari. Berikut nutrisi...

Siapkan Pertumbuhan Fisik dan Perkembangan ...

Saat hamil Bunda perlu memerhatikan nutrisi yang bisa bantu perkembangan anak sejak dalam...

Proses Perkembangan Janin pada Kehamilan ...

Proses Perkembangan Janin pada Kehamilan Minggu Ke-9

Proses Perkembangan Janin pada Kehamilan ...

Proses Perkembangan Janin pada Kehamilan Minggu Ke-7

Hati-hati, Ini 5 Daftar Makanan yang ...

Salah satu makanan yang dilarang untuk Ibu hamil adalah daging. Mengapa demikian? Temukan juga...

Ini Daftar Lengkap Kebutuhan Gizi ...

Daftar kebutuhan gizi ibu hamil muda (trimester pertama) yang ada di sini membantu Bunda paham...


Artikel Terpopuler

Perkembangan Janin Kehamilan Trimester 1

Baca Selengkapnya >

Pergerakan Janin Trimester Kedua ...

Baca Selengkapnya >

Optimalkan Periode Emas

Baca Selengkapnya >

Bun, Sebaiknya Hindari Makanan & ...

Baca Selengkapnya >

7 Kiat Atasi Gejala Pusing & ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut