Facebook Pixel Code Peran Zat Besi untuk Jaga Daya Tahan Tubuh si Kecil

Yuk Cari Tahu Peran Zat Besi untuk Jaga Daya Tahan Tubuh si Kecil

Yuk Cari Tahu Peran Zat Besi untuk Jaga Daya Tahan Tubuh si Kecil

Yuk Cari Tahu Peran Zat Besi untuk Jaga Daya Tahan Tubuh si Kecil

Daya tahan tubuh si Kecil perlu selalu terjaga agar ia tidak mudah terserang penyakit. Ada banyak cara agar daya tahan tubuh anak selalu optimal seperti memastikan si Kecil cukup tidur, mengajak ia berolahraga, dan mendapat asupan vitamin D dengan bermain di bawah sinar matahari.  Namun tidak terbatas itu saja, si Kecil juga membutuhkan asupan makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Mengapa demikian?

 

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), imunitas tubuh sangat erat kaitannya dengan kecukupan nutrisi anak yang berpengaruh langsung terhadap status gizi dan daya tahan tubuhnya. Gizi si Kecil yang kurang baik akan menjadi faktor risiko anak rentan terjangkit infeksi. Asupan makanan dengan komposisi yang tepat dan seimbang dapat menjadi cara memperkuat daya tahan tubuh si Kecil agar ia mampu menangkal infeksi. Salah satu nutrisi yang penting dalam mempertahankan daya tahan anak adalah zat besi.

 

Zat besi mempunyai peran penting dalam mendukung tumbuh kembang si Kecil termasuk perkembangan kognitif, motorik dan sensorik serta pertumbuhan fisik si Kecil. Namun tidak hanya itu, zat besi juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh si Kecil dengan membantu melawan dan mencegah terjadinya infeksi. Oleh karena itu, kekurangan zat besi dapat berdampak pada penurunan sistem daya tahan tubuhnya sehingga Ia pun jadi rentan terserang penyakit.

 

Kekurangan zat besi pada anak dapat dilihat dari munculnya gejala ringan hingga berat. Gejalanya antara lain si Kecil lemas, lesu, tidak nafsu makan, tidak bersemangat main, kurang konsentrasi, pusing, atau dada berdebar. Jika gejala sudah berat dapat muncul pica yaitu keinginan mengonsumsi benda tidak layak makan seperti tanah, kertas, atau kapur. 

 

Lalu, kenapa bisa terjadi kekurangan zat besi pada anak? Faktornya bisa karena pola makan yang kurang zat besi dan karena adanya gangguan penyerapan zat besi dalam usus.

 

Oleh karena itu, Bunda perlu menjaga asupan zat besi si Kecil dengan konsumsi makanan tinggi zat besi yang berasal dari hewan (heme) dan tumbuhan (non-heme). Pilihannya dapat berupa daging, ayam, hati, ikan, telur, susu pertumbuhan terfortifikasi, bayam, brokoli dan tahu. Namun perlu Bunda ketahui, penyerapan zat besi dari produk hewani lebih baik dibandingkan nabati. 

 

Vitamin c yang bagus untuk daya tahan tubuh anak

 

Selain itu Bunda juga perlu mendukung penyerapan zat besi oleh saluran cerna si Kecil dengan konsumsi makanan kaya vitamin C seperti jeruk, pepaya, kiwi, stroberi, brokoli, paprika, dan tomat. Semakin baik lagi jika Bunda menyajikan makanan tinggi zat besi dan vitamin C secara bersamaan, khususnya untuk sumber zat besi yang berasal dari tumbuhan. Penyerapan zat besi jenis ini semakin baik saat dikonsumsi bersama vitamin C yang bagus untuk daya tahan tubuh anak. Berkaitan dengan daya tahan tubuh, makanan tinggi vitamin C juga terkenal dapat mendukung imunitas sehingga selaras dengan fungsi zat besi mencegah infeksi. 

 

Jika Bunda ingin daya tahan tubuh si Kecil baik dan tidak rentan terkena infeksi, pastikan zat besinya terpenuhi ya. Untuk cek potensi kekurangan zat besi pada si Kecil, Bunda bisa mengunjungi bit.ly/CekResikoZatBesi. Di samping itu, tetap lakukan cara lain untuk membantu menjaga daya tahan tubuh si Kecil termasuk menjaga pola tidur, konsumsi makanan sehat dan beraktifitas bersama anak. Jaga kesehatan selalu ya Bunda dan si Kecil! 

 

Sumber:

 

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3173740/.

Accessed Jan 21, 2021.

 

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions

/iron-deficiency-anemia/symptoms-causes/syc-20355034. Accessed Jan 21, 2021.

 

https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/iron-deficiency-children.

Accessed Jan 21, 2021.

 

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1540447/. Accessed Jan 21, 2021.

 

https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/

nutrisi-pada-bayi-dan-batita-di-era-new-normal-pandemi-covid-19. Accessed Jan 21, 2021.

 

https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/anemia-kekurangan-zat-besi.

Accessed Jan 21, 2021.

 

Siswanto, Budisetyawati, dan F. Ernawati. Peran Beberapa Zat Gizi Mikro

dalam Sistem Imunitas. Gizi Indonesia, vol. 26, no. 1, pp. 57-64, 2013.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 1 - 3 tahun

5 Cara Mendidik Anak Usia Dini ...

Bagaimana cara mendidik anak usia dini agar tumbuh kembangnya optimal? Simak informasi lengkapnya...

Bunda, Pahami Perkembangan Emosi Anak ...

Memahami tahapan perkembangan emosi anak dari usia 1 hingga 5 tahun sangat penting. Dengan begitu,...

5 Cara Mudah Supaya Anak Cerdas ...

Tahukah Bunda bahwa cara membuat anak pintar yang tepat adalah dengan melakukannya secara holistik?...

5 Makanan Sumber Nutrisi Otak Anak

Makanan sehat bergizi sumber nutrisi otak anak yang dapat menunjang perkembangan tidak harus selalu...

Tahapan Penting Perkembangan Balita

Balita adalah tahapan pertumbuhan di usia 2 hingga 4 tahun. Simak bagaimana si Kecil menunjukkan...

Penyebab Anak Kurang Gizi dapat ...

Kurang gizi merupakan penyebab utama terjadinya stunting. Ketahui penyebab kurang gizi agar dapat...


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut