Facebook Pixel Code Zat Besi, Nutrisi Penting untuk Bunda Selama Menyusui

Zat Besi, Nutrisi Penting untuk Bunda Selama Menyusui

Zat Besi, Nutrisi Penting untuk Bunda Selama Menyusui

Zat Besi, Nutrisi Penting untuk Bunda Selama Menyusui

Masa-masa menyusui adalah proses yang sangat berharga untuk Bunda dan si Kecil. Selain membuat Bunda dan si Kecil semakin dekat, proses menyusui juga menjadi landasan bagi tumbuh kembang optimal si Kecil kelak. Bagi si Kecil yang masih berusia 0-6 bulan, ASI menjadi satu-satunya sumber nutrisi. Lalu, meski si Kecil yang berusia 6 bulan mulai mengonsumsi makanan pendamping, ASI tetap berperan penting bagi tumbuh kembangnya. Untuk itu, Bunda memerlukan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang agar ASI Bunda lebih berkualitas. 

Pentingnya Nutrisi Untuk Kualitas ASI Bunda

Saat menyusui, nutrisi yang Bunda konsumsi akan digunakan oleh tubuh dan diolah menjadi ASI yang dapat menyediakan kebutuhan gizi bagi si Kecil. Tentu penting bagi Bunda untuk memilih jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh. Apalagi, menyusui juga disebut sebagai “standar emas” untuk nutrisi si Kecil. Kementerian Kesehatan sendiri sudah mengeluarkan strategi Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) dengan rekomendasi standar emas PMBA. Bentuk standar emas tersebut antara lain melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), memberikan ASI Eksklusif, memberikan makanan pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dan melanjutkan pemberian ASI sampai usia si Kecil 2 tahun atau lebih. 

Jika ada faktor yang menyebabkan Bunda tidak dapat menyusui si Kecil, Bunda sebaiknya tetap memilih makanan sehat yang didukung dengan aktivitas fisik rutin. Dengan cara ini, Bunda tetap sehat, bugar dan penuh energi ketika merawat si Kecil.

Berapa Banyak Kalori Ekstra yang Bunda Butuhkan Saat Menyusui?

Penelitian menunjukkan bahwa tiga bulan pertama masa menyusui, ibu dengan si Kecil yang disusui sepenuhnya bisa menghasilkan sekitar 800 ml susu sehari. Tentunya ini bukan pekerjaan ringan bagi tubuh Bunda dalam mendukung tumbuh kembang si Kecil. Jadi, tidak heran produksi susu tersebut bisa menghabiskan sekitar 500 kkal per hari. 

Oleh karena itu, sebaiknya Bunda makan 3 kali sehari dengan 3 kali makan selingan di antaranya. Menu selingan bisa Bunda isi dengan kue talam, bubur kacang hijau, susu, buah potong, dan camilan sehat lainnya. Jangan lupa untuk minum lebih dari 8 gelas per hari. Dengan demikian, energi tubuh Bunda akan tetap dalam kondisi prima.

Zat Besi, Penting bagi Pola Makan Sehat Ibu Menyusui

Bagi ibu menyusui, tidak hanya jumlah asupan makanan yang penting tetapi juga pilihan makanannya. Pastikan menu makan utama Bunda mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Nah, salah satu nutrisi penting bagi Bunda yang sedang menyusui adalah zat besi. Kebutuhan zat besi Bunda meningkat karena digunakan untuk pembentukan sel dan jaringan baru. Selain itu, zat besi untuk ibu menyusui juga merupakan unsur penting dalam pembentukan hemoglobin pada sel darah merah. 

Untuk itu, jangan lupa sertakan makanan yang mengandung zat besi seperti daging merah, hati ayam, ceker ayam, ikan, telur, bayam, brokoli dan pisang. Bunda juga bisa melengkapi menu makan harian dengan susu khusus ibu menyusui yang mengandung zat besi dan asam folat yang tinggi.

Seimbangkan asupan zat besi untuk ibu menyusui dengan konsumsi vitamin C dari jeruk, lemon, pepaya, mangga, brokoli, atau paprika, karena zat besi membutuhkan dukungan vitamin C. Kombinasi vitamin C dan zat besi dalam jumlah yang sesuai dapat membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih optimal. Dengan ini, Bunda yang sedang menyusui dapat mendukung si Kecil tumbuh jadi anak berprestasi, percaya diri, dan aktif bersosialisasi.

 

Sumber:

Danone Article “Breastfeeding mums, here’s how to eat for health and energy” including:

https://www.cgbabyclub.co.uk/baby/new-mum/eating-for-health-and-energy.html

https://www.nutriciaresearch.com/publication-library/breastfeeding-is-the-golden-

standard-for-infant-nutrition

https://www.nutriciaresearch.com/wp-content/uploads/2018/04/NURE141_

Golden-Messages_Human-milk_LR_nr1.pdf

 

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/iron-deficiency-

anemia/symptoms-causes/syc-20355034

https://www.who.int/features/factfiles/breastfeeding/en/

https://www.kemkes.go.id/article/view/19080300001/appropriate-breastfeeding-for-infant-and-young-child.html

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 0 - 6 bulan

Pantau Pertumbuhan Anak dengan Grafik ...

Pada periode pertumbuhan anak penting bagi Bunda untuk memantau pertumbuhan si Kecil secara cermat...

Kenali Tahap-Tahap Perkembangan Kognitif Anak ...

Memahami milestone tumbuh kembang si Kecil sangat penting untuk memastikan si Kecil tumbuh dengan...

Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan dan ...

Bunda, yuk pantau perkembangan bayi 2 bulan dan penuhi segala kebutuhannya berikut ini!

Cara Melatih Bayi Tengkurap untuk ...

Tummy time membawa berbagai manfaat untuk si Kecil jika dilakukan dengan benar. Nah, Bunda perlu...

Kapan Bayi Mulai Tumbuh Gigi?

Tumbuh gigi bayi (teething) adalah proses munculnya gigi susu di gusi si Kecil. Yuk Bun, persiapkan...

Panduan dalam Memilih Susu Formula ...

Apabila Ibu masih bingung dalam memilih susu formula yang bagus untuk bayi, sebaiknya berkonsultasi...


Artikel Terpopuler

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Tahapan Tumbuh Kembang Anak

Baca Selengkapnya >

Buat Sendiri: 7 Mainan Alat ...

Baca Selengkapnya >

Penyebab Bayi Rewel Setelah ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan