Facebook Pixel Code Tips Atur Pola Makan Sehat untuk Keluarga Selama Covid-19

Tips Mudah Atur Pola Makan Sehat untuk Keluarga Selama Covid-19

Tips Mudah Atur Pola Makan Sehat untuk Keluarga Selama Covid-19

Tips Mudah Atur Pola Makan Sehat untuk Keluarga Selama Covid-19

 

Di masa pandemik Covid-19 seperti saat ini, penting sekali memerhatikan pola makan sehat pada seluruh anggota keluarga tercinta demi kondisi fisik yang sehat dan kuat. Tujuannya agar virus tidak mudah masuk ke tubuh.

Pemerintah telah menetapkan aturan physical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia, di mana banyak orang diminta untuk melakukan aktivitas seperti sekolah dan bekerja dari rumah.

Ini menjadi waktu yang tepat bagi Bunda untuk mengajari dan membiasakan seluruh anggota keluarga menjaga pola makan sehat. Selain membuat tubuh jadi lebih kuat, Bunda juga dapat memastikan keluarga mempertahankan gaya hidup sehat ketika masa PSBB ini berakhir.

Di bawah ini adalah tips mudah untuk mengatur pola makan sehat bagi keluarga selama Covid-19 yang bisa Bunda terapkan:

Pastikan Asupan Buah dan Sayur Setiap Hari

Penerapan pola makan sehat yang bisa Bunda lakukan, pastikan dalam menu harian keluarga selalu ada buah dan sayur. Jangan lupa perhatikan kesegaran buah dan sayur untuk disajikan ke keluarga tercinta. Bunda juga bisa menyimpan persediaan buah dan sayur di lemari es untuk mempertahankan nutrisi dan rasanya.

Berikan Camilan Sehat

Bunda juga dapat membuat camilan sehat untuk menemani anggota keluarga di sela-sela aktivitas. Cobalah berikan makanan camilan seperti buah potong, kacang, keju, telur dan sayuran rebus, atau yoghurt tanpa pemanis. Makanan-makanan tersebut mampu memberikan rasa kenyang, lebih bergizi, serta membangun kebiasaan makan sehat.

Batasi asupan makanan dan minuman tidak sehat seperti keripik, soda, sirup, jus botolan, maupun lainnya. Ini dikarenakan makanan dan minuman tersebut tinggi kalori namun rendah nutrisi, sehingga konsumsi berlebihan serta memberikan efek buruk bagi kesehatan. Biasakan untuk si Kecil dan anggota keluarga lainnya sering minum air putih yang cukup. Bunda juga bisa memberikan tambahan buah atau sayuran seperti irisan mentimun, lemon, atau jeruk nipis ke dalam air untuk memberikan tambahan rasa pada air putih.

Perhatikan Porsi Makan Sehat

Sebisa mungkin kontrol porsi dan batasi makanan yang mengandung gula dan garam tinggi serta lemak jenuh.

Beberapa contoh makanan sehat untuk anak yang bisa diberikan selain buah dan sayuran, yakni ikan, daging tanpa lemak, roti gandum dan sereal, dan unggas tanpa kulit. Jangan lupa juga untuk memberikan susu pada si Kecil dua kali sehari untuk bantu memenuhi asupan nutrisinya.

Biasakan pula untuk si Kecil dan anggota keluarga makan di tempat yang telah ditentukan seperti di meja makan. Hindari menyediakan camilan saat menonton TV, karena aktivitas ini membuat tubuh sulit menyadari jika sudah merasakan kenyang, sehingga membuat seseorang makan lebih banyak.

Perhatikan Kebersihan

Jangan lupa untuk memastikan kebersihan tetap terjaga saat menyiapkan makanan demi mencegah paparan kuman dan penyakit bawaan makanan. Ada beberapa prinsip dalam menjaga kebersihan makanan yang baik seperti menjaga kebersihan dapur, tangan, dan peralatan masak. Masaklah makanan hingga benar-benar matang, gunakan air matang untuk memasak, dan pisahkan makanan mentah dan yang sudah dimasak.

Terakhir, jadikanlah masa karantina di masa Covid-19 ini sebagai kesempatan untuk menciptakan kebiasaan yang sehat, memperkuat ikatan keluarga, dan bersenang-senang dengan memasak bersama. Cobalah untuk mengajak Si Kecil menyiapkan makanan.

Bunda bisa meminta Si Kecil untuk mencuci atau memilih makanan sementara anggota keluarga yang lain membantu mengatur meja atau memotong sayuran. Usahakan membiasakan untuk makan tepat waktu. Dengan melakukan kebiasaan seperti di atas bisa membantu meminimalisir rasa bosan selama di rumah.

Bila Bunda masih ingin mengetahui lebih lanjut terkait pola makan sehat yang bergizi seimbang, pilihan makanan sehat untuk anak lainnya, maupun tumbuh kembang anak bisa dengan mengirimkan pertanyaan melalui carelinesgm@sarihusada.co.id atau nomor 0800 1 360 360.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 5 - 12 tahun

Perbedaan Alergi Susu dan Intoleransi ...

Walaupun keduanya sama-sama harus menghindarkan produk susu sapi, alergi susu sapi dan intoleransi...

Cara Belajar Efektif Agar Tidak ...

Yuk lakukan tips ini sebagai cara membimbing anak agar proses belajar tetap efektif sekaligus...

Fase Perkembangan Psikologi Anak Usia ...

Tahap perkembangan psikologi anak usia sekolah, dari usia 6 hingga 12 tahun, dapat Bunda baca di...

Tips Mendapatkan Sumber Vitamin D ...

Vitamin D merupakan vitamin yang berperan penting bagi kesehatan & tumbuh kembang si Kecil.

Ajak Si Kecil Aktif Bermain ...

Selama pandemi COVID-19, ajak Si Kecil untuk tetap aktif di rumah dengan melakukan permainan anak...

Menangani Gangguan Pencernaan pada Anak

Gangguan pencernaan bisa sangat berdampak pada keseharian buah hati. Tangani dengan tepat sesuai...


Artikel Terpopuler

Tips Mendapatkan Sumber Vitamin ...

Baca Selengkapnya >

Tips Mudah Atur Pola ...

Baca Selengkapnya >

Olah dan Simpan MPASI ...

Baca Selengkapnya >

5 Tips MPASI Bergizi untuk ...

Baca Selengkapnya >

Pola Hidup Bersih dan ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan