Facebook Pixel Code 8 Tanda-Tanda Hamil Muda yang Perlu Diketahui

8 Tanda-Tanda Hamil Muda yang Perlu Diketahui

8 Tanda-Tanda Hamil Muda yang Perlu Diketahui

8 Tanda-Tanda Hamil Muda yang Perlu Diketahui

Terlambat datang bulan dan mual hingga muntah, kerap menjadi tanda-tanda hamil. Namun, sebagian ibu mungkin pernah tidak menyadari gejala kehamilan yang paling sering muncul seperti mual dan muntah. Padahal, ada beberapa ciri-ciri ibu hamil yang mungkin jarang diketahui. Yuk, cari tahu apa saja.

8 Tanda-tanda hamil yang perlu diketahui

Kehamilan adalah salah satu momen yang paling ditunggu pasangan suami istri yang ingin mendapatkan momongan. Ada banyak ibu yang menantikan tanda-tanda akan hamil muda, seperti berikut ini:

● Terlambat datang bulan

● Payudara melembut dan bengkak

● Mual dan (bisa dengan) muntah

● Sering buang air kecil

● Kelelahan

Perubahan suasana hati (mood swing)

● Bercak darah dari vagina

● Sensitif terhadap aroma tertentu

Ciri-ciri hamil di atas umum dialami. Perlu disadari, setiap perempuan memiliki gejala yang berbeda-beda. Ada yang mengalami tanda kehamilan yang berat dan ada juga yang seperti tidak merasakan gejala apa pun. Bisa saja ada beberapa hal yang tidak disadari, menjadi bagian dari ciri kehamilan.

Untuk itu, ketahui beberapa ciri-ciri hamil muda yang jarang diketahui dan sering tidak disadari.

 

Baca juga: Tanda-tanda melahirkan yang semakin dekat, Bun!

 

1. Keputihan

Banyak perempuan yang mengalami keputihan, seringnya hal itu tidak dikaitkan sebagai ciri-ciri hamil. Pada awal trimester kehamilan, vagina dapat mengeluarkan cairan putih atau kuning pucat dengan tekstur berlendir dan agak lengket.

Peningkatan hormon dan aliran darah yang mengalir ke vagina dapat memicu terjadinya keputihan. Keputihan ini proses alami tubuh untuk mencegah terjadinya infeksi dan melembutkan dinding rahim.

Anda perlu membedakan keputihan sebagai tanda infeksi dengan kehamilan. Tanda infeksi yang perlu dikonsultasikan ke dokter berupa:

● Beraroma tajam

● Gatal

● Mengeluarkan sensasi terbakar

● Berwarna kuning kehijauan

● Tebal atau cair

2. Tubuh terasa panas

Tanda-tanda hamil selanjutnya yang jarang diketahui adalah terjadinya peningkatan suhu tubuh. Biasanya ini terjadi ketika saat bangun tidur di pagi hari setelah terjadinya ovulasi. Peningkatan suhu berlangsung sampai pada masa menstruasi, karena sel telur tidak dibuahi.

Namun, untuk sel telur yang dibuahi sperma, peningkatan suhu tubuh ini akan berlangsung lama. Nah, ketika hal ini terjadi lebih dari dua minggu, ada kemungkinan ibu sedang hamil. 

3. Sembelit

Sembelit atau susah BAB juga menjadi tanda hamil lainnya yang bisa terjadi. Perubahan hormonal yang terjadi saat kehamilan berpengaruh terhadap sistem pencernaan. Gejala sembelit ini disertai dengan perut kembung.

Kerja sistem pencernaan akan melambat selama masa kehamilan. Perlambatan yang terjadi memberi waktu ekstra untuk nutrisi diserap ke dalam darah dan disalurkan kepada si kecil di dalam kandungan.

Hal ini bisa menimbulkan sembelit pada ibu. Jika mengalami susah untuk BAB, cobalah untuk menyertakan banyak serat dalam menu makan maupun berolahraga teratur. Ibu juga bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat pencahar yang aman untuk ibu hamil.

4. Sakit flu atau batuk

Siapa sangka, sakit flu atau batuk bisa jadi ciri-ciri hamil yang memang jarang diketahui. Di musim yang tidak menentu ini sakit flu atau batuk bisa dialami oleh siapa saja. 

Nah, untuk kondisi awal kehamilan, tubuh mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Ini yang memengaruhi tubuh ibu hamil jadi mudah terkena batuk atau flu.

Selama kehamilan, perubahan sistem kekebalan berpengaruh pada daya tahan tubuh ibu. Inilah yang bisa menyebabkan ibu jadi lebih mudah sakit.

Jika sudah sakit, ibu hamil perlu segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat.

5. Di dalam mulut seperti terasa logam

Beberapa ibu hamil mungkin mengalami seperti merasakan logam atau pahit di dalam mulut. Ini juga tanda-tanda kehamilan. Kondisi ini dikenal dengan istilah dysgeusia. Sensasi ini dialami karena adanya peningkatan estrogen dan progesteron selama kehamilan.

Ciri-ciri hamil yang satu ini agak unik. Sensasi logam yang dirasakan membuat selera makan ibu jadi menurun, karena rasa yang tidak nyaman pada indera pengecap.

Untuk mengatasinya, ibu bisa mengonsumsi asupan bernutrisi yang bersifat asam, seperti air jeruk lemon atau memberikan sedikit cuka pada makanan. Selalu pilih makanan bernutrisi agar ibu dan si kecil dalam kandungan sehat selalu.

Ibu juga bisa menggosok lidah dengan sikat gigi dan berkumur dengan air garam untuk mengatasi rasa logam dalam mulut. Namun, tetap perlu konsultasikan ke dokter untuk memperoleh rekomendasi dan saran yang tepat.

Artikel Lainnya di Tahapan Kehamilan & Menyusui Trimester 1

Vaksin untuk Ibu Hamil? Cek ...

Vaksin saat hamil di tengah pandemi adalah hal yang bisa (bahkan perlu) untuk para ibu lakukan....

6 Jenis Imunisasi Ibu Saat Hamil ...

Imunisasi adalah hal yang wajib untuk dilakukan, termasuk bagi para ibu yang sedang hamil. Simak...

Imunisasi Ibu Hamil. Amankah?

Imunisasi adalah sesuatu yang mampu menyelamatkan Bunda dan janin jika dilakukan dengan tepat....

Bolehkah Ibu Menyusui Divaksin? Cek ...

Banyak yang mempertanyakan bolehkah ibu menyusui divaksin? Simak jawaban lengkapnya di sini!

5 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Ibu ...

Ingin menambah asupan zat besi untuk ibu hamil? Berikut rekomendasi makanan penambah zat besi...

Begini Cara Memilih Susu yang ...

Memilih susu yang baik untuk ibu hamil tidak boleh sembarangan. Berikut cara-cara yang harus Bunda...


Artikel Terpopuler

Hindari Makanan & Minuman ini ...

Baca Selengkapnya >

Pergerakan Janin Trimester Kedua ...

Baca Selengkapnya >

5 Cara Menyusui yang Benar ...

Baca Selengkapnya >

Perkembangan Janin Kehamilan Trimester 1

Baca Selengkapnya >

Optimalkan Periode Emas

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut