Facebook Pixel Code Nutrisi Penting dalam Menu MPASI Si Kecil

Nutrisi Penting dalam Menu MPASI Si Kecil

Nutrisi Penting dalam Menu MPASI Si Kecil

Nutrisi Penting dalam Menu MPASI Si Kecil

Selain Air Susu Ibu (ASI), bayi yang berusia 6 bulan membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya agar tumbuh kembangnya optimal. MPASI diberikan secara bertahap hingga si Kecil berusia 24 bulan dan terbiasa memakan makanan keluarga. Menurut Kementerian Kesehatan, MPASI sebaiknya padat energi, protein, dan zat gizi mikro karena kebutuhan gizi si Kecil di usia ini sudah meningkat dibandingkan sebelumnya. 

Nah, Bunda, berikut ini adalah jenis-jenis nutrisi yang sebaiknya ada di dalam menu MPASI si Kecil menurut rekomendasi WHO dan Kemenkes. 

Zat besi. Zat besi dibutuhkan tubuh karena berperan penting dalam produksi sel darah yang berpengaruh pada pertumbuhan fisik dan perkembangan otak si Kecil. Makanan zat besi untuk bayi bisa Bunda peroleh dari sayuran berdaun hijau gelap, hati sapi, kuning telur, kacang-kacangan, dan daging, terutama daging merah. Zat besi juga bisa diperoleh dari makanan yang sudah difortifikasi zat besi. 

Zinc/Seng. Zinc dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan sejumlah proses terkait daya tahan tubuh, penyembuhan luka, saluran cerna, metabolisme, fungsi syaraf, dan masih banyak lagi. Serupa dengan zat besi, zinc bisa ditemukan pada hati, daging unggas, dan kuning telur. Selain itu, Zinc juga terdapat di dalam ikan dan makanan laut.

Vitamin A. Vitamin A dapat mendukung kesehatan mata dan daya tahan tubuh si Kecil. Vitamin A ada di hati, kuning telur, serta buah dan sayur. Buah-buahan yang mengandung vitamin A di antaranya adalah mangga, pepaya, semangka, dan jeruk bali merah. Untuk sayur, Bunda bisa pilih sayuran berwarna oranye seperti wortel, labu, ubi, dan paprika. Semakin gelap warnanya, semakin tinggi kandungan vitamin A-nya. Demikian juga dengan sayur berwarna hijau gelap seperti bayam, brokoli, kale. Semakin gelap warnanya, semakin tinggi pula kandungan vitamin A di dalamnya. 

Vitamin C. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin C juga dapat membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh si Kecil. Buah segar yang mengandung vitamin C adalah jambu biji, jeruk, lemon, melon, pepaya, mangga, pisang, dan sebagainya. Vitamin C juga terkandung di dalam tomat, paprika, bayam, brokoli, kubis, dan kembang kol. Saat menyajikan MPASI yang mengandung vitamin zat besi bayi, Bunda bisa menambahkan buah dengan kandungan vitamin C sebagai pendamping atau menambahkan perasan jeruk nipis di atasnya. 

Kalsium. Kalsium berperan dalam membangun dan memperkuat tulang dan gigi si Kecil. Kedua fungsi tersebut tentu penting bagi tumbuh kembang optimal si Kecil. Kalsium yang tercukupi dengan baik akan membantu si Kecil mencapai kepadatan tulang yang optimal. Namun sebaliknya, konsumsi kalsium yang tidak tercukupi bisa menghambat pembentukan tulang baru. Kalsium bisa Bunda peroleh dari keju, serta ikan yang dimakan dengan tulangnya seperti teri.  

Omega 3. Omega 3 adalah salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan si Kecil di masa pertumbuhan. Omega 3 berperan dalam mendukung fungsi kognitif dan kecerdasan si Kecil. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa Omega 3 juga dapat mendukung fungsi jantung tumbuh kembang si Kecil secara umum. Omega 3 bisa Bunda dapatkan dari ikan kembung, salmon, dan tuna. 

Bunda bisa menggunakan bahan-bahan di atas untuk memasak menu MPASI si Kecil. Misalnya:

- Bubur beras merah dengan ikan, kacang tunggak, bayam, minyak kelapa, dan perasan air jeruk

- Bubur tepung jagung dengan ikan, tempe, kangkung, dan pisang kepok

- Bubur kentang dengan daging cincang, kacang merah, labu siam, dan pepaya halus

- Tim jagung muda, ikan, tahu, tomat, dan kangkung dilengkapi dengan puree melon

- Nasi tim daging cincang, tempe, bayam dan tomat, dilengkapi pepaya halus 

 

Sumber:

 

https://www.who.int/publications/i/item/complementary-feeding-family-foods-for-breastfed-children

Accessed September 24, 2020

Peraturan Menteri Kesehatan RI No 41/2014

(Pedoman Gizi Seimbang).

Retrieved from: http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.

%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 7 - 12 bulan

Bunda, Menu MPASI 10 Bulan Apa ...

Sebelum membuat menu MPASI 10 bulan, pastikan makanannya aman dikonsumsi bayi, Bund. Simak...

Rekomendasi Menu MPASI 8 Bulan yang ...

Menu MPASI 8 bulan sebaiknya mengikutinya kebutuhan nutrisi dan energinya untuk tumbuh, berkembang,...

Saat Perkembangan Bayi 7 Bulan Biasanya ...

Asyik, si Kecil sudah memasuki usia 7 bulan! Tapi, kira-kira apa saja sih, perkembangan bayi 7...

Rekomendasi 5 Menu MPASI 1 Tahun, Lezat ...

Asupan MPASI 1 tahun tentunya berbeda dengan makanan bayi usia 6 bulan. Berikut adalah beberapa...

Perkembangan Bayi 8 Bulan Bisa Apa? ...

Usia 8 bulan adalah momen-momen di mana si Kecil sibuk bereksplorasi dan belajar. Maka dari itu,...

Bunda, Berikut 5 Manfaat Imunisasi untuk ...

Bunda, Berikut 5 Manfaat Imunisasi untuk Buah Hati


Artikel Terpopuler

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Seperti Apa Perkembangan Bayi ...

Baca Selengkapnya >

Bagaimana Tumbuh Kembang Anak 0...

Baca Selengkapnya >

MPASI yang Tepat untuk ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut