Facebook Pixel Code Memperkenalkan Makanan Bayi dengan Metode Baby Led Weaning

MPASI dengan Metode Baby Led Weaning yang Asyik

MPASI dengan Metode Baby Led Weaning yang Asyik

MPASI dengan Metode Baby Led Weaning yang Asyik

Ajak Anak Berkenalan dengan MPASI dengan Cara Asyik Ini

Saat menginjak usia 6-8 bulan, biasanya bayi akan menunjukkan tanda-tanda siap makan. Ini artinya, Bunda sudah bisa mulai memperkenalkan makanan padat sebagai pendamping ASI dengan metode baby led weaning.

Seiring bayi mulai menunjukkan kesiapan makan, Bunda juga harus siap untuk memperkenalkan MPASI. Salah satu cara asyik memulai MPASI adalah melibatkan buah hati secara langsung dengan membiarkannya makan sendiri.

Memperkenalkan MPASI kepada bayi dilakukan dengan memberikan makanan padat sebagai pendamping ASI. Pada tahap awal, porsi pemberian MPASI sebaiknya lebih sedikit daripada ASI. Ini karena asupan utama bayi hingga usia satu tahun adalah ASI dan makanan padat sejatinya hanya sebagai asupan pendamping.

Kini, semakin banyak ibu yang memberikan MPASI dengan cara membiarkan anak makan sendiri. Selain membuat anak lebih mandiri dan disiplin, Bunda jadi lebih tahu makanan kegemaran si buah hati.  Yuk, cari tahu lebih banyak tentang metode baby led weaning yang seru dan asyik ini!

Baby led weaning (BLW) adalah metode menyapih anak saat ia mulai menunjukkan tanda-tanda siap menerima makanan padat. BLW dilakukan dengan mengenalkan makanan padat yang sudah diolah (biasanya dilunakkan, direbus, atau dipotong kecil-kecil) lalu disajikan ke bayi.

Berbeda dengan mother led weaning (MLW) yang lebih konvensional karena menyendokkan makanan cair (bubur buah, misalnya), BLW dinilai sebagai metode MPASI yang lebih independen. Ini karena metode BLW tidak mengharuskan buah hati menggunakan alat makan, terutama sendok, sehingga lebih menstimulasi anak untuk mandiri

Mendorong Anak untuk Aktif dalam MPASI

Walau membiarkan anak makan sendiri, bukan berarti Bunda lepas tangan setelah menyajikan makanan. Pertama-tama, Bunda harus sudah menyediakan tempat khusus untuk aktivitas makan buah hati. Berikan si kecil tempat khusus di meja makan atau meja-kursi kecil untuk aktivitas makan. Selalu biasakan anak untuk makan di tempat yang sama setiap kali.

Makanan sebaiknya disajikan menarik dengan bentuk-bentuk lucu. Bunda juga bisa menggunakan alat makan dengan gambar atau bentuk karakter kesukaan buah hati. Hal ini akan membuatnya semakin bersemangat aktif dalam kegiatan makan.

Berikan buah hati MPASI pada saat jam makan orang dewasa. Bunda sebaiknya ikut makan bersama di samping buah hati pada saat bersamaan. Meski tidak ikut makan, Bunda tetap harus mendampingi anak makan hingga selesai. Selain memberi motivasi, Bunda juga harus memastikan ia menghabiskan makanannya.

Kelebihan Anak Makan Sendiri

Beberapa ahli kesehatan menganjurkan keikutsertaan anak dalam proses memberi MPASI. Ini beberapa keuntungan anak aktif dalam MPASI:

  • Memberikan bayi kesempatan mengeksplorasi makanan dengan lebih bebas dan santai. Tak jarang, bayi yang dibiarkan makan sendiri tumbuh menjadi anak yang gemar makan dan tidak pemilih. Cara ini juga menjadikan anak punya hubungan sehat dengan makanan.
  • Cara ini juga bisa meningkatkan motorik tangan karena anak lebih aktif makan sendiri.
  • Beberapa studi juga mengatakan bayi yang terbiasa makan di meja lebih cepat berbaur saat makan bersama dalam acara kumpul keluarga. Ia juga terlatih untuk tidak rewel saat makan di tempat umum.
  • Bayi akan belajar banyak hal, termasuk observasi, praktik makan, sambil melatih sensorik pada saat bersamaan.

Meski harus memotivasi buah hati untuk menghabiskan makanan, Bunda sebaiknya tidak memaksakan anak makan jenis makanan tertentu jika ia tidak mau. Cara ini juga akan membuat Bunda bisa memperhatikan makanan apa yang lebih disukai anak. Bunda pun bisa mencari cara untuk mengolah suatu bahan untuk menyiasati agar disukai si kecil.

Membiarkan anak makan sendiri memang sedikit merepotkan. Ini karena Bunda harus membersihkan sisa-sisa makanan yang berserakan dan sabar menunggui anak makan. Meski demikian, hindari memarahi anak karena ia makan berantakan ya, Bun. Tetap beri buah hati motivasi untuk menghabiskan makanannya dan biarkan ia bersenang-senang dengan makanannya meski berantakan.

Jika anak terlihat kesulitan memegang alat makan, atau mengambil makanan, Bunda bisa membantu membetulkan posisinya atau mencontohkan. Namun, tetap biarkan anak yang menyuap makanannya sendiri. Berikan kepercayaan diri, kemandirian, serta nutrisi tepat untuk tumbuh kembang anak yang optimal dalam menjalani proses metode baby led weaning.

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 7 - 12 bulan

Bunda, Berikut 5 Manfaat Imunisasi untuk ...

Bunda, Berikut 5 Manfaat Imunisasi untuk Buah Hati

Menu MPASI 6 Bulan untuk Anak ...

Menginjak usia 6 bulan sudah waktunya anak diberikan menu MPASI oleh Bunda. Berikut contoh menu...

5 Tips Penting MPASI untuk Dukung ...

Bunda, masa pemberian MPASI adalah salah satu masa yang penting dalam tumbuh kembang si Kecil. Ia...

Nutrisi Penting dalam Menu MPASI ...

bayi yang berusia 6 bulan membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk membantu memenuhi...

Mengapa si Kecil Butuh MPASI ...

Saat berusia 6 bulan, si Kecil membutuhkan makanan padat selain ASI untuk membantu memenuhi...

MPASI yang Tepat untuk Bayi ...

Memasuki usia 6 bulan, kebutuhan energi dan nutrisi bayi semakin meningkat, sehingga ia membutuhkan...


Artikel Terpopuler

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Tahapan Tumbuh Kembang Anak ...

Baca Selengkapnya >

Buat Sendiri: 7 Mainan Alat ...

Baca Selengkapnya >

Penyebab Bayi Rewel Setelah ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut