Lancar Persalinan Normal dengan 10 Metode Stimulasi Kontraksi

Lancar Persalinan Normal dengan 10 Metode Stimulasi Kontraksi

Lancar Persalinan Normal dengan 10 Metode Stimulasi Kontraksi

Setiap calon ibu pasti menginginkan proses persalinan normal berjalan lancar, mudah, dan tepat HPL (Hari Perkiraan Lahir). Jika Bunda sudah memasuki kehamilan trimester ketiga, ada beberapa metode stimulasi alami untuk mempersiapkan proses melahirkan secara normal.

1. Berjalan Kaki

Perut yang makin membesar bukan alasan untuk berhenti olahraga. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk jenis olahraga yang paling sesuai untuk kehamilan Bunda. Latihan fisik ringan seperti berjalan kaki atau yoga selama 20-30 menit setiap pagi bisa menjadi dua pilihan yang bisa Bunda pertimbangkan.

Latihan ringan dapat membantu meningkatkan denyut jantung sekaligus melatih pernafasan untuk persiapan melahirkan. Bunda juga bisa menghalau stres sembari berjalan-jalan, sekaligus mendapatkan udara pagi yang lebih segar.

2. Berhubungan Seks

Banyak pasangan khawatir berhubungan seksual dapat mengganggu aktivitas janin di dalam rahim. Namun, secara teori seks dapat membantu Bunda melepaskan hormon oksitosin. Ini dapat membantu kontraksi uterus dan meningkatkan mood agar lebih bahagia menghadapi proses persalinan normal.

3. Stimulasi Puting

Melakukan stimulasi puting dapat merangsang rahim berkontraksi dan payudara mengeluarkan ASI (air susu ibu). Stimulasi puting bisa dilakukan dengan memijat area sekitar payudara dengan lembut atau mengompres dengan air hangat. Bunda juga bisa menggunakan pompa ASI, baik manual maupun elektrik. Bonus menyenangkan adalah, jika Bunda bisa menyusui bayi tepat setelah melahirkan, rahim akan segera kembali ke ukuran semula secara alami.

4. Akupuntur

Sebanyak 400 wanita yang melakukan akupuntur sebelum persalinan dapat melalui proses melahirkan normal tanpa obat-obatan kimia atau induksi apa pun.

Ini dikarenakan kekhasan metode akupuntur yang dapat menstimulasi pelepasan hormon oksitosin dalam tubuh. Lebih jauh lagi, proses produksi oksitosin dalam tubuh tidak hanya merangsang rahim berkontraksi secara alami, tetapi juga melancarkan produksi ASI.

5. Akupresur

Beberapa praktisi medis meyakini akupresur dapat menstimulasi kontraksi untuk memulai persalinan. Sebelum menerapkan akupresur, sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran medis yang tepat. Manfaat akupresur dapat mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman selama proses melahirkan.

6. Membrane Stripping

Proses ini dilakukan dengan cara membuka membran ibu hamil agar bisa menstimulasi persalinan. Dikarenakan dilakukan secara alami, metode ini tidak membutuhkan obat kimia apa pun. Dokter akan memisahkan kantung ketuban dari daerah sekitar rahim. Metode ini kemudian akan melepas hormon yang disebut prostaglandin dan merangsang rahim berkontraksi.

7. Makanan Pedas

Mengonsumsi makanan pedas juga dipercaya dapat menstimulasi kontraksi pada ibu hamil. Namun, sebaiknya hindari makanan pedas jika menu ini tidak termasuk dalam diet harian Bunda.

8. Teh Daun Arbei Merah

Para pakar kesehatan menyarankan ibu hamil yang memasuki trimester ketiga untuk minum teh dari daun arbei merah. Seperti yang diketahui, arbei mengandung antioksidan tinggi, anti-inflamasi, dan bersifat memperkuat rahim sebagai persiapan persalinan. Selain itu, minum teh daun arbei merah akan membantu tubuh memperoleh asupan cairan dalam jumlah cukup.

9. Berjongkok (Deep Squat)

Posisi berjongkok dapat membantu pinggul menjadi lebih lebar. Pinggul yang lebih lebar akan membantu persiapan tubuh menjelang  persalinan. Bunda disarankan melakukan gerakan ini selama lima menit secara teratur agar posisi kepala bayi cepat turun ke posisi normal.

10. Bola Yoga

Bunda bisa duduk di atas bola yoga, lalu dengan perlahan-lahan memutar panggul. Gerakan ini membantu relaksasi otot punggung dan pinggul. Selain itu, bola yang memantul perlahan dapat memberikan dorongan gravitasi agar posisi kepala bayi turun ke arah yang tepat.

Nah, demikian beberapa metode alami guna menstimulasi kontraksi rahim untuk melahirkan secara normal. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, bayi yang lahir saat usia kehamilan 39 minggu dan 40 memiliki catatan kesehatan paling bagus.

Namun, Bunda tak perlu khawatir, kesabaran dalam masa kehamilan akan berbuah manis dan semakin meningkatkan ikatan kasih sayang antara Bunda dan buah hati. Semoga persalinan Bunda lancar ya.

 

Cari tahu lebih lanjut tentang Persalinan di artikel berikut: Ini Alasan yang Mengharuskan Bunda Menjalani Induksi Persalinan

Artikel Lainnya di Tahapan Kehamilan & Menyusui Trimester 3

Bun, Ini Pentingnya Susu Kehamilan

Susu dan produk turunan susu lainnya adalah salah satu sumber nutrisi penting untuk Bunda selama...

Nutrisi Penting untuk Optimalkan Pertumbuhan ...

Periode kehamilan trimester ketiga mencakup pertumbuhan bayi paling pesat. Ini juga masa ketika...

Tahapan Pertumbuhan Otak Janin

Jurnal Neuropsychology Review menyebut pertumbuhan otak anak akan mencapai empat kali lipat selama...

Nutrisi Penting untuk Pertumbuhan Otak ...

Mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak bayi sejak dalam kandungan adalah hal yang sangat...

Pengaruh Kondisi Psikis Bunda terhadap ...

Menjaga kesehatan fisik Bunda selama masa kehamilan merupakan salah satu hal sangat penting....

Bayi Sungsang, Bagaimana Mengatasinya?

Setiap ibu hamil selalu mendambakan kondisi bayi senantiasa sehat dan persalinan lancar. Namun,...

Artikel Terpopuler

Bun, Lakukan Hal Ini ...

Baca Selengkapnya >

Perkembangan Janin & Nutrisi Pelengkap ...

Baca Selengkapnya >

Kebutuhan Gizi untuk Optimalkan ...

Baca Selengkapnya >

Lancar Persalinan Normal dengan 10 ...

Baca Selengkapnya >

6 Cara Efektif Memperlancar ASI

Baca Selengkapnya >