Facebook Pixel Code Zat Besi, Makanan Untuk Kecerdasan Otak si Kecil Sejak Dini

Konsumsi Zat Besi, Makanan Untuk Kecerdasan Otak si Kecil Sejak Dini

Konsumsi Zat Besi, Makanan Untuk Kecerdasan Otak si Kecil Sejak Dini

Konsumsi Zat Besi, Makanan Untuk Kecerdasan Otak si Kecil Sejak Dini

Bunda wajib mengonsumsi zat besi selama masa kehamilan, tidak hanya untuk kesehatan kehamilan, tapi juga bisa sebagai makanan yang mengandung zat besi untuk anak. Perannya sangat penting, yaitu sebagai penunjang proses perkembangan otak calon buah hati Bunda. Tak hanya itu, manfaat zat besi untuk anak juga membantu menjaga pasokan oksigen yang sehat dalam darah, lho!

Zat Besi - Mendukung Perkembangan Otak

Zat besi merupakan salah satu nutrisi yang penting selama masa kehamilan, demi kesehatan Bunda dan calon buah hati. Asupan zat besi yang sesuai dengan kebutuhan dapat mendukung perkembangan otak calon buah hati Bunda, dan memberikan mendukung pertumbuhan jaringan sel dan otot. Peran lainnya, zat besi juga dibutuhkan untuk membuat hemoglobin, yang merupakan salah satu protein dalam sel darah merah, yang berguna membawa oksigen ke seluruh tubuh Bunda dan calon buah hati.

Zat Besi dalam Menu Makanan Bunda selama Kehamilan

Selama kehamilan, tubuh Bunda menggunakan lebih banyak zat besi dari biasanya. Proses tumbuh kembang calon buah hati juga membuat Bunda memerlukan lebih banyak lagi zat besi. Manfaat zat besi untuk anak membantu proses pembentukan plasenta serta meningkatkan volume sel darah.

Mengapa Konsumsi Zat Besi harus Sesuai dengan Kebutuhan?

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yaitu jumlah sel darah merah terlalu rendah dibandingkan yang dibutuhkan oleh tubuh. Gejala kekurangan zat besi di antaranya; kelelahan, sesak napas, jantung berdebar, kulit pucat dan sistem kekebalan tubuh melemah. 

Selain efek negatif pada kesehatan Bunda, anemia saat masa kehamilan dapat menyebabkan kelahiran prematur, berat lahir rendah dan kadar zat besi yang rendah pada calon buah hati Bunda. Oleh karenanya, dokter akan memeriksa kadar zat besi secara teratur. Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan sebanyak 60 mg / hari kandungan zat besi untuk Bunda hamil.

Agar tidak kekurangan asupan zat besi dalam menu makan harian, konsumsi susu khusus Bunda hamil dapat mendukung kebutuhan nutrisi untuk proses tumbuh kembang janin. Salah satu cara untuk bantu lengkapi kebutuhan nutrisi janin dan Bunda selama masa kehamilan dan menyusui, dapat dilakukan dengan mengonsumsi susu ibu hamil. SGM Bunda dengan Complinutri, mengandung seluruh nutrisi yang janin dan Bunda butuhkan selama masa hamil hingga menyusui.

Jenis Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Anak

Zat besi terkandung di dalam berbagai jenis makanan, baik produk nabati maupun hewani. Kendati demikian, ada perbedaan dalam proses penyerapan zat besi tersebut ke dalam tubuh. Zat besi yang terkandung dalam produk hewani disebut besi hem. Zat besi hem ini bersifat lebih mudah diserap oleh tubuh, bila dibandingkan dengan zat besi non-hem yang terkandung pada sumber nabati.

Berikut ini daftar makanan untuk kecerdasan otak si Kecil yang mengandung zat besi alami:

  • Daging, termasuk daging merah dan unggas

  • Ikan

  • Kacang

  • Gandum utuh

  • Sayuran berwarna gelap dan berdaun

  • Telur

  • Buah kering

  • Susu yang telah difortifikasi zat besi

Pastikan Bunda memasukkan sumber makanan-makanan tersebut ke dalam menu harian, untuk memastikan asupan zat besi yang cukup sehingga manfaat zat besi untuk anak dapat terpenuhi.

Vitamin C membantu penyerapan zat besi

Untuk mempermudah proses penyerapan zat besi non-hem, Bunda memerlukan asupan vitamin C. Hal ini disebabkan karena vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi non-hem. Jadi, ketika makan makanan nabati yang kaya zat besi, bantu tubuh menyerap zat besi non-hem tersebut dengan meminum segelas jus jeruk atau memakan buah jeruk, atau makanan lainnya yang kaya akan sumber vitamin C.

Untuk Bunda yang seorang pecinta kopi, maka selama hamil juga perlu berhati-hati. Kopi mengandung zat tanin (nutrisi alami, yang juga ditemukan dalam teh) yang dapat mengurangi penyerapan zat besi. Oleh karenanya, selama masa kehamilan pastikan Bunda hanya mengonsumsi makanan dan minuman yang aman dan menyehatkan bagi proses tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 1 - 3 tahun

Tanggap Ciri Alergi Susu Sapi ...

Bunda perlu tanggap jika anak mengalami alergi, salah satunya dengan tahu ciri alergi susu sapi dan...

Apakah Susu Pertumbuhan Terfortifikasi Bermanfaat ...

Kebutuhan nutrisi si Kecil selalu menjadi prioritas utama pada setiap orang tua. Orang tua tentu...

8 Nutrisi Ini Bisa untuk Bantu ...

Si Kecil yang memasuki usia 1-3 tahun akan mengalami masa pertumbuhan yang signifikan karena pada...

Rekomendasi Asupan Gizi & Nutrisi Seimbang ...

Dalam pemberian nutrisi, Ibu bisa mengikuti Pedoman Gizi Seimbang sebagai panduan dalam memberikan...

Tips Agar Si Kecil Berprestasi ...

Ibu pasti ingin si Kecil memiliki bakat, kan? Yuk, cari tahu apa yang menjadi minat dan bakat si...

Cara Tepat Membaca Grafik Pertumbuhan ...

Kuasai kemampuan membaca grafik pertumbuhan untuk memantau tumbuh kembang optimal si Kecil di...


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan