Facebook Pixel Code Kapan Bayi Mulai Tumbuh Gigi?

Kapan Bayi Mulai Tumbuh Gigi?

Kapan Bayi Mulai Tumbuh Gigi?

Kapan Bayi Mulai Tumbuh Gigi?

Tumbuh gigi bayil alias teething adalah proses munculnya gigi susu di gusi si Kecil. Bunda dapat mempersiapkan diri lebih baik menghadapi peristiwa besar pada si kecil ini dengan mempelajari teething lebih lanjut. Simak penjelasannya yuk, Bun.

Kapan tumbuh gigi si Kecil pertama terjadi?

Dilansir dari Teething, tumbuh gigi bayi pertama dapat terjadi saat si kecil berusia 6 bulan. Rata-rata, gigi pertama si Kecil muncul pada usia 5-7 bulan.

Umumnya, gigi yang muncul pertama kali adalah dua gigi seri depan di rahang bawah. Sekitar usia 6 hingga 11 bulan, empat gigi seri rahang atas juga akan timbul. Kemudian, giliran dua gigi seri rahang bawah yang akan tumbuh saat si kecil berusia 10-12 bulan.

Proses tumbuh gigi si Kecil berikutnya adalah kemunculan gigi geraham pertama dan kedua di rahang bawah dan atas. Setelah itu, gigi taring akan tumbuh.

Jumlah gigi susu pada kebanyakan anak pada akhirnya adalah 20. Umumnya, semuanya telah tumbuh saat anak menginjak usia 3 tahun.

Tanda-tanda tumbuh gigi bayi

Teething dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada si Kecil. Mengutip dari WebMD, si Kecil dapat merasakan gejala-gejala akibat teething, seperti:

● Gusi bengkak

Suhu badan naik, tetapi tidak melebihi 38,3°C

● Lebih rewel

● Kerap menangis

● Suka mengunyah atau ingin menggigit benda keras

● Berliur

● Susah tidur

● Tidak nafsu makan

Jika si Kecil mengalami diare, muntah, ruam di badan, demam tinggi, dan batuk, harap segera menghubungi dokter.

Tips membantu si kecil melewati proses teething

Jangan khawatir, Bunda dapat membantu si buah hati menjalani proses tumbuh gigi bayi menjadi lebih mudah.

Apabila si kecil kerap berliur, Bunda dapat menyeka wajahnya agar tidak timbul ruam dari air liur yang tersisa. Untuk gusi yang bengkak, usap gusinya secara perlahan dengan jari Bunda yang sudah dibersihkan terlebih dahulu.

Saat proses teething, si Kecil cenderung ingin menggigit sesuatu. Bunda dapat memberikan handuk basah yang sudah didinginkan di kulkas selama 30 menit. Cuci handuk basah setelah digunakan. Handuk basah yang didinginkan dapat menjadi alat teething yang efektif.

Lalu, bagaimana mendorong si Kecil yang tidak ingin makan makanannya?

Walaupun tidak semuanya kehilangan selera makan saat proses teething, si Kecil yang sudah dianjurkan untuk mengonsumsi Makanan Pendamping ASI (MPASI) menjadi sulit untuk diminta makan karena kondisi gusi mereka. Maka itu, Bunda dapat mencoba memberikan 3 ragam jenis makanan ini:

● Makanan bertekstur lembut (puree buah atau sayuran)

● Makanan dingin (buah atau sayuran yang sudah didinginkan)

● Makanan bertekstur keras (kulit roti, wortel, dan kacang polong)

Dari ketiga jenis tersebut, Bunda dapat mencari tahu mana yang paling disukai oleh si buah hati di tengah proses teething.

Tumbuh gigi bayi membuatnya tidak makan sebanyak biasanya

Bunda tidak perlu cemas jika si Kecil tidak mampu menghabiskan porsi makan mereka, asalkan mereka tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dari ASI atau susu, seperti dilaporkan oleh National Childcare Trust (NCT). Akan tetapi, segera hubungi dokter apabila selera makan si kecil tidak kunjung meningkat setelah beberapa hari.

Namun, bagaimana jika teething membuat si Kecil minum susu lebih sedikit? Untuk memastikan kebutuhan nutrisi si kecil terpenuhi, Bunda dapat mencoba menambahkan susu di puree buah-buahan atau sayuran yang dibuat. Bunda juga dapat berkreasi dengan membuat permen dari ASI atau susu si Kecil.

Menjaga kebersihan gigi si kecil setelah teething

Layaknya gigi orang dewasa, gigi si Kecil juga dapat rusak. Pregnancy, Birth & Baby Australia memiliki beberapa panduan menjaga kebersihan gigi dan mulut si kecil, yaitu:

● Batasi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula agar gigi mereka tidak rusak

● Membersihkan gusi si Kecil dengan kain lembut yang basah

● Menyikat gigi si Kecil dengan sikat gigi berbulu halus dan sedikit air bersih

Setelah si kecil tumbuh gigi, ia sudah disarankan untuk belajar menyikat gigi dengan pendampingan orang tua, Bunda dapat mendorong minat menggosok gigi anak dengan memberi contoh yang tepat, sikat gigi bersama-sama, dan membiarkan anak memilih sikat gigi yang mereka sukai.

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 0 - 6 bulan

Cara Mudah Melatih Bayi Tengkurap ...

Tummy time membawa berbagai manfaat untuk si Kecil jika dilakukan dengan benar. Nah, Bunda perlu...

Panduan dalam Memilih Susu Formula ...

Apabila Ibu masih bingung dalam memilih susu formula yang bagus untuk bayi, sebaiknya berkonsultasi...

Atasi Buah Hati Rewel Dengan ...

Meski terkadang sulit dihindari, ada kalanya Bunda mesti menghadapi kondisi buah hati terus menerus...

Stimulasi Yang Menyenangkan Bagi Buah ...

Dalam setiap tahapan perkembangan, buah hati membutuhkan stimulasi berbeda. Stimulasi bayi 4 bulan...

Stimulasi Fisik Bayi dengan Permainan ...

Usia 0-6 bulan adalah masa yang menakjubkan dalam perkembangan buah hati. Memasuki usia 2 bulan,...

Optimalkan Kecerdasan Anak Dengan Stimulasi

Beberapa orang tua mungkin khawatir untuk memberikan stimulasi tidak sesuai usia buah hati....


Artikel Terpopuler

Tahapan Tumbuh Kembang Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Menyiapkan MPASI untuk ...

Baca Selengkapnya >

Atasi Buah Hati Rewel ...

Baca Selengkapnya >

Penyebab Bayi Rewel Setelah ...

Baca Selengkapnya >

MPASI untuk Rangsang Pertumbuhan ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjutSAYA SETUJU