Facebook Pixel Code diary-tumbuh-kembang-anak

Kembali

Penting, Kenali Tahapan Tumbuh Kembang si Kecil

Bunda, tahun pertama kehidupan adalah salah satu periode penting bagi tumbuh kembang bayi. Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan yang dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks terkait kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara, kreativitas, kesadaran sosial, dan emosional si Kecil. Pada usia awal kelahiran hingga ia berusia 1 tahun, petumbuhan dan perkembangan si Kecil sedang berlangsung pesat. Hal itu akan menjadi landasan bagi kualitas diri si Kecil di waktu mendatang.

Penting, Kenali Tahapan Tumbuh Kembang si Kecil

Bunda, tahun pertama kehidupan adalah salah satu periode penting bagi tumbuh kembang bayi. Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan yang dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks terkait kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara, kreativitas, kesadaran sosial, dan emosional si Kecil. Pada usia awal kelahiran hingga ia berusia 1 tahun, pertumbuhan dan perkembangan si Kecil sedang berlangsung pesat. Hal itu akan menjadi landasan bagi kualitas diri si Kecil di waktu mendatang.

Si Kecil sangat bergantung pada orang tua dan keluarga sebagai unit pertama yang ia kenal. Pada masa dini, ia membutuhkan ASI eksklusif selama 6 bulan penuh, kemudian pemberian ASI dilanjutkan sampai usia 2 tahun, dengan pengenalan, makanan pendamping ASI (MPASI) yang aman dan tepat, imunisasi yang tepat waktu, serta pola asuh yang sesuai dengan tahapan usia. Namun sebelum memberikan asupan nutrisi dan stimulasi untuk si Kecil, Bunda perlu mengenali terlebih dahulu milestone atau tahapan penting tumbuh kembang si Kecil. Tahapan pertumbuhan fisik si Kecil bisa Bunda sesuaikan dengan kurva pertumbuhan dari WHO dan Kementerian Kesehatan yang mengukur tinggi, berat, indeks massa tubuh, dan lingkar kepala si Kecil.

Di sisi lain, tahapan perkembangan si Kecil dapat Bunda pantau menggunakan sejumlah kriteria dari Kemenkes RI. Yang pasti, Bunda perlu mengetahui bahwa perkembangan si Kecil memiliki pola teratur dan terjadi secara berurutan. Artinya, setiap anak tidak akan bisa melewati satu tahap perkembangan sebelum ia melewati tahapan sebelumnya. Sebagai contoh, anak tidak bisa berjalan sebelum ia belajar berdiri. Ia juga membutuhkan pertumbuhan fisik dan kaki yang prima agar bisa belajar berjalan. Bunda, Simak tahapan perkembangan si Kecil usia 0-1 tahun berikut ini:

Usia 0-3 Bulan:

  • Mengangkat kepala setinggi 45 derajat
  • Melihat dan menatap wajah Bunda
  • Mengoceh dengan spontan
  • Terkejut mendengar suara keras
  • Mengenal Bunda dengan penglihatan, penciuman, pendengaran, dan kontak

Usia 3-6 Bulan:

  • Berbalik dari telungkup ke telentang
  • Mengangkat kepala setinggi 90 derajat dan mempertahankan posisi dengan tegak
  • Meraih benda yang ada dalam jangkauan
  • Memegang tangannya sendiri
  • Mengeluarkan suara gembira hingga memekik

Usia 6-9 Bulan:

  • Dapat duduk
  • Belajar berdiri, kedua kaki menyangga Sebagian berat badan
  • Merangkak meraih mainan
  • Bersuara tanpa arti seperti “mamama”, “bababa”, “dadada”
  • Bermain tepuk tangan atau cilukba

Usia 9-12 Bulan:

  • Belajar berdiri selama 30 detik atau sambal berpegangan
  • Dapat berjalan dengan dituntut
  • Memasukkan benda ke mulut
  • Mengeksplorasi sekitar, ingin menyentuh banyak hal
  • Mengenal anggota keluarga dan takut pada orang yang belum dikenali

Nah, jika Bunda sudah tahu milestone si Kecil, tentu akan lebih mudah bagi Bunda dan Ayah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam MPASI dan memberikan stimulasi yang sesuai dengan tahapan usianya. Dari sisi nutrisi, pastikan menu makan si Kecil dalam MPASI mengandung nutrisi lengkap meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Pada usia ini, ia juga membutuhkan istirahat yang cukup selama 12-14 jam per hari termasuk tidur siang. Pastikan juga kebersihan diri maupun lingkungan si Kecil selalu terpelihara.

Si Kecil juga sebaiknya memperoleh stimulasi rutin dari orang-orang terdekat pada setiap kesempatan agar tumbuh kembangnya optimal. Kemampuan dasar yang dirangsang dengan stimulasi tersebut adalah kemampuan gerak kasar, kemampuan gerak halus, kemampuan bicara dan bahasa, serta kemampuan sosialisasi dan kemandirian.

Yang pasti, selalu tunjukkan rasa cinta Bunda saat memberikan stimulasi dan mendampingi si Kecil makan MPASI dengan kandungan nutrisi lengkap dan seimbang. Dengan nutrisi dan stimulasi yang tepat, dukung si Kecil meraih tumbuh kembang optimal sesuai tahapan usianya.

Sumber:

Air susu ibu adalah yang terbaik untuk bayi dan sangat bermanfaat penting bahwa dalam persiapan untuk dan selama untuk menyusui, anda melakukan diet yang sehat dan seimbang. Menggabungkan pemberian ASI anda. dan sulit untuk dapat menyusui kembali bila telah berhenti, konsultasikan kepada dokter, bidan atau ahli medis lainnya untuk nasihat petunjuk fabrikan secara seksama

Butuh Bantuan