Facebook Pixel Code 5 Cara Tingkatkan Konsentrasi Si Kecil

Tidak Sulit, Ini Cara untuk Tingkatkan Konsentrasi si Kecil saat Belajar!

Tidak Sulit, Ini Cara untuk Tingkatkan Konsentrasi si Kecil saat Belajar!

 Tidak Sulit, Ini Cara untuk Tingkatkan Konsentrasi si Kecil saat Belajar!

Memiliki prestasi dalam proses belajar tentu menjadi harapan Bunda bagi si Kecil. Namun, tidak jarang dalam proses belajar si Kecil mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi, dan mudah terdistraksi sehingga tidak cepat menangkap pelajaran dan sulit mengikuti instruksi atau perlu upaya lebih dalam menyelesaikan tugasnya.

Tahukah Bunda, konsentrasi si Kecil yang tidak optimal, dapat menyebabkan penurunan pada daya tangkap dan daya ingat si Kecil sehingga berpotensi untuk mengalami masalah kognitif lain seperti kesulitan mengambil kesimpulan, sulit memecahkan masalah, dan kurang kreatif. Hal ini tentu akan mempengaruhi kemampuan bahasa dan komunikasi si Kecil, sehingga berpotensi untuk menghambat kemampuan membaca, matematika dan menulis, bahkan dapat memicu si Kecil memiliki prestasi akademik yang rendah di masa depan.

Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk dapat meningkatkan konsentrasi si Kecil melalui pemberian stimulasi sesuai usianya dan pemenuhan kebutuhan nutrisi si Kecil dalam bantu tumbuh kembangnya. Bunda dapat memberikan stimulasi dengan melakukan berbagai permainan bersama si Kecil sambil memberikan asupan nutrisi penting dalam mendukung perkembangan kognitif si Kecil, salah satunya memastikan asupan zat besi. Nah, untuk lebih lengkapnya, Bunda bisa melakukan beberapa cara berikut ini ya!

1. Melatih otak dengan permainan

Bunda, melatih kemampuan otak si Kecil dapat dilakukan dengan berbagai permainan menarik lho! Ada banyak permainan yang bisa membantu meningkatkan konsentrasi si Kecil dan dapat Bunda lakukan di rumah bersama si Kecil atau anggota keluarga lainnya. Kegiatan tersebut antara lain bermain teka-teki menggunakan buku teka-teki kata, menyelesaikan puzzle bersama si Kecil, ataupun memainkan permainan memori. 

Selain permainan, mewarnai gambar juga bisa membantu meningkatkan konsentrasi si Kecil. Bunda dapat menyiapkan buku bergambar dan pensil warna untuk si Kecil, lalu ajak ia mewarnai gambar kesukaannya bersama. Bunda juga bisa bermain tebak-tebakan sambil mewarnai dengan mengajak si Kecil menebak gambar tersebut sebelum mulai mewarnai. Berbagai aktivitas ini jika dilakukan dengan rutin dapat membantu meningkatkan konsentrasi si Kecil.

2. Memilih metode dan waktu belajar yang tepat

Gaya belajar juga ikut berperan dalam membantu meningkatkan konsentrasi belajar si Kecil. Oleh sebab itu, Bunda bisa mencari tahu gaya belajar yang cocok untuk si Kecil agar Bunda dapat melakukan penyesuaian dengan cara mengajar di rumah. Contohnya, saat Bunda mengajarkan tentang hewan pada si Kecil, Bunda bisa perhatikan apakah si Kecil lebih senang ketika Bunda menjelaskannya melalui cerita atau justru perlu ada bentuk audiovisual. Dengan demikian, Bunda dapat melihat metode belajar yang membuat si Kecil tertarik dan tidak mudah bosan, seperti membacakan buku cerita, menyaksikan video bersama, atau melalui pengalaman langsung dengan melihat objeknya. 

Selain itu, Bunda perlu menentukan waktu belajar yang tepat untuk si Kecil. Bunda perlu untuk tahu kapan si Kecil lebih konsentrasi untuk belajar, apakah di pagi atau malam hari, karena setiap anak punya waktu terbaik untuk belajar yang berbeda-beda. Pada waktu ini, Bunda bisa dampingi si Kecil untuk belajar dan mengerjakan tugasnya. Tentunya menjelang waktu belajar, pastikan si Kecil sudah cukup makan dan istirahat ya Bunda, agar ia merasa segar, nyaman serta lebih konsentrasi ketika belajar.

3. Buat jadwal aktivitas si Kecil 

Untuk membantu si Kecil berkonsentrasi dalam belajar dan mengerjakan tugasnya, Bunda bisa mengatur pembagian waktu agar si Kecil tidak melakukan kedua hal tersebut sekaligus dalam jangka waktu yang panjang. Alasannya karena si Kecil akan lebih sulit untuk fokus dan merasa terbebani dengan banyaknya hal yang perlu ia lakukan dalam satu waktu. Kemampuan berpikir si Kecil pun bisa ikut berkurang jika semua pelajaran dan tugas dikerjakan bersamaan. 

Untuk itu, Bunda dapat membagi jadwal agar si Kecil dapat belajar perlahan-lahan dalam waktu berbeda. Sesekali Bunda juga bisa merotasi subjek pelajaran yang ada dalam jadwal supaya si Kecil tidak bosan. Selain itu, Bunda perlu memastikan si Kecil punya waktu istirahat sejenak sebelum berpindah dari satu materi pelajaran ke materi lainnya ya!

Bunda dapat menghidupkan timer untuk menentukan durasi waktu saat si Kecil harus fokus belajar. Durasi ini bisa ditingkatkan sedikit demi sedikit bila si Kecil sudah semakin baik konsentrasinya. Umumnya anak-anak dapat berkonsentrasi sekitar 5-20 menit, tergantung pelajarannya. Tentu jangka waktu tersebut akan berbeda saat si Kecil harus menghadapi tugas yang menantang baginya dibandingkan dengan kegiatan belajar yang menyenangkan.

4. Pastikan si Kecil memiliki istirahat yang cukup

Pola tidur juga berpengaruh pada peningkatan kemampuan konsentrasi si Kecil dalam belajar. Bila waktu istirahat si Kecil terpenuhi, ia cenderung lebih konsentrasi saat belajar, daya ingatnya bertambah dan punya perilaku yang baik. Sebaliknya, kurang tidur dapat menyebabkan si Kecil mengalami kesulitan dalam belajar. 

Oleh karena itu, Bunda perlu memastikan si Kecil memperoleh istirahat yang cukup dan tidak kurang tidur di malam hari. Jika memungkinkan, Bunda juga bisa menyelipkan jadwal tidur siang untuk si Kecil. Adanya waktu si Kecil untuk mengistirahatkan tubuh dan otak, tentunya sangat membantu peningkatan konsentrasi belajarnya. 

Selain istirahat, Bunda bisa membantu si Kecil lebih konsentrasi melalui latihan pernapasan dasar. Peningkatan konsentrasi terjadi karena otak menerima cukup oksigen yang memicu kerjanya semakin optimal. Latihan ini dapat Bunda lakukan dengan mengajak si Kecil melatih pernapasan selama 5 menit setiap harinya. Agar si Kecil tidak bosan, Bunda dapat membuat sesi latihan jadi lebih menyenangkan melalui permainan meniup gelembung-gelembung sabun atau bermain alat musik tiup seperti harmonika dan pianika.

5. Penuhi asupan nutrisi si Kecil

Selain memberikan stimulasi, si Kecil juga membutuhkan asupan nutrisi seimbang dalam mendukung kemampuan kognitifnya, termasuk dalam peningkatan konsentrasi dan daya ingat. Untuk meningkatkan konsentrasinya, Bunda dapat memilih makanan yang mengandung omega-3, antioksidan, zinc, magnesium, vitamin C,vitamin K, dan zat besi. Jenis makanannya antara lain seperti ikan salmon, telur, alpukat, brokoli, bayam, kacang-kacangan, dan cokelat hitam (dark chocolate). 

Sumber zat besi untuk anak memiliki peran penting untuk mendukung perkembangan kognitif si Kecil dengan membantu pembentukan saraf otak dan meningkatkan konsentrasi si Kecil saat proses belajar. Namun faktanya 1 dari 3 anak di Indonesia berusia di bawah 5 tahun, dapat berpotensi terhambat kemajuannya karena kekurangan zat besi pada anak lho, Bunda!

Jika hal ini berlangsung lama, hal ini dapat berpengaruh menyebabkan prestasi akademik yang rendah. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk menyertakan makanan tinggi zat besi dalam menu sehari-hari si Kecil. Bunda dapat memilih makanan seperti daging merah, ikan, ayam, hati, bayam dan susu pertumbuhan yang telah difortifikasi dengan zat besi dan nutrisi penting lainnya. 

Selain makanan tersebut, Bunda juga dapat memberikan si Kecil makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, pepaya, mangga dan brokoli untuk mendukung penyerapan zat besi yang lebih optimal dalam tubuh si Kecil. Kombinasi zat besi dan vitamin C dalam jumlah yang sesuai dapat membantu penyerapan zat besi dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan si Kecil. 

Bunda juga perlu untuk membatasi dan sebisa mungkin menghindari agar si Kecil tidak mengonsumsi makanan yang kurang sehat. Bunda bisa menghindari terlalu banyak asupan gula, makanan tinggi lemak jenuh dan gorengan yang bisa menurunkan kemampuan konsentrasi si Kecil. Terakhir, jangan lupa juga untuk menjaga asupan air putih si Kecil agar ia tetap terhidrasi sepanjang hari. Jika terjadi dehidrasi ringan, si Kecil akan lebih sulit konsentrasi belajar dan kemampuan mengingat informasi ikut menurun.

Menjaga konsentrasi si Kecil tentunya tak lepas dari peran Bunda setiap harinya. Jadi pastikan Bunda selalu mendampingi si Kecil untuk membantunya fokus belajar. Beberapa anak kadang perlu Bunda ingatkan agar tetap fokus. Namun, seiring waktu dan pertambahan usianya, kondisi ini akan semakin membaik. Si Kecil pun nantinya akan lebih bertanggung jawab terhadap proses pembelajarannya sendiri. Tetap semangat ya, Bunda.

 

Referensi:

 

https://www.apa.org/education/k12/brain-function. Accessed Dec 23, 2020.  

https://www.cdc.gov/healthyschools/sleep.htm. Accessed 11 Jan, 2021.

https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/anemia-

defisiensi-besi-pada-bayi-dan-anak. Accessed 11 Jan, 2021.

https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pastikan-

bayi-anda-cukup-zat-besi. Accessed 11 Jan, 2021.

https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/perkembangan-tidur

-normal-pada-batita. Accessed 11 Jan, 2021.

https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/anak-lamban-akibat-gangguan

-perkembangan-koordinasi. Accessed 11 Jan, 2021.

https://www.cdc.gov/ncbddd/adhd/school-success.html. Accessed 11 Jan, 2021. 

https://www.cdc.gov/ncbddd/adhd/facts.html#managing. Accessed 11 Jan, 2021.

https://www.nimh.nih.gov/health/publications/attention-deficit-hyperactivity-disorder-

adhd-the-basics/index.shtml.  Accessed 11 Jan, 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Gizi Seimbang.

Jakarta: Kemenkes RI, 2014: 19. (PDF File) 

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 3 - 5 tahun

Sarapan Kaya Zat Besi Ternyata ...

Sarapan adalah bagian penting untuk menambah energi si Kecil dalam belajar. Apa saja manfaat...

5 Cara agar Belajar Tetap Efektif ...

Pandemi membuat sekolah beralih ke daring sementara waktu. Dukung tumbuh kembang anak dengan 5 cara...

Apa Manfaat Utama Kandungan DHA ...

Sering membaca tentang kandungan DHA di susu formula? Yuk, simak mengapa kandungan ini penting bagi...

Pola Hidup Bersih dan Sehat ...

Pola Hidup Bersih dan Sehat si Kecil saat New Normal

Ibu Perlu Tahu, Ini Perkembangan ...

Tumbuh kembang si Kecil dapat dipantau dengan hal-hal baru yang mereka kuasai. Yuk, cari tahu tanda...

Cara Mendidik Anak agar Kreatif ...

Tidak hanya pintar akademis, anak juga perlu memiliki kreativitas dan keaktifan yang baik. Berikut...


Artikel Terpopuler

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan