Facebook Pixel Code 7 Cara Membuat Anak Percaya Diri dan Berani

7 Cara Membuat Anak Percaya Diri dan Berani

7 Cara Membuat Anak Percaya Diri dan Berani

7 Cara Membuat Anak Percaya Diri dan Berani

"Aduh, anaknya pemalu, ya Bun?"

Celetukan itu mungkin terdengar sepele, tapi tidak jarang membuat Bunda insecure. Sebagai refleks, Bunda pun biasanya langsung mencari cara agar anak percaya diri dan berani.

Nah, jika hal tersebut di atas terjadi, Bunda tidak usah khawatir apalagi sampai insecure. Anak-anak yang merasakan malu, tidak percaya diri, dan kurang berani berhadapan dengan orang lain merupakan hal lumrah. Namun, hal ini tidak boleh dibiarkan berlangsung secara terus menerus sebab bisa berdampak pada tumbuh kembang si Kecil.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara membuat anak percaya diri dan berani? Yuk, pahami dulu informasi penting berikut ini, Bun!

Penyebab Anak Mudah Malu

Beberapa penyebab anak mudah malu dan tidak percaya diri, yakni antara lain:

  • Faktor genetik atau keturunan menjadi salah satu penyebab anak suka malu.

  • Faktor lingkungan di mana seorang anak dikelilingi oleh orang-orang yang juga sering kali tidak percaya diri.

  • Anak yang lebih sensitif dan secara emosional mudah terintimidasi

  • Tidak merasa terikat dengan orang tuanya.

  • Kurangnya interaksi sosial yang terjadi sehari-hari.

  • Sering dihukum, sehingga takut gagal dan tidak berani menghadapi berbagai hal.

Cara Membuat Anak Percaya Diri dan Berani 

Adapun langkah praktis yang bisa Bunda tempuh sebagai cara membuat anak percaya diri dan berani, yaitu:

  1. Jangan pernah menyebut seorang anak sebagai pemalu. Jelaskan kepada orang lain bahwa si Kecil butuh waktu saat bertemu dengan orang baru.

  2. Bangun kepercayaan diri si Kecil secara perlahan tanpa adanya tekanan. Hal ini bisa dimulai dengan langkah sederhana, misalnya saat bermain tempatkan ia di kelompok kecil.

  3. Berempati terhadap rasa tidak percaya diri si Kecil dan hindari mempermalukannya di depan orang lain. Bunda bisa memberikannya pemahaman terhadap apa yang dirasakannya.

  4. Ajarkan si Kecil untuk bersikap ramah pada orang asing, bahkan sebelum ia ditegur oleh orang tersebut.

  5. Latih keterampilannya sosial secara teratur dengan menetapkan jadwal bermain di kelompok bermain terdekat dan aman.

  6. Berikan semangat dan pujian kepada si Kecil. Carilah kesempatan untuk membangun harga diri dan kepercayaan dirinya agar ia bisa lebih percaya diri.

  7. Jika rasa malu anak berlangsung secara terus-menerus atau dalam kondisi yang sudah cukup parah hingga mengganggu kehidupan sosialnya, maka berkonsultasilah kepada ahli untuk mendapatkan bantuan.

Bunda perlu tahu bahwa rasa malu juga punya beberapa aspek positif loh, Bun!

Beberapa di antaranya selalu berbuat baik, jarang mendapatkan masalah, mau mendengar orang lain dengan penuh perhatian, serta lebih mudah untuk dijaga. Nah, demikian tadi informasi mengenai cara mudah agar anak percaya diri dan berani. Dengan mencoba hal-hal tersebut di atas, si Kecil akan mampu jadi Anak Generasi Maju untuk Indonesia di masa depan.

Demi mendukung hadirnya anak-anak Generasi Maju, Bunda bisa ambil bagian dalam gerakan #AyoTunjukTangan.

#AyoTunjukTangan untuk Dukung Kemajuan Anak Indonesia

SGM Eksplor meluncurkan gerakan #AyoTunjukTangan demi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung pemenuhan akses nutrisi serta pendidikan anak Indonesia agar tumbuh maksimal jadi Anak Generasi Maju.

Pasalnya, laporan UNICEF Indonesia mengenai Covid-19 dan Anak di Indonesia menunjukkan bahwa 9 dari 10 anak Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan akses nutrisi dan pendidikan. Maka dari itu, ada tiga dukungan kemajuan anak Indonesia yang bisa Bunda lakukan, yakni:

  1. Bantu 75.000 anak di atas 1 tahun untuk mendapatkan dukungan nutrisi

  2. Bantu 1.500 anak untuk mendapatkan beasiswa pendidikan online

  3. Bantu renovasi fasilitas sekolah

Cara Dukung Kemajuan Anak Indonesia dengan Tunjuk Tangan

Adapun langkah mudah untuk menunjukkan dukungan Bunda adalah dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini!

  1. Pilih dan klik dukungan Bunda di antara 3 dukungan tadi

  2. Lalu, isi data diri dan wujudkan dukungan Bunda

  3. Dapatkan pesan konfirmasi maksimal 1x24 jam

Sangat mudah 'kan, Bun? Sebagai aset kemajuan bangsa, setiap anak Indonesia berhak untuk merasakan kemerdekaan terutama dalam memperoleh akses kemajuan demi masa depan yang lebih baik.

Yuk, dukung kemajuan anak Indonesia dan ajak Bunda lainnya melalui WhatsApp dan Facebook untuk ikut serta gerakan #AyoTunjukTangan!

Sumber:

https://www.chla.org/blog/rn-remedies/help-your-child-overcome-shyness

https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/gradeschool/Pages/Shyness-in-Children.aspx

https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/shyness-and-children

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 5 - 12 tahun

Cara Belajar Efektif Di Rumah, ...

Cara belajar efektif di rumah bisa diciptakan dengan kontribusi semua anggota keluarga. Berikut apa...

7 Rahasia Sukses Agar Anak Rajin ...

Untuk membuat Kecil jadi anak rajin belajar dan lebih berkonsentrasi, Bunda bisa melakukan 7 hal...

Bunda, Cari Tahu Kebutuhan Gizi ...

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan AKG dan bagaimana cara memenuhinya? Simak artikel berikut ini!

7 Cara Mengajari Anak Membaca untuk ...

Kefasihan anak dalam membaca bantu tingkatkan kepercayaan dirinya lho, Bunda. Temukan cara tepat...

Manfaat Ajari Main Musik dan ...

Mengajarkan musik dan lagu pada anak usia TK bermanfaat bagi perkembangan berbagai keterampilan...

4 Nutrisi Untuk Bantu Perkembangan Otak ...

Sudah pasti Bunda ingin si Kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas. Maka, Bunda perlu memberikan...


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut