Facebook Pixel Code Cara Tepat Membaca Grafik Pertumbuhan Anak

Cara Tepat Membaca Grafik Pertumbuhan Anak

Cara Tepat Membaca Grafik Pertumbuhan Anak

Cara Tepat Membaca Grafik Pertumbuhan Anak

Tumbuh kembang anak selama 5 tahun pertama kehidupannya adalah fondasi dari kesehatan, kecerdasan, dan tumbuh kembang anak pada usia sekolah, usia remaja, hingga ia dewasa. Karena itulah Bunda harus memantau tumbuh kembang si Kecil, salah satunya dengan mengetahui tinggi badan dan berat badan ideal anak yang dianjurkan semenjak si Kecil belum mencapai 1 tahun.

Bila pertumbuhan si Kecil tidak sesuai dengan usianya, ada kemungkinan si Kecil tidak mendapat nutrisi yang cukup atau memiliki masalah kesehatan lainnya. Itu sebabnya pengukuran pertumbuhan si Kecil serta kemampuan untuk membaca grafik pertumbuhan anak sangat penting untuk membantu Bunda menjaga kesehatan si Kecil.

Apa itu Grafik Pertumbuhan Anak?

Saat Bunda membawa si Kecil melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau vaksinasi di Puskesmas atau dokter anak, si Kecil pasti akan diukur panjang/tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepalanya. Data ini lalu dicatat untuk memantau tumbuh kembang si Kecil dan mendapatkan indikator kesehatan serta kecukupan nutrisi si Kecil. 

Dilansir dari IDAI, pemantauan pertumbuhan anak di Indonesia bisa dilakukan dengan Kartu Menuju Sehat (KMS) dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang sudah sesuai dengan Z-Score baku dari WHO. Standar grafik pertumbuhan anak didapat dari data hasil pengukuran tinggi dan berat badan ribuan anak yang diolah untuk mendapatkan data tinggi badan dan berat badan ideal anak sesuai usianya.

Dari data tersebut, berat dan tinggi anak rata-rata yang sesuai usia dan jenis kelaminnya akan digunakan sebagai acuan pertumbuhan anak dan untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah kekurangan gizi, kelebihan gizi, maupun masalah kesehatan lainnya. 

Misalnya, bila si kecil yang berusia 1 tahun memiliki tinggi dan berat badan yang lebih rendah dari tinggi dan berat badan ideal anak 1 tahun, hal ini bisa menjadi indikasi masalah gagal tumbuh pada si kecil. Perbandingan berat dan tinggi si Kecil juga bisa menunjukkan apakah si Kecil memiliki berat badan yang cukup atau apakah si Kecil memiliki masalah kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan. Bila masalah seperti ini didiagnosis sejak dini, maka Bunda dan keluarga bisa segera mengambil langkah terbaik untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil.

Grafik pertumbuhan anak biasanya diperbaharui setiap beberapa tahun, karena disesuaikan dengan data terbaru dan perkembangan zaman. Karena itu, saat membandingkan kurva pertumbuhan si Kecil, pastikan Bunda menggunakan grafik pertumbuhan anak yang terbaru, ya.

Cara Membaca Grafik Pertumbuhan Anak

Grafik pertumbuhan si Kecil baru bisa terlihat setelah berat dan tinggi badan si Kecil diukur setidaknya dalam 2 waktu dan usia yang berbeda. Karena itu, si Kecil harus menjalani pemeriksaan di layanan kesehatan secara rutin ya, Bunda.

Sebagai standar untuk memantau pertumbuhan anak hingga usia 5 tahun, Bunda bisa menggunakan kurva pertumbuhan WHO, sesuai dengan ketetapan dari IDAI. Kurva pertumbuhan ini tidak hanya memberi indikator pertumbuhan dari tinggi badan dan berat badan terhadap umur saja, tapi juga berat terhadap panjang dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap umur. Cara membaca kurva pertumbuhan WHO bisa Bunda simak pada langkah-langkah berikut:

1. Buat grafik berdasarkan tinggi/panjang badan, berat badan, dan usia si kecil.

2. Bandingkan grafik dengan garis O dan garis Z-score yang ada pada kurva pertumbuhan. Garis O adalah garis rata-rata, sedangkan garis Z-Score akan memiliki angka positif (1, 2, 3) dan negatif (1, 2, 3). Misalnya, bila grafik pertumbuhan si Kecil berada di antara garis Z-Score -2 dan -3, grafik pertumbuhan si kecil diartikan sebagai di bawah -2.

4. Interpretasikan posisi grafik pertumbuhan si Kecil terhadap Z-Score melalui penilaian berikut.

Pada grafik panjang/tinggi terhadap umur:

- Grafik di atas 3 berarti si kecil memiliki tubuh yang tinggi. Berkonsultasilah pada dokter anak untuk memastikan bahwa tinggi badan si kecil tidak disebabkan oleh kelainan hormonal.

- Grafik di bawah -2 berarti si kecil memiliki tubuh pendek. Mungkin untuk anak dengan perawakan pendek atau sangat pendek memiliki gizi lebih.

- Grafik di bawah -3 berarti si kecil memiliki tubuh sangat pendek. Mungkin untuk anak dengan perawakan pendek atau sangat pendek memiliki gizi lebih.

Pada grafik berat terhadap umur:

- Bila grafik pertumbuhan si kecil berada di atas garis 1, 2, dan 3, maka ada kemungkinan si kecil memiliki masalah pertumbuhan. Bunda harus memeriksa lebih lanjut dengan membandingkan berat badan atau IMT si kecil terhadap usianya.

- Grafik di bawah -2 menunjukkan masalah gizi kurang pada si Kecil.

- Grafik di bawah -2 menunjukkan masalah gizi buruk pada si Kecil.

Pada grafik berat terhadap panjang/tinggi badan dan grafik IMT (Indeks Massa Tubuh) terhadap umur:

- Grafik di atas 3 menunjukkan masalah obesitas pada si Kecil

- Grafik di atas 2 menunjukkan masalah kelebihan berat badan/gizi lebih pada si Kecil

- Grafik di atas 1 menunjukkan masalah risiko gizi lebih pada si kecil.

- Grafik di bawah -2 menunjukkan bahwa si Kecil memiliki tubuh kurus.

- Grafik di bawah -3 menunjukkan bahwa si Kecil memiliki tubuh sangat kurus.

Pertumbuhan si Kecil memang tidak akan benar-benar mengikuti kurva ideal. Pada dasarnya, pertumbuhan si Kecil dianggap normal bila:

1. Kurva pertumbuhan si Kecil mengikuti garis baku dalam grafik atau kurva Z-Score.

2. Pertumbuhan si Kecil sesuai potensi, yaitu sesuai dengan berat badan si Kecil dan usia kehamilan Bunda saat proses kelahiran.

Nutrisi dan Tumbuh Kembang si Kecil

Asupan nutrisi memang memiliki dampak langsung pada tumbuh kembang si Kecil. Bila si Kecil tidak mendapat nutrisi yang cukup, maka berat badannya akan kurang. Sebaliknya, bila nutrisi yang dikonsumsi si Kecil tidak seimbang, si Kecil juga bisa mengalami kegemukan.

Jadi, bila kurva pertumbuhan si Kecil menunjukkan bahwa berat badan si Kecil terlalu rendah atau terlalu berlebihan, konsultasi dengan dokter anak adalah cara paling tepat untuk menentukan penyebabnya dan mencari solusi terbaik.

Susu pertumbuhan merupakan salah satu cara untuk membantu Bunda memberikan tambahan asupan nutrisi yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi harian si Kecil. Bila si Kecil tidak bisa mengonsumsi susu sapi, maka  formula soya* seperti SGM Eksplor Soya Progress Maxx adalah sumber nutrisi tambahan alternatif selain susu sapi yang bisa jadi pilihan.  

N Kandungan nutrisi seperti protein isolat soya yang berkualitas, zat besi untuk anak, vitamin C, serta nutrisi makro dan mikro lainnya akan mendukung tumbuh kembang optimal si Kecil.   Dengan pilihan sumber nutrisi yang tepat, si Kecil tetap bisa mendapat nutrisi terbaik untuk tumbuh kembangnya.

*Untuk anak di atas usia 1 tahun
 

Referensi:

(2021). Retrieved 22 January 2021, from https://www.who.int/childgrowth/training/module_c_interpreting_indicators.pdf?ua=1

Apakah Anakku Tumbuh Optimal? | Program Studi Ilmu Gizi. (2021). Retrieved 22 January 2021, from http://gizi.fk.ub.ac.id/en/apakah-anakku-tumbuh-optimal/ 

Encyclopedia, M., & chart, G. (2021). Growth chart: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 22 January 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/001910.htm

Facts for Life - Child Development and Early Learning. (2021). Retrieved 22 January 2021, from https://www.unicef.org/ffl/03/

Kurva Pertumbuhan Anak. (2021). Retrieved 22 January 2021, from https://pspk.fkunissula.ac.id/sites/default/files/1.%20Penilaian%20Kurva%20Pertumbuhan_0.pdf 

Khadilkar, V., & Khadilkar, A. (2011). Growth charts: A diagnostic tool. Indian Journal Of Endocrinology And Metabolism, 15(7), 166. doi: 10.4103/2230-8210.84854

 

Kurva Pertumbuhan WHO. (2021). Retrieved 22 January 2021, from https://www.idai.or.id/professional-resources/growth-chart/kurva-pertumbuhan-who 

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 1 - 3 tahun

Apakah Susu Pertumbuhan Terfortifikasi Bermanfaat ...

Kebutuhan nutrisi si Kecil selalu menjadi prioritas utama pada setiap orang tua. Orang tua tentu...

8 Nutrisi Ini Bisa untuk Bantu ...

Si Kecil yang memasuki usia 1-3 tahun akan mengalami masa pertumbuhan yang signifikan karena pada...

Rekomendasi Asupan Gizi & Nutrisi Seimbang ...

Dalam pemberian nutrisi, Ibu bisa mengikuti Pedoman Gizi Seimbang sebagai panduan dalam memberikan...

Tips Agar Si Kecil Berprestasi ...

Ibu pasti ingin si Kecil memiliki bakat, kan? Yuk, cari tahu apa yang menjadi minat dan bakat si...

4 Hal yang Membuat Anak Jadi ...

Perilaku susah makan pada anak usia 1 tahun ke atas bisa menyebabkan kekurangan zat besi. Ketahui...

Kandungan Isolat Protein Soya dalam ...

Yuk, kenalan dengan Isolat protein soya, salah satu kandungan SGM Eksplor Soya yang aman dan...


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan