Perangi Asma Dimulai dari Tempat Tinggal

Oleh Anisa Rahmadani | 20 Mar 2019
Perangi Asma Dimulai dari Tempat Tinggal

Cara mengatasi asma yang terbaik adalah mencegah sekaligus mempersiapkan diri atas serangan asma pada anak. Penting bagi orang tua untuk menciptakan kondisi rumah yang minim dari pemicu serangan asma. Salah satu caranya adalah mengenali pemicu asma dan meminimalkan paparannya terhadap anak.

Temukan cara Aman Berolahraga bagi Penderita Asma

Ada beberapa pemicu umum serangan asma, dari alergen yang terhidup, seperti debu, tungau, jamur, atau kandungan udara yang tidak bersih. Cara mengatasi asma pertama di rumah adalah dengan memastikan kebersihan dengan empat strategi berikut ini:

  1. Memperbaiki Kualitas Udara di Dalam Rumah

Mempertahankan kualitas udara di dalam rumah adalah aspek penting dalam cara mengatasi asma. Zat pemicu alergi seperti tembakau, asap rokok, parfum, obat serangga, produk pembersih, hingga bau cat atau asap dapur bisa memicu serangan asma pada anak. Untuk memastikan kualitas udara di dalam ruangan sudah baik, cek lagi kondisi berikut ini:

  • Jangan biarkan ada perokok di rumah. Jika Anda merokok, segeralah berhenti atau hindari merokok di dalam rumah.

  • Hindari produk pengharum pada deterjen, ruangan, produk pembersih, atau lilin aromaterapi.

  • Pastikan kondisi ventilasi rumah selalu bersih dan memadai.

  • Gunakan perangkat penyaring udara untuk memastikan kualitas udara lebih jernih di dalam rumah.

  • Jika menggunakan perangkat elektronik seperti penyaring udara atau pendingin ruangan, bersihkan secara teratur dan tukar bagian filter secara berkala.

  • Buka jendela atau pintu rumah hanya pada pagi hari ketika udara terasa bersih.

  1. Mengatasi Tungau Debu

Tungau debu adalah serangga mikroskopis yang sering muncul pada benda di dalam rumah. Tungau terutama muncul pada perabot dengan bahan kain seperti sofa, tirai jendela, dan tempat tidur. Tungau debu merupakan salah satu pemicu asma yang paling umum. Cara mengatasi pemicu asma berupa tungau debu bisa dilakukan dengan langkah berikut:

  • Sering vakum dan bersihkan debu rumah (terutama pada ruangan yang sering digunakan anak). Gunakan kain lembap supaya penyebaran tungau debu berkurang.

  • Jika memungkinkan, pilih tempat tidur anak dengan matras anti-alergi.

  • Cuci perlengkapan tidur anak, minimal sekali dalam seminggu dengan air panas, termasuk tirai jendela dan alas kaki khusus dalam ruangan.

  • Hindari pemasangan karpet, terutama di ruangan yang sering digunakan anak.

  • Pilih furnitur rumah berbahan kulit, bukan kain.

  • Hindari terlalu banyak mengoleksi boneka dan selalu bersihkan secara teratur.

  1. Meminimalkan Jamur

Jamur adalah organisme mikroskopis yang tumbuh di permukaan rentan lembap, seperti kamar mandi atau dapur. Jika terbawa udara, spora jamur bisa menjadi pemicu asma sehingga harus diminimalkan sedini mungkin. Beberapa cara mengatasi asma dengan meminimalkan jamur adalah:

  • Perbaiki pipa, keran air, atau atap yang bocor. Bersihkan juga talang air di rumah.

  • Pastikan ventilasi udara kamar mandi, dapur, dan rumah sudah baik. Gunakan penghisap udara untuk menjaga keseimbangan kadar kelembapan udara.

  • Pasang bola lampu di ruangan yang rentan lembap, termasuk gudang.

  • Hindari menanam tumbuhan yang berpotensi jamur di bagian tanahnya.

  • Gunakan cat anti jamur pada dinding rumah. Bersihkan bagian yang berjamur dengan cairan desinfektan.

  • Jika kamar mandi menggunakan tirai, ganti secara berkala.

  1. Mengurangi Pemicu dari Hewan/Serangga

Selain bulu hewan yang bisa menjadi tempat jatuhnya debu, tungau, hingga jamur, liur, air seni, dan sel kulit hewan juga bisa memicu asma pada anak. Cara mengatasi asma dengan mengurangi pemicu dari hewan/serangga adalah:

  • Pisahkan hewan peliharaan pada ruangan khusus, setidaknya tidak bercampur pada area pribadi anak.

  • Mandikan hewan peliharaan secara teratur.

  • Ajarkan anak untuk selalu membersihkan diri setelah bermain dengan hewan peliharaan.

  • Hindari tumpukan kertas atau barang-barang tidak berguna untuk mencegah serangga.

  • Jaga kebersihan dapur dengan rutin membersihkan meja setelah makan, membuang sampah setiap hari, dan mencuci bersih perangkat makan.

  • Gunakan antiserangga secara berkala untuk memastikan tidak ada serangga bersarang di dalam rumah.

ARTIKEL TERKINI

Perangi Asma Dimulai dari Tempat Tinggal
Kenali Alergi
Perangi Asma Dimulai dari Tempat Tinggal

Cara mengatasi asma yang terbaik adalah mencegah sekaligus mempersiapkan diri atas serangan asma...

Bagaimana Membedakan Flu dengan Rinitis Alergi
Kenali Alergi
Bagaimana Membedakan Flu dengan Rinitis...

Bunda mungkin belum dapat membedakan flu dengan reaksi rinitis alergi. Gejala seperti flu bisa jadi...

Penanganan Pertama Reaksi Alergi pada Pernapasan
Kenali Alergi
Penanganan Pertama Reaksi Alergi pada...

Alergi merupakan kondisi sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap alergen atau pemicu...

Hal yang Kerap Sebabkan Biduran
Kenali Alergi
Hal yang Kerap Sebabkan Biduran

Biduran kerap dikenal sebagai kaligata/urtikaria, adalah kondisi kulit dengan ruam merah dan gatal....

testaje