Anak Bersin Pagi Hari, Apakah Tanda Alergi?

Oleh Anisa Rahmadani | 10 Sep 2019
Anak Bersin Pagi Hari, Apakah Tanda Alergi?

Penulis : dr Fenyta Christyani

Apakah Bunda sering melihat buah hati bersin-bersin saat pagi hari? Bersin yang berlangsung terus tidak lama setelah bangun tidur umumnya memang sering terjadi, terutama pada anak-anak. Bersin pada pagi hari dianggap hal wajar, padahal bisa saja ini merupakan tanda alergi. 

Sebagian besar orang tua akan merasa khawatir bila anaknya alergi. Anak dengan alergi akan membutuhkan perhatian khusus. Ini karena jika anak terpapar dengan suatu bahan alergen, akan timbul gejala seperti gatal dan ruam pada kulit, bersin, dan gatal pada hidung. Ini juga kerap menimbulkan gejala hidung tersumbat atau meningkatnya produksi lendir hidung. Alergi yang menimbulkan gejala pada hidung disebut sebagai rhinitis alergi.

Kasus rhinitis alergi pada anak dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Diperkirakan satu dari delapan anak menderita rhinitis alergi. Sebanyak 40% anak di Inggris menderita rhinitis alergi.1 Di Indonesia tercatat sebanyak 24.3% anak usia pra sekolah hingga pubertas mengalami rhinitis alergi.2 Hal ini berdampak pada kualitas hidup anak karena sering tidak masuk sekolah dan peningkatan beban biaya pengobatan. 

Gejala utama rhinitis alergi adalah bersin-bersin yang dirasakan karena sensasi gatal pada hidung disertai peningkatan produksi lendir hidung dan penyumbatan pada hidung. Gejala lainnya berupa mata berair dan gatal pada mata. Munculnya alergi pada anak berkaitan erat dengan faktor genetik dan lingkungan. 

Anak dengan riwayat orang tua memiliki rhinitis alergi berisiko dua kali lebih besar dibandingkan anak lainnya. Pemicu alergi pada anak adalah partikel yang ada di sekitar kita seperti tungau debu rumah, bulu binatang peliharaan, dan serbuk bunga. Karena itu, kejadian rhinitis alergi dapat berlangsung pada musim tertentu seperti musim gugur atau bisa terjadi sepanjang tahun. 3

Rhinitis alergi merupakan suatu kondisi yang berlangsung lama dan terkadang tidak dapat diketahui pada waktu awal. Diagnosis rhinitis alergi dapat ditegakan berdasarkan gejala utama ditambah adanya paparan alergen sekitar buah hati.

Anak dengan rhinitis alergi akan cenderung bernapas dengan mulut karena adanya sumbatan lendir pada hidung. Selain itu, dapat dilakukan pemeriksaan cukit kulit yaitu pemeriksaan menilai kadar antibodi yang berperan dalam alergi (IgE) terhadap berbagai macam alergen sehingga Bunda dapat mengetahui bahan yang menyebabkan alergi. 

Gejala rhinitis alergi mirip dengan gejala flu biasa. Perbedaannya adalah pada durasi waktu. Flu biasa akan memakan waktu yang singkat dan dapat sembuh dengan pengobatan dan istirahat cukup. Sumbatan benda asing pada hidung juga dapat memberikan gejala menyerupai rhinitis alergi, perbedaannya adalah pada sumbatan benda asing akan memberikan gejala pada salah satu lubang hidung saja dan dapat disertai lendir yang berbau.4

Meski rhinitis alergi menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang tua. Namun, kondisi ini dapat diatasi dengan beberapa langkah mudah antara lain:

  1. Hindari paparan alergen

Sumber utama dari gejala rhinitis adalah paparan alergen sehingga menghindari alergen adalah satu-satunya cara untuk mengurangi gejala yang timbul. Mengendalikan faktor lingkungan seperti memandikan binatang peliharaan dua kali seminggu, tidak menggunakan karpet di ruang tidur, mengepel lantai secara berkala merupakan cara jitu dalam menanggulangi gejala. 

  1. Sering mencuci hidung anak

Mencuci hidung anak menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan karena dapat meningkatkan fungsi dari mukosilia, menurunkan edema mukosa, dan mengurangi mediator inflamasi yang menyebabkan gejala alergi. Caranya pun mudah dengan mengalirkan cairan normal salin dengan menggunakan jarum suntik melalui lubang hidung secara bergantian.

  1. Bantu dengan obat-obatan 

Untuk membantu mengurangi gejala rhinitis anak dapat digunakan obat-obat seperti antihistamin, kortikosteroid, atau leukotriene antagonis. Obat ini dapat diminum ataupun dapat diberikan melalui hidung. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memberikan terapi berdasarkan derjat keparahan rhinitis alergi anak.

ARTIKEL TERPOPULER

ARTIKEL TERKINI

Anak Bersin Pagi Hari, Apakah Tanda Alergi?
Kenali Alergi
Anak Bersin Pagi Hari, Apakah Tanda...

Apakah Bunda sering melihat buah hati bersin-bersin saat pagi hari? Bersin yang berlangsung terus...

Benarkah Anak dengan Alergi Mengalami Dampak Psikologis
Kenali Alergi
Benarkah Anak dengan Alergi Mengalami...

Sebagai orang tua, tentu Bunda berharap agar pertumbuhan dan perkembangan si kecil selalu optimal

Mengatasi Biduran atau Ruam Merah pada Anak
Kendalikan Alergi
Mengatasi Biduran atau Ruam Merah pada...

Apakah Bunda kerap khawatir jika si Kecil mengalami biduran (ruam merah pada kulit)? Di berbagai...

Hal yang Kerap Sebabkan Biduran
Kenali Alergi
Hal yang Kerap Sebabkan Biduran

Biduran kerap dikenal sebagai kaligata/urtikaria, adalah kondisi kulit dengan ruam merah dan gatal....

testaje