Aktivitas Seru Ini Dapat Alihkan Balita dari Corat-Coret Tembok

Aktivitas Seru Ini Dapat Alihkan Balita dari Mencoret Tembok

Aktivitas Seru Ini Dapat Alihkan Balita dari Mencoret Tembok

Cara Hadapi Anak yang Suka Corat-Coret Tembok

Mendapati hasil karya kreativitas anak adalah hal yang membanggakan bagi orang tua. Namun, apa jadinya kalau setiap sudut dinding rumah penuh corat-coret tembok kreasi buah hati?

Di satu sisi, kegiatan mencoreti tembok mungkin cara balita mengekspresikan kreativitas dirinya. Di sisi lain, rumah jadi terlihat kurang apik dengan coretan tidak beraturan hasil karya buah hati. Disarankan agar orang tua tidak serta merta marah kepada balita dan memberikan penjelasan dengan sabar.

Bunda sebaiknya menghindari menegur terlalu keras, apalagi memarahi buah hati karena hal ini. Alih-alih, Bunda bisa memberi penjelasan dengan sabar supaya buah hati berkarya di buku gambar saja. Bagaimana pun, coretan itu merupakan luapan kreativitas buah hati dan bisa menjadi salah satu tanda potensi kecerdasannya.

Aktivitas Seru Ini Dapat Alihkan Balita dari Mencoret Tembok

Supaya tidak lagi mengulangi corat-coret tembok, ajak buah hati untuk melakukan beberapa kegiatan seru yang tidak kalah kreatif berikut.

  1. Dinding Khusus Corat-Coret

Supaya tembok rumah aman dari coretan, Bunda bisa menyediakan satu sisi dinding di rumah khusus untuk buah hati mencurahkan coretannya. Lapisi tembok dengan koran bekas lalu tempelkan kertas gambar sebagai kanvas untuk kreativitas buah hati. Bunda juga bisa menggunakan cat tembok khusus yang mudah dibersihkan.

Dengan demikian, buah hati jadi tahu hanya bagian dinding yang sudah dilapisi kertas boleh digambari. Lebih baik lagi kalau area khusus corat-coret tembok ini adalah pada dinding keramik, kaca jendela, atau bagian rumah yang mudah dibersihkan dengan air.

  1. Lilin Mainan Buatan Sendiri

Supaya tangan buah hati jauh dari aksi corat-coret tembok, ajak untuk membuat lilin mainan sendiri di rumah. Bahannya cukup tepung terigu, garam, minyak sayur, air, dan pewarna makanan secukupnya.

Aduk rata semua bahan hingga teksturnya seperti lilin mainan. Biarkan buah hati main dengan lilin lantai, meja, bahkan permukaan dinding sekalipun tanpa harus takut meninggalkan noda.

  1. Kanvas Kreatif & Alami

Menghindari buah hati mencurahkan kreativitasnya dengan mencoreti tembok polos, bagaimana kalau Bunda memberikan media lain sebagai kanvas?

Benda-benda seperti lembaran daun, piring kertas, atau potongan kayu juga bisa jadi pilihan menarik sebagai kanvas gambar buah hati. Ajak buah hati untuk mewarnai benda-benda tersebut dengan cat air yang aman untuk anak. Aktivitas asyik ini dapat mengalihkan perhatian anak dari corat-coret tembok.

  1. Stiker Seru

Aman dan jauh dari noda berantakan, stiker bisa dijadikan solusi melatih motorik anak. Selain menggunakan stiker koleksi yang dapat dibeli di toko-toko buku, Bunda juga bisa mengajak buah hati membuat stiker sendiri. Buat gambar-gambar di kertas warna-warni lalu gunting. Buah hati kemudian dapat menempelkannya di dinding atau media lain menggunakan lem kertas atau selotip.

Dukung kreativitas buah hati dengan menyediakan media yang tepat. Semoga aktivitas seru ini dapat mengalihkan buah hati dari corat-coret tembok di rumah ya, Bun. Selamat berkreasi bersama buah hati kesayangan Bunda!

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 1 - 3 tahun

Membangun Kecerdasan Emosional Anak

Membangun kecerdasan emosional anak sama pentingnya dengan membangun kecerdasan intelektual.

Kembangkan Kemampuan Berbahasa Balita dengan ...

Walaupun berkembang secara alami, kemampuan berbahasa anak sesungguhnya dapat dilatih dan...

Resep: Bola Goreng Bayam

Bunda tentu sudah tidak asing lagi dengan sayuran bayam untuk menu sehari-hari. Namun, menyajikan...

Resep: Kaserol Kakap

Memasuki usia balita, Bunda pasti sudah sering berkutat dengan ide menu untuk buah hati. Menu ikan...

Tips Memberikan Stimulasi untuk Kecerdasan ...

Salah satu cara meningkatkan kecerdasan buah hati adalah memberikan stimulasi yang tepat dengan...

Ini Mungkin Sebabkan Bunda Kesulitan ...

Berkomunikasi dengan anak usia balita merupakan tindakan yang membantu perkembangan bahasa anak....

Artikel Terpopuler

8 Nutrisi Penting untuk Daya ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi pada ...

Baca Selengkapnya >

Bun, Pastikan Periode Emas ...

Baca Selengkapnya >

Kenali Sebab dan Penanganan ...

Baca Selengkapnya >

Kenali Penyebab dan Gejala ...

Baca Selengkapnya >