Facebook Pixel Code Aktivitas Seru Alihkan Balita

Aktivitas Seru Alihkan Balita

Aktivitas Seru Alihkan Balita

Aktivitas Seru Alihkan Balita

Cara Hadapi Anak yang Suka Corat-Coret Tembok

Mendapati hasil karya kreativitas anak adalah hal yang membanggakan bagi orang tua. Namun, apa jadinya kalau setiap sudut dinding rumah penuh corat-coret tembok kreasi buah hati?

Di satu sisi, kegiatan mencoreti tembok mungkin cara balita mengekspresikan kreativitas dirinya. Di sisi lain, rumah jadi terlihat kurang apik dengan coretan tidak beraturan hasil karya buah hati. Disarankan agar orang tua tidak serta merta marah kepada balita dan memberikan penjelasan dengan sabar.

Bunda sebaiknya menghindari menegur terlalu keras, apalagi memarahi buah hati karena hal ini. Alih-alih, Bunda bisa memberi penjelasan dengan sabar supaya buah hati berkarya di buku gambar saja. Bagaimana pun, coretan itu merupakan luapan kreativitas buah hati dan bisa menjadi salah satu tanda potensi kecerdasannya.

Aktivitas Seru Ini Dapat Alihkan Balita dari Mencoret Tembok

Supaya tidak lagi mengulangi corat-coret tembok, ajak buah hati untuk melakukan beberapa kegiatan seru yang tidak kalah kreatif berikut.

  1. Dinding Khusus Corat-Coret

Supaya tembok rumah aman dari coretan, Bunda bisa menyediakan satu sisi dinding di rumah khusus untuk buah hati mencurahkan coretannya. Lapisi tembok dengan koran bekas lalu tempelkan kertas gambar sebagai kanvas untuk kreativitas buah hati. Bunda juga bisa menggunakan cat tembok khusus yang mudah dibersihkan.

Dengan demikian, buah hati jadi tahu hanya bagian dinding yang sudah dilapisi kertas boleh digambari. Lebih baik lagi kalau area khusus corat-coret tembok ini adalah pada dinding keramik, kaca jendela, atau bagian rumah yang mudah dibersihkan dengan air.

  1. Lilin Mainan Buatan Sendiri

Supaya tangan buah hati jauh dari aksi corat-coret tembok, ajak untuk membuat lilin mainan sendiri di rumah. Bahannya cukup tepung terigu, garam, minyak sayur, air, dan pewarna makanan secukupnya.

Aduk rata semua bahan hingga teksturnya seperti lilin mainan. Biarkan buah hati main dengan lilin lantai, meja, bahkan permukaan dinding sekalipun tanpa harus takut meninggalkan noda.

  1. Kanvas Kreatif & Alami

Menghindari buah hati mencurahkan kreativitasnya dengan mencoreti tembok polos, bagaimana kalau Bunda memberikan media lain sebagai kanvas?

Benda-benda seperti lembaran daun, piring kertas, atau potongan kayu juga bisa jadi pilihan menarik sebagai kanvas gambar buah hati. Ajak buah hati untuk mewarnai benda-benda tersebut dengan cat air yang aman untuk anak. Aktivitas asyik ini dapat mengalihkan perhatian anak dari corat-coret tembok.

  1. Stiker Seru

Aman dan jauh dari noda berantakan, stiker bisa dijadikan solusi melatih motorik anak. Selain menggunakan stiker koleksi yang dapat dibeli di toko-toko buku, Bunda juga bisa mengajak buah hati membuat stiker sendiri. Buat gambar-gambar di kertas warna-warni lalu gunting. Buah hati kemudian dapat menempelkannya di dinding atau media lain menggunakan lem kertas atau selotip.

Dukung kreativitas buah hati dengan menyediakan media yang tepat. Semoga aktivitas seru ini dapat mengalihkan buah hati dari corat-coret tembok di rumah ya, Bun. Selamat berkreasi bersama buah hati kesayangan Bunda!

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 1 - 3 tahun

Tahukah Bunda, Kekurangan Zat Besi ...

Tak hanya menghambat kemampuan belajar, simak beberapa dampak kekurangan Zat Besi yang dapat...

Catat! Ini Pentingnya Zat Besi ...

Kekurangan Zat Besi masih menjadi masalah bagi sebagian anak Indonesia. Kondisi ini bahkan memiliki...

Ini Dia Alternatif Nutrisi Pengganti ...

Salah satu nutrisi esensial yang dibutuhkan pada masa pertumbuhan si Kecil adalah Zat Besi, yang...

Tanggap Ciri Alergi Susu Sapi ...

Bunda perlu tanggap jika anak mengalami alergi, salah satunya dengan tahu ciri alergi susu sapi dan...

Apakah Susu Pertumbuhan Terfortifikasi Bermanfaat ...

Kebutuhan nutrisi si Kecil selalu menjadi prioritas utama pada setiap orang tua. Orang tua tentu...

8 Nutrisi Ini Bisa untuk Bantu ...

Si Kecil yang memasuki usia 1-3 tahun akan mengalami masa pertumbuhan yang signifikan karena pada...


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan