Facebook Pixel Code 5 Langkah Atasi Anak Sakit Perut dan Muntah

5 Langkah Sederhana Atasi Anak Sakit Perut dan Muntah

5 Langkah Sederhana Atasi Anak Sakit Perut dan Muntah

5 Langkah Sederhana Atasi Anak Sakit Perut dan Muntah

Pada kondisi yang umum terjadi, anak sakit perut dan muntah disebabkan oleh keracunan atau penyakit tertentu. Tapi, tahukah Bunda bahwa situasi ini bisa disebabkan oleh ketidakcocokan terhadap susu? Untuk lebih jelasnya, simak informasi lengkapnya berikut ini, yuk!

Anak Sakit Perut dan Muntah Akibat Susu

Ketidakcocokan dengan susu bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti alergi dan juga intoleransi laktosa (lactose intolerance). Namun, kedua kondisi ini memiliki dua mekanisme yang berbeda dan tidaklah sama, loh, Bun!

Intoleransi laktosa terjadi ketika si Kecil kurang dapat memproses laktosa, yang merupakan salah satu kandungan yang ada pada susu sapi. Kondisi ini akan memicu respons, seperti sakit atau keram perut, bloating dan buang angin, serta diare.

Untuk kondisi selanjutnya, yakni alergi, mekanisme dan reaksinya cenderung lebih kompleks. Pada si Kecil yang mengalami alergi susu sapi, sistem imunnya akan memicu reaksi ketika ia mengonsumsi protein pada susu sapi. Protein susu ini dianggap sebagai zat yang berbahaya dan si Kecil akan mengalami reaksi alergi yang bervariasi, seperti batuk dan bersin, sesak nafas, serta diare dan muntah-muntah.

Cara Mengatasi Sakit Perut dan Muntah Akibat Susu

1. Melakukan Metode Rehidrasi Oral

Oral rehydration atau rehidrasi oral dilakukan dengan pemberian cairan elektrolit untuk mengganti cairan dan mineral yang hilang akibat anak sakit perut dan muntah. Cara ini perlu segera dilakukan setelah kejadian agar si Kecil tidak dehidrasi.

2. Menghindari Konsumsi Protein Sapi

Bila si Kecil mengalami ketidakcocokan terhadap susu sapi, bisa jadi produk-produk susu tertentu juga merupakan pencetus reaksi sakit perut dan muntah-muntah. Maka dari itu, hindari produk-produk yang terbuat dari susu sapi, seperti keju, krim, yogurt, es krim, dan juga pudding.

3. Memberi si Kecil Pilihan Alternatif Susu

Mengonsumsi susu diasosiasikan dengan pertumbuhan si Kecil yang baik. Tanpanya, tentu si Kecil akan mengalami tantangan tertentu. Maka dari itu, berikan dia produk susu alternatif yang tidak mengandung protein pada susu sapi (dairy), sebagai contoh adalah susu formula berbahan soya.

Salah satu produk yang bisa Bunda pilih adalah SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx. Selain aman dicerna si Kecil, produk susu soya ini juga dirancang dengan formula IronC yang merupakan perpaduan unik dari zat besi dan vitamin C agar penyerapan zat besi yang lebih baik. Kemudian, SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx ini juga memiliki nutrisi penting lainnya, yakni omega 3 & omega 6, kalsium, vitamin D, dan juga serat pangan. SGM Eksplor Soya Pro-gress Maxx bisa jadi salah satu alternatif yang bisa dipilih!

4. Menghimbau si Kecil untuk Istirahat

Rasa sakit akibat gas yang ada di perut bisa berkurang bila si Kecil berbaring. Tanyakan padanya posisi berbaring seperti apa yang terbaik baginya, sebagai contoh adalah berbaring secara tengkurap.

5. Meminta Bantuan Para Ahli

Ketika anak sakit perut dan muntah terus menerus meski si Kecil sudah ditangani di rumah, tidak ada salahnya untuk menghubungi dokter atau ahli kesehatan lainnya. Umumnya, tanda-tanda yang perlu diwaspadai pada anak, antara lain: bibir dan mulut kering, jarang pipis, lemas, detak jantung melemah, nafas yang semakin cepat, dan juga tidak ada air mata saat menangis (untuk bayi).

Demikian penjelasan seputar cara menangani anak sakit perut dan muntah. Kesimpulannya, si Kecil bisa mengalami muntah-muntah karena berbagai hal dan Bunda bisa melakukan proses rehidrasi oral. Namun, bila gejala disebabkan oleh susu, segera ganti produk alternatif susu yang lebih aman bagi pencernaan si Kecil. Dengan begitu, nutrisinya tetap akan terjaga dan si Kecil dapat menjadi Anak Generasi Maju!

Sumber:

https://www.babycentre.co.uk/x555830/whats-the-difference-between-

cows-milk-protein-allergy-cmpa-and-lactose-intolerance

https://www.healthline.com/nutrition/lactose-intolerance-101

https://kidshealth.org/en/parents/milk-allergy.html

https://kidshealth.org/en/parents/vomit.html

https://www.healthline.com/nutrition/does-milk-help-you-grow/

https://www.healthline.com/health/milk-almond-cow-soy-rice

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 1 - 3 tahun

5 Perkembangan Motorik Anak 1-3 Tahun ...

Si Kecil akan menunjukkan berbagai macam perkembangan motorik yang perlu Bunda perhatikan dan...

Apa Manfaat Minum Susu untuk ...

Mengonsumsi susu sangat penting bagi pertumbuhan dan kesehatan si Kecil, termasuk mereka yang...

Pahami Perkembangan Anak 2 Tahun di ...

Bunda, jangan sampai melewatkan milestones atau tanda-tanda penting dalam perkembangan si Kecil....

Gejala Anemia Pada Anak dan ...

Bunda wajib tahu apa saja gejala anemia pada anak, penyebab, dan cara mengatasinya agar bantu...

Memahami Penyebab dan Cara Mencegah ...

Penyebab anemia pada anak cukup beragam. Berikut apa saja yang menyebabkan anemia terjadi pada anak...

Gatal, Tanda Gejala Alergi Susu ...

Gatal menjadi salah satu gejala alergi susu sapi. Bagaimana ya cara mengatasinya? Berikut ini...


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut