Facebook Pixel Code 5 Alternatif Makanan untuk Anak Alergi

5 Alternatif Makanan untuk Anak Alergi

5 Alternatif Makanan untuk Anak Alergi

5 Alternatif Makanan untuk Anak Alergi

Alergi makanan pada anak disebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap jenis protein tertentu yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi anak. Sebagai orang tua, tentu Bunda merasa khawatir saat mengetahui si buah hati memiliki alergi tertentu. Sebenarnya ada banyak pilihan alternatif yang bisa Bunda coba untuk menggantikan makanan penyebab alergi (alergen). Pastikan nutrisi harian buah hati selalu terpenuhi dengan pilihan alternatif bahan makanan yang tepat.

  1. Alergi Telur

Telur merupakan protein yang paling umum dalam masakan sehari-hari. Selain itu, telur juga menjadi bahan dasar beberapa makanan seperti kue dan mi. Hal ini menjadikan telur sulit dihindari bagi anak yang memiliki alergi terhadap telur. Karena itu, Bunda harus ekstra teliti saat memilih menu makanan untuk buah hati. Sebagai alternatif konsumsi telur, Bunda bisa mengganti asupan nutrisi dari telur dengan ikan, daging, soya, mentega.

  1. Alergi Tepung Terigu/Gandum

Jika buah hati alergi tepung terigu atau gandum, Bunda bisa menggantinya dengan tepung dari bahan lain untuk menggantikan fungsi kedua tepung tersebut. Misalnya, tepung beras dan tepung jagung bisa mengganti fungsi tepung terigu dalam beberapa masakan. Pastikan juga asupan buah hati kaya akan zat besi, seperti sayuran hijau dan daging sapi.

  1. Alergi Makanan Laut

Ikan dan kerang-kerangan punya manfaat nutrisi minyak Omega 3 yang baik untuk pertumbuhan anak. Namun, jangan langsung pesimis jika buah hati alergi makanan laut. Masih banyak makanan alternatif untuk makanan laut seperti ikan air tawar dan telur.

  1. Alergi Kacang-kacangan

Pada dasarnya, alergi kacang bersifat permanen dan bisa menimbulkan risiko serius. Karena itu, dokter umumnya akan menganjurkan anak tidak diberi kacang-kacangan jenis apa pun. Sebagai makanan pengganti alergi anak untuk kacang, bunda bisa coba memberikan biji- bijian seperti biji bunga matahari atau biji labu.

  1. Alergi Susu Sapi

Alergi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh buah hati bereaksi terhadap protein dalam susu sapi. Alergi juga bisa terjadi terhadap susu formula yang menggunakan kandungan hewani sapi. Alergi susu sapi pada bayi atau anak bisa muncul dalam bentuk BAB yang kurang bagus (diare/sembelit), produksi dahak berlebih, hingga masalah berat badan yang tidak kunjung naik.

Jika Bunda melihat ada indikasi buah hati alergi terhadap susu sapi, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Umumnya, dokter akan menganjurkan mengganti susu sapi dengan jenis susu lainnya, seperti susu hidrolisat atau susu kedelai. Selain itu, jangan lupa tetap berikan si Kecil asupan protein hewani yang cukup dalam bentuk makanan ya, Bun.

Sebagai alternatif, Bunda bisa memilih susu soya untuk memenuhi nutrisi harian buah hati. Susu soya terbuat dari bahan dasar kacang kedelai, bebas dari protein susu sapi dan bebas laktosa.

Kini Bunda tidak perlu khawatir lagi asupan nutrisi buah hati tidak tercukupi. Meski alergi makanan tertentu, ada banyak pilihan asupan lain untuk memenuhi nutrisi harian buah hati.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 1 - 3 tahun

Tahukah Bunda, Kekurangan Zat Besi ...

Tak hanya menghambat kemampuan belajar, simak beberapa dampak kekurangan Zat Besi yang dapat...

Catat! Ini Pentingnya Zat Besi ...

Kekurangan Zat Besi masih menjadi masalah bagi sebagian anak Indonesia. Kondisi ini bahkan memiliki...

Ini Dia Alternatif Nutrisi Pengganti ...

Salah satu nutrisi esensial yang dibutuhkan pada masa pertumbuhan si Kecil adalah Zat Besi, yang...

Tanggap Ciri Alergi Susu Sapi ...

Bunda perlu tanggap jika anak mengalami alergi, salah satunya dengan tahu ciri alergi susu sapi dan...

Apakah Susu Pertumbuhan Terfortifikasi Bermanfaat ...

Kebutuhan nutrisi si Kecil selalu menjadi prioritas utama pada setiap orang tua. Orang tua tentu...

8 Nutrisi Ini Bisa untuk Bantu ...

Si Kecil yang memasuki usia 1-3 tahun akan mengalami masa pertumbuhan yang signifikan karena pada...


Artikel Terpopuler

Penanganan Diare pada Anak

Baca Selengkapnya >

Tips Jaga Kesehatan Physical ...

Baca Selengkapnya >

Anak Susah Makan? Simak 7 ...

Baca Selengkapnya >

Permainan Sederhana Bantu Perkembangan ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi Pada ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut

Butuh Bantuan